Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eratkan Silaturahmi, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Bersama Tokoh GMT Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Umat Muslim di Karangasem

Buka puasa
Bali Tribune / BUKA PUASA - Kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan di kediaman Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam upaya menguatkan tali silaturahmi dengan warga muslim di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di kediamannya di Jro Subagan, pada Rabu (26/3/2025) petang. Kegiatan buka puasa bersama sekaligus kegiatan tatap muka dengan umat dan tokoh umat serta tokoh masyarakat di Kabuoaten Karangasem tersebut juga dihadiri oleh Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan, anggota Forkopimda Karangasem dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem, dan Ketua MUI Karangasem, H. Mursyid yang memberikan Tausiah Ramadhan jelang berbuka puasa.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap semangat Menyama Braya antara Umat Hindu dan Umat Muslim di Karangasem yang terjalin sangat erat. “Semangat ini penting untuk terus dikuatkan untuk menjaga toleransi demi tercipatanya kedamaian dan ketentraman di masyarakat,” ujar Bupati I Gusti Putu Parwata.

Menurutnya acara tersebut bukan sekedar momentum berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ajang untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, serta masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Gus Par menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun Karangasem yang lebih harmonis dan maju.

“Kebersamaan ini harus terus kita jaga, tidak hanya saat bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan silaturahmi yang erat, komunikasi dan sinergi kita akan semakin baik dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” kata Bupati.

Disebutkannya ikatan silaturahmi keluarga besarnya dengan umat muslim di Kabupaten Karangasem sudah terjalin erat sejak lama. Karenanya pihaknya bersama keluarga besar GMT secara pribadi menggelar kegiatan buka puasa bersama di kediamannya sembari berbincang hangat dengan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Bupati I Gusti Putu Parwata juga mengimbau agar semua umat ikut serta dalam menjaga keamanan dan kedamaian mengingat pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri beririsan dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1947.

“Dalam rangkaian perayaan Nyepi dan hari Raya Idul Fitri ini, kami mengimbau dan mengajak  seluruh masyarakat di Kabupaten Karangasem untuk hidup saling berdampingan, penuh toleransi sesuai slogan di Bali, Sagilig Saguluk Salunglung Sabayantaka, Paras Paros Sarpanaya. Yang memiliki makna bersatu padu saling menghargai pendapat orang lain dan saling mengingatkan, saling menyayangi dan hidup saling tolong-menolong serta sama-sama menjaga toleransi,” Ucap I  Gusti Putu Parwata.

Sementara dengan rasa bahagia, Tokoh GMT Karangasem, I Gusti Made Tusan menyampaikan jika tali silaturahmi antara keluarga besar GMT dengan masyarakat muslim di Karangasem sudah terjalin erat sejal lama. Sebagai tokoh masyarakat di Karangasem, dirinya mendorong agar budaya dan adat yang dimiliki oleh warga muslim dan Umamt Hindu di Karagasem bisa dilestarikan seperti tradisi ngejot.

“Tali silaturahmi kami keluarga besar GMT dengan umat muslim di Karangasem sudah terjalin erat sejak dulu. Selain kegiatan buka puasa bersama yang rutin kami gelar setiap bulan Ramadhan, kami juga mengundang Jamaah Haji Karangasem yang akan berangkat ke tanah Suci untuk bersilaturahmi di kediaman kami untuk bertatap muka dan memberikan tali kasih untuk bekal di perjalanan,” kata I Gusti Made Tusan.

Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ketua MUI Karangasem Haji Mursyid. Dalam ceramahnya, beliau mengucapkan terima kasih kepada Bupati Gus Par atas kepeduliannya terhadap masyarakat serta mengutip sebuah hadis.

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun,” sebutnya mengutip hadits (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah).

Haji Mursyid juga menambahkan bahwa tanda tangan yang dibubuhkan oleh Bupati Gus Par sebagai persetujuan untuk melaksanakan kegiatan ini juga merupakan bagian dari amal baik. Dengan berbagi dan mempererat kebersamaan, diharapkan keberkahan semakin melimpah bagi seluruh masyarakat Karangasem.

wartawan
AGS
Category

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

175 PNS Pemkab Klungkung Dilantik

baitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar upacara Penyerahan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, Pengambilan Sumpah PNS, serta Pelantikan Jabatan Fungsional Teknis dan Kesehatan. Kegiatan ini diawali dengan prosesi ritual Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.