Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Field Trip Delegasi GPDRR Kunjungi Sejumlah Tempat Wisata

Bali Tribune / ULUWATU - Delegasi GPDRR saat mengunjungi Kawasan Luar DTW Uluwatu

balitribune.co.id | BadungHari terakhir pertemuan Forum Kebijakan Global Pengurangan Risiko Bencana atau Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada Sabtu (28/5), seluruh delegasi melakukan Field Trip atau karya wisata ke sejumlah tempat wisata di Pulau Dewata. GPDRR 2022 yang berlangsung di Nusa Dua Kabupaten Badung mulai 23 Mei dihadiri 3.365 delegasi dari 182 negara. 

Kegiatan Field Trip Delegasi GPDRR mendapat pengawalan dan pengamanan Kepolisian Polda Bali. Hal ini untuk meningkatkan keamanan para delegasi guna menunjukkan kepada dunia, bahwa destinasi Bali aman dan nyaman dikunjungi serta layak menjadi lokasi pertemuan internasional. 

Dari sejumlah tempat wisata yang dikunjungi, Kawasan Luar DTW Pura Uluwatu masuk dalam salah satu program Field Trip Delegasi GPDRR mendapat pengamanan personel kepolisian. Karo Ops Polda Bali Kombes Pol Firman Naenggolan di lokasi Field Trip mengatakan, sekitar 2.825 orang personel Polri yang terlibat pengamanan GPDRR 2022. "Sekitar 350 personel diterjunkan khusus mengamankan kegiatan Field Trip Delegasi GPDRR pada Sabtu 28 Mei," ucapnya.

Ia memaparkan, untuk wilayah Badung dan Denpasar, lokasi Field Trip meliputi Tanjung Benoa, Garuda Wisnu Kencana, Uluwatu dan Taman Budaya Denpasar. Melalui pengamanan Polri diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para delegasi saat berada di Bali. 

Salah seorang delegasi dari Kenya, Pauline Madiro mengaku senang dapat berkunjung ke beberapa tempat wisata yang ada di Bali. Ia mengaku akan mempromosikan keindahan tempat-tempat wisata di pulau ini. "Saya siap untuk mempromosikannya, jika foto-foto keindahan Bali diunggah di media sosial pastinya akan banyak yang tertarik datang ke Bali," ucapnya sembari menikmati suasana di Kawasan Luar DTW Pura Uluwatu, Badung. 

Usai melaksanakan kegiatan karya wisata yang terbagi dalam 3 kelompok program Field Trip, para delegasi tetap mendapat pengamanan dan pengawalan Polri untuk kembali pulang ke negaranya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pelaksanaan GPDRR yang berlangsung aman di kawasan Nusa Dua, Badung ini diharapkan mampu mendukung upaya pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi Covid-19. 

Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly mendukung penuh gelaran GPDRR 2022, komitmen tersebut diwujudkan melalui kemudahan-kemudahan dalam kebijakan keimigrasian yang diberikan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi diantaranya memberikan Visa on Arrival (VoA) kepada peserta delegasi dan pengajuan visa melalui laman e-visa. Kemudian kepada pemegang paspor diplomatik/dinas dari 91 negara dan negara pemegang Laissez Passer dari PBB dapat masuk ke Indonesia tanpa visa dinas/diplomatik selama maksimal 30 hari dengan menunjukkan bukti bahwa merupakan delegasi/peserta GPDRR 2022.

wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.