Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fast Boat Kedonganan Mudahkan Wisatawan ke Banyuwangi

wisatawan
Ilustrasi

BALI TRIBUNE - Wisatawan yang sedang berada di Pulau Bali tidak hanya bisa melanjutkan perjalanan wisata ke Gili Trawangan Lombok. Saat ini wisatawan yang ingin meneruskan perjalanan wisata ke Pulau Jawa melalui Banyuwangi telah dipermudah dengan kehadiran salah satu operator fast dengan jalur Pelabuhan Watununggul Kedonganan - Banyuwangi, Jawa Timur.


Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan Pelabuhan Watununggul Kedonganan, Badung ini sebagai salah satu transportasi alternatif ketika mitigasi bencana erupsi Gunung Agung untuk mengantar wisatawan ke bandara-bandara terdekat di Banyuwangi, Surabaya dan Jakarta.


Hal yang sama dilakukan jikakalau Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup karena dampak abu vulkanik.


Namun beberap hari yang lalu salah satu perusahaan fast boat telah membuka rute perjalanan dari Pelabuhan Watununggul Kedonganan ke Banyuwangi.


Perjalanan laut dari Kedonganan hingga tiba di Banyuwangi memakan waktu sekitar 2 jam. Wisatawan akan lebih menghemat waktu menuju Banyuwangi dengan jalur ini daripada melalui jalan darat yang mencapai sekitar  5 jam.


Ketua Promosi dan Marketing Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita), Eddy Sunyoto di Denpasar, Rabu (10/1) kemarin menyatakan, cara tersebut sangat efektif untuk wisatawan yang hendak berpindah destinasi dari Bali ke Jawa.


“Dengan demikian akan terjadi pemerataan distribusi wisatawan yang tidak hanya dari Bali menuju Gili Trawangan, namun dapat menambah destinasi ke Banyuwangi,” terangnya.


Disebutkannya untuk sekali jalan dari Kedonganan-Banyuwangi fast boat ini mampu menampung kapasitas penumpang 150 orang.


"Saya telah mencoba menggunakan moda transportasi ini. Memang lebih cepat sampai Banyuwangi begitu juga dari Banyuwangi ke Bali (pergi pulang/PP) daripada dengan jalur darat. Namun sementara ini dalam sehari jadwal operasionalnya hanya sekali. Mungkin nanti bisa ditambah lagi jam operasionalnya," ucap Eddy.
Setelah tiba di Banyuwangi wisatawan bisa melakukan berbagai kegiatan wisata alam, budaya, kuliner dan lainnya.


"Sangat bagus sekali jika ada penambahan-penambahan fasilitas khususnya transportasi apalagi jalur baru," ucap Ketua Asita Bali, I Ketut Ardana.
Menurut Ardana, banyak wisatawan yang juga tertarik mengunjungi destinasi-destinasi wisata di sekitar Bali termasuk Banyuwangi. Apalagi daerah itu memiliki beragam obyek wisata seperti Kawah Ijen, Pelabuhan Manyar dan lainnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Besok, 24 Atlet Dunia Jajal Ekstremnya Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida

balitribune.co.id | Nusa Penida - Pantai Kelingking di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, resmi ditetapkan sebagai lokasi pembuka ajang olahraga ekstrem bertaraf internasional, Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (21/5) hingga Sabtu (23/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung berlangsung khidmat, Rabu (20/5/2026) di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. Tema peringatan Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.