Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Barong Kembali Digelar di Taman Ayun

AA Gde Agung (kanan) didampingi Putu Ngurah Thomas Yuniartha.

BALI TRIBUNE - Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar untuk ketiga kalinya kembali digelar di kawasan Pura Taman Ayun, Mengwi pada 20-21 Juli 2018. Pegelaran festival yang dimotori oleh Sanggar Mangu Samcaya Puri Ageng Mengwi diikuti oleh peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota se Bali tanpa dipungut biaya alias gratis. Kontes bapang barong dan mekendang tunggal ini selain sebagai pagian pelestarian seni dan budaya khususnya tari barong juga diharapkan bisa menarik jumlah kunjungan wiswatan ke Bali. Pengelingsir Puri Ageng Mengwi, AA Gde Agung menjelaskan, festival yang digelar untuk ketiga kalinya ini atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini Dinas Partiwisata.. Lomba yang digelar yakni bapang barong dan mekendang tingkat SD dan SMP serta Superstar.  “Festival ini ini digelar untuk menjaga kesenian warisan budaya Bali,  khususnya barong, dengan cara menampillan penari barong cilik SD-SMP dari seluruh Bali. Terlebih dilaksanakan di kawasan pura taman ayun yang telah ditetapkan oleh Unesco sebagai warisan budaya dunia,” kata Gde Agung, Selasa (17/7) di Puri Ageng Mengwi. Selain itu, penggelaran Festival Barong, acara ini juga diisi pameran foto yang berkaitan dengan barong. “Selain lomba bapang barong, juga akan ada pameran tentang barong. Baik itu pameran barong, lukisan barong, dan punggalan (kepala) barong,” jelasnya. Gde Agung yang mantan Bupati Badung dua periode ini berharap dengan festival ini akan mampu menarik lebih banyak lagi wisatawan datang ke Badung. Ia pun mengharapkan kegiatan ini bisa masuk dalam kelender of event.  “Kami harap festival barong di Taman Ayun ini bisa masuk calender of event. Sehingga bisa diakses oleh wisatawan,” kata Gde Agung. Disinggung soal festival-festival sebelumnya, pria yang kini maju sebagai calon anggota DPD RI ini mengaku mendapat respon cukup positif dari berbagai pihak. Untuk itu, tahun ini kembali dikembangkan. Dimana sebelumnya peserta dari SD dan SMP menjadi satu kategori, untuk saat ini dipisah SD dan SMP. “Biar kemampuan penari tingkat SD tidak tenggelam dengan kemampuan penari tingkat SMP, sekarang kami pisah,” kata Gde Agung. Untuk jumlah peserta SD dan SMP masing 15 orang.  SD usia 9-12 tahun SMP 13-15 tahun. Hadiah untuk katagori bapang barong dan mekendang masing-masing, juara I Rp5 juta, juara II Rp4 juta, juara III Rp3 juta. Sementara untuk SMP, bapang barong dan mekendang juara I Rp7,5 juta, juara II Rp6,5 juta dan juara III Rp5,5 juta. Peserta juga mendapat piagam penghargaan. Selanjutnya untuk kategori super star, peserta telah mendapat juara 1 lomba bapang barong se-Bali yang diundang untuk mengikuti lomba bapang barong dan mekendang. Antara penari barong dan mekendang bukan merupakan satu tim. "Kemungkinan penari dan yang mekendang tunggal tidak saling kenal. Jadi tarung bebas," sebut Gde Agung. Untuk hadiah, juara I Rp10 juta, juara II Rp7 juta dan juara III Rp6 juta. Selain itu seluruh peserta mendapat piagam dan uang pembinaan sebesar Rp1 juta. Sementara Kabag Humas Pemkab Badung I Putu Ngurah Thomas Yuniartha menyatakan bahwa pemerintah sangat mendukung kegiatan ini. Menurutnya kegiatan tersebut sangat positif dan menjadi ajang pemantik genarasi muda untuk belajar dan terus melestarikan kesenian Bali. "Pemerintah sangat mendukung festival barong ini, selain sebagai pelestarian senia juga untuk menarik wisatawan datang ke Badung,” tukasnya. 

wartawan
I Made Darna
Category

HPN 2026: Saatnya Pers Profesional Mengawal Demokrasi dan Ekonomi

balitribune.co.id | Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kembali menjadi penanda penting perjalanan dunia jurnalistik Indonesia. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, peringatan ini menghadirkan ruang refleksi tentang bagaimana Pers menjalankan perannya sebagai pilar demokrasi, penjaga akal sehat publik di tengah gempuran media sosial, sekaligus pengawal arah pembangunan bangsa.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi: Selamat HPN 2026 dan HUT ke-22 Harian Bali Tribune

balitribune.co.id | Negara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia, sekaligus Selamat Hari Ulang Tahun ke-22 Harian Bali Tribune.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Happy 22nd Anniversary, Bali Tribune!

balitribune.co.id | Merayakan hari jadi yang ke-22 pada Senin, 9 Februari 2026, surat kabar Harian Bali Tribune berdiri di sebuah persimpangan zaman yang krusial. Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah institusi pers untuk tetap konsisten terbit dan mewartakan dinamika Pulau Dewata sejak awal tahun 2004. Namun, di balik perayaan ini, terbentang tantangan besar yang memaksa industri media untuk terus berevolusi.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Etalase Khusus Arak Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Area Duty Free dan outlet-outlet UMKM di terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2). Koster memastikan bahwa produk UMKM Bali termasuk Arak Bali mendapatkan tempat pada outlet-outlet yang dikelola oleh Angkasa Pura Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.