Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Evaluasi Kegagalan Ganda Campuran Indonesia di Taiwan

Pelatih
Pemain ganda campuran Indonesia, Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Taiwan,

Asisten Pelatih Ganda Campuran PBSI, Nova Widianto, mengomentari kegagalan anak-anak asuhnya di ajang Chinese Taipei (Taiwan) Open Grand Prix Gold 2016. Menurutnya, masing- pasangan yang diturunkan memiliki permasalahan yang berbeda-beda.

Sektor ganda campuran menjadi satu-satunya sektor yang bisa menempatkan wakil di babak semifinal. Dua pasangan yang berhasil lolos yaitu Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia dan Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja. Sayang, keduanya tetap gagal ke final karena dikalahkan oleh lawannya masing-masing.

Hafiz/Shella takluk di tangan unggulan kelima, Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok), dengan skor 14-21, 13-21. Dalam perjalanan menuju semifinal, Hafiz/Shella sempat mengalahkan unggulan keempat yang juga rekan sepelatnas, Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti.

“Dari segi mental, Hafiz/Shella memang lebih baik dari Ronald/Melati, mereka juga chemistry-nya lebih kuat. Ditambah lagi, Ronald/Melati lebih diunggulkan. Jadi, Hafiz/Shella bisa lebih lepas mainnya. Secara kekuatan, keduanya bisa dibilang imbang. Hanya saja, Ronald/Melati rangkingnya lebih tinggi,” tutur Nova.

Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja yang baru dipasangkan menjelang turnamen juga sempat berhasil melaju ke semifinal. Namun, perjuangan sengit mereka malah dihentikan wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Saat itu, Riky/Gloria kalah dengan skor 17-21, dan 20-22.

Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika yang sebetulnya pasangan andalan, malah langsung terhempas pada babak kedua oleh wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Meski begitu, mereka sempat mampu melewati babak pertama dengan baik ketika ditantang pasangan Tiongkok, Liu Yuchen/Jia Yifan.

“Sebetulnya Alfian/Annisa punya peluang untuk menang dari Chan/Goh. Tetapi pertahanan pasangan Malaysia itu sangat kuat dan Alfian/Annisa juga kurang yakin mampu menembus pertahanan lawan. Buat apa main enak tapi enggak dapat poin, lebih baik main enggak enak tapi dapat poin terus,” tanda Nova yang pernah meraih medali perak ganda campuran bersama Liliyana Natsir di Olimpiade Beijing 2008.

Meski gagal, Nova tetap menilai penampilan Alfian/Annisa dan seluruh pasangan ganda campuran lainnya mulai menunjukkan grafik yang positif. Selanjutnya, Nova bersama seluruh wakil ganda campuran Indonesia bertekad membenahi penyebab kegagalan ini.

wartawan
habit
Category

Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur, Tim Kuasa Hukum Memohon Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa

balitribune.co.id I Semarapura - Sidang dengan agenda pledoi atau pembelaan terdakwa dilaksanakan di Pengadilan Negeri Semarapura, Rabu (20/5/2026). Tim kuasa hukum terdakwa memohon majelis hakim membebaskan terdakwa dalam perkara tersebut. Mereka menilai banyak kejanggalan dalam perkara tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Parkir, Puluhan Kendaraan Kena Tilang Elektronik di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Selain memberikan  teguran, kali ini tilang elektronik diberlakukan kepada pelanggar parkir di wilayah Ubud. Tindakan ini diambil Jajaran Polsek Ubud bersama tim gabungan dalam  upaya penertiban parkir untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Ubud, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.