Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FGD Reviu Pelaksanaan Anggaran Optimalkan Serapan APBN

Bali Tribune/REVIU - Suasana FGD Reviu Pelaksanaan Anggaran Semester II tahun 2018 yang diselenggarakan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (20/2)

Bali Tribune, Denpasar - Realisasi penyerapan anggaran APBN di Provinsi Bali pada tahun 2018 yang mencapai 93 persen lebih dianggap cukup baik dibandingkan tahun 2017 lalu yang sebesar 91 persen lebih. Penyerapan anggaran tersebut pada 2019 ini diharapkan lebih optimal dari tahun-tahun sebelumnya. 

Guna memaksimalkan serapan anggaran dari pemerintah pusat tersebut, Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali menyelenggarakan focus group discussion (FGD) Reviu Pelaksanaan Anggaran Semester II tahun 2018 di kantor setempat, Renon, Denpasar, Rabu (20/2).

"Jadi kita ingin mengundang satuan kerja (Satker) yang mengelola dana-dana proyek prioritas nasional antara lain infrastruktur, bantuan sosial dan pemerintah. Kita undang dan kita evaluasi permasalahan pengelolaan anggaran tahun 2018 untuk diperbaiki di tahun 2019 ini," jelas Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Dedi Sopandi. 

Selain itu dalam FGD tersebut pihaknya mengundang Satker berdasarkan reviu di tahun 2018 yang penyerapan anggarannnya masih belum optimal. "Kita ingin mendapatkan feedback ada permasalahan apa dalam penyerapan anggaran APBN ini," kata Dedi.  

FGD ini pun kata dia akan menyampaikan terkait surat yang diterbitkan oleh Menteri Keuangan Nomor S 66 Tahun 2019 tanggal 22 Januari yang ditujukan kepada suluruh kementerian dan lembaga perihal langkah-langkah strategi pelaksanaan anggaran yang lebih efektif di tahun 2019. "Misalnya melaksanakan tagihan sesuai waktu. Sesuai ketentuan yang ada apabila hak tagih sudah timbul paling lama 17 hari sudah disampaikan juga mereviu dipa-dipa kalau ada yang harus direvisi segera dilakukan. Itu sudah ada panduannya," papar Dedi.

Sehingga diharapkan penyerapan APBN tahun 2019 ini dapat lebih baik. mengingat APBN sebagai stimulus pertumbuhan perekonomian di daerah. "Kalau dana yang cukup besar tahun ini mampu disalurkan dengan optimal secara proporsional, akan menjadi faktor pendorong pertumbuhan perekonomian di Bali," imbuhnya.  

Dia menyebutkan, tahun 2019 pagu anggaran di Provinsi Bali sebesar Rp 11,19 triliun. Sedangkan hingga Februari sudah terealisasi Rp 960 miliar lebih atau sekitar 8,09 persen. Padahal pihaknya menargetkan realisasi dana APBN mencapai 15 persen pada triwulan I 2019. (yue)

wartawan
Ayu Eka
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.