Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fenomena Supermoon, Pesisir Bali Utara Diterpa Badai

HANCUR – Permukiman warga di pesisir Bali Utara tampak porak poranda diterjang badai.

BALI TRIBUNE - Fenomena bulan purnama (supermoon) telah memicu terjadinya gelombang tinggi di laut utara Bali. Tidak saja itu, supermoon juga menyebabkan sejumlah kawasan pesisir di Buleleng dihantam gelombang disertai hembusan angin kencang. Akibatnya, selain meluluhlantakkan permukiman warga, perahu nelayan dikabarkan hilang bahkan beberapa di antaranya hancur akibat terhantam gelombang. Hujan badai yang mengguyur sebagai besar wilayah Buleleng ikut  melengkapi petaka Bali Utara. Beberapa kawasan pesisir yang rusak akibat dihantam gelombang, selain Pantai Penimbangan, hantaman ombak juga merusak jalan di Lingkungan Kayubuntil Barat, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng. Ruas jalan yang menghubungkan Lingkungan Kayubuntil-Jatayu sepanjang  enam meter dengan lebar lima meter, juga jebol akibat dihantam ombak. Begitu juga dengan pesisir pantai Lingkungan Bugis I, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng. Rumah milik Maksum Gunawan (50) temboknya jebol setelah diterjang ombak. Akibatnya, Maksum bersama  ibunya Sulastri (70)  diungsikan ke Balai Serbaguna Kayubuntil. Sementara di kawasan pesisir Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, sejumlah rumah nelayan ambruk terhantam gelombang pasang. Bahkan, beberapa perahu milik nelayan di Banjar Dinas Rajatama, Desa Banjar Asem, juga mengalami kerusakan. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Ida Bagus Suadnyana mengatakan gelombang tinggi yang terjadi merupakan dampak atas fenomena Supermoon. “Dampaknya lumayan besar. Mulai dari daerah Pantai Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kecamatan Buleleng sampai Kubutambahan. Puluhan perahu nelayan rusak. Puluhan titik pohon tumbang. Kami sedang mendata kerusakan,” kata Suadnyana, Rabu (23/1). Hanya saja, kata Suadnyana, bencana tersebut tidak mengakibatkan jatuh korban jiwa. Dan dari hasil penghitungan BPBD Buleleng, total kerugian material akibat bencana tersebut mencapai Rp 728 juta. “Sampai saat ini total kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam tersebut mencapai Rp 728 juta,” ungkapnya. Bupat Buleleng Putu Agus Suradnyana mengimbau masayarakat untuk  mewaspadai dampak dari cuaca ekstrem yang berlangsung belakangan ini. Imbauan itu, menurut Agus Suradnyana, mengacu terhadap bencana yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Kehati-hatian dan kewaspadaan tersebut bisa mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem ini. “Harus secara maksimal kita antisipasi,” ucapnya.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.