Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fenomena Aneh, Usai Gelombang Pasang, Ribuan Ikan Terdampar di Pesisir Pantai Kusamba

Bali Tribune / TERDAMPAR - Warga berebut mengambil ikan yang terdampar di Pesisir pantai Kusamba, Klungkung)
 
balitribune.co.id | Klungkung - Peristiwa aneh menggegerkan warga pesisir Pantai di Kusamba, Klungkung, Bali. Terjadi fenomena alam, ribuan ikan kecil terdampar di pesisir pantai Desa Kusamba, Sabtu (30/5). Tentu saja peristiwa alam yang langka ini  menjadi berkah bagi warga  setempat, yang dalam beberapa hari ini tidak bisa melaut karena gelombang tinggi dan adanya Rob yang terjadi sebelumnya.
 
Perbekel Desa Kusamba I Nengah Semadi Adnyana mengungkapkan, fenomena terdamparnya ikan-ikan kecil itu terjadi Jumat (29/5) dan Sabtu (30/5). Ikan yang kebanyakan jenis teri tersebut terdampar dari pesisir Pantai Tribhuana hingga Banjar Bias, Desa Kusamba.
 
"Kejadianya sekitar jam 10 pagi. Jumat pagi (29/5) ikan kecil yang terdampar sangat banyak. Tadi ada juga (30/5), namun jumlahnya lebih sedikit dari pada kemarin," jelas Nengah Semadi.
 
Hal seperti ini tentu menjadi berkah bagi warga setempat, terlebih dalam beberapa hari belakangan warga tidak bisa melaut karena gelombang tinggi. "Ketika laut mulai tenang, justru ikan kecil berlompatan ke pesisir sehingga nelayan tidak harus melaut untuk menangkapnya," lanjutnya.
 
Warga pesisir saat itu berebutan untuk mengambil ikan tersebut untuk dijadikan lauk pauk, ataupun dijual. Mereka membawa kresek dan berlarian menuju pesisir. Seperti halnya panen, mulai dari anak-anak hingga dewasa mengambil ikan dengan penuh sukacita. 
 
"Fenomena seperti ini jarang terjadi dan tidak tentu terjadi. Tahun lalu tidak ada kejadian seperti ini," terang Perbekel Semadi Adnyana mensyukuri kejadian tersebut.
wartawan
I Ketut Sugiana
Category

Modal Jadi Tantangan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Dehana Decoration Manfaatkan KUR BRI

balitribune.co.id | Mangupura - Bisnis dekorasi pernikahan memiliki karakter berbeda dengan usaha perdagangan biasa. Pelaku usaha harus menyiapkan properti, tenaga kerja dan bahan sebelum pekerjaan digelar, sementara modal yang dikeluarkan baru kembali setelah dekorasi digunakan dalam sejumlah pesanan.

Baca Selengkapnya icon click

Dari Toko ATK di Pejeng, Raka Temukan Sumber Penghasilan Tambahan Lewat Agen BRILink

balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah toko alat tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sekolah dan perlengkapan sehari-hari. Selama hampir satu dekade, Toko Aneka Tulis juga menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.