Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Epson Hadir di Jakarta Fashion Week 2020 dengan Berbagai Solusi Cetak Tekstil Digital

Bali Tribune/Epson Hadir di Jakarta Fashion Week 2020.
balitribune.co.id | Jakarta - Epson, perusahaan terkemuka dalam digital imaging dan solusi cetak, berkolaborasi dengan tiga desainer terkenal Indonesia, di antaranya adalah AMOTSYAMSURIMUDA, KLÉ, dan COTTONINK dimana kain yang digunakan dicetak secara digital dengan printer Epson, dalam fashion show bertajuk “Print Your Passion”, diperhelatan akbar Jakarta Fashion Week 2020.
 
Pada dasarnya tiga merek yang digandeng oleh Epson dalam Jakarta Fashion Week 2020 ini memiliki karakter yang berbeda. Pada segmentasi pria, Epson menggandeng merek AMOTSYAMSURIMUDA dibawah naungan Amot. Sedangkan KLÉ adalah merek baju wanita siap pakai dengan karakter berani dibawah naungan Kleting Titis Wigati. Pada pakaian ready to wear modest untuk Muslimah, Epson menggandeng COTTONINK yang dirancang oleh Carline Darjanto dan Ria Sarwono dengan tema morrocan pada rancangannya.
 
Koleksi dari para desainer tersebut dicetak menggunakan printer digital textile Epson Dye Sublimation Surecolor F Series yang menggunakan teknologi PrecisionCore dan juga printer Direct to Garment Epson SureColor SC-F2130, yang mampu merealisasikan warna-warna solid dan menampilkan gradasi warna pada koleksi para desainer. 
 
“Hasil cetak Epson memiliki warna yang sangat bagus, bright and vibrant, dengan solusi yang ditawarkan kami para desainer bisa mencetak di berbagai jenis bahan yang membuat koleksi kami semakin menarik. Kami senang bekerja sama dengan Epson,” Ungkap Ria Sarwono dari COTTONINK di Jakarta, Selasa (22/10/2019).
 
Kolaborasi antara Epson dan para desainer bertujuan untuk memperlihatkan bahwa Epson dapat menjadi solusi terbaik digital textile printing yang tidak terbatas dan hal ini sangat berperan dalam fashion sedangkan perbedaan karakter yang dimiliki oleh ketiga label fashion merepresentasikan printer Epson yang dapat menerjemahkan kreativitas desainer pada segmentasi apapun dan dengan berbagai jenis media cetak.
 
“Kolaborasi dengan para desainer menunjukkan bahwa teknologi Epson mampu menerjemahkan ide dari para desainer menjadi nyata. Dengan solusi dye-sublimation, Direct-to-Garment, hingga Direct-to-Fabric yang mampu memproduksi warna-warna yang hidup serta menerjemahkan desain dengan presisi, membuat para desainer dapat mengekspresikan kreatifitas mereka secara bebas. Dengan solusi yang ditawarkan Epson, para desainer dapat menuangkan segala ide dan kreatifitas mereka tanpa batas baik dari segi warna maupun dari segi media cetak. Melalui kolaborasi kami dengan desainer lokal, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan industri fashion dan menumbuhkan kesadaran yang lebih lagi akan berbagai hal yang dapat dilakukan dengan Epson,” ungkap Lina Mariani, Product Marketing Commercial & Industry Manager PT Epson Indonesia. 
wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.