Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Film Dokumenter Golden Collaboration dan Jeruk Bali “Joshua Tree“ Ditayangkan di Bali

Bali Tribune / FILM - Joshue Tree menceritakan tentang Joshua, seorang remaja dengan autisme berat yang melawan ekspektasi dan mengalami kemajuan yang luar biasa.

balitribune.co.id | Badung - Kabar menarik bagi pecinta film Bali. Pasalnya Film dokumenter “Joshua Tree”, persembahan dari Golden Collaboration dan Jeruk Bali yang menceritakan tentang Joshua, seorang remaja dengan autisme berat yang melawan ekspektasi dan mengalami kemajuan yang luar biasa. Kini, Joshua Tree juga ditayangkan di Pulmeria Ballroom, Hotel Padma Legian, Bali. 

Joshua Tree yang perdana ditayangkan di Jakarta pada Mei 2023 lalu juga telah ditayangkan di Singapura, Vietnam, dan Jepang. Film yang mendapatkan nominasi untuk Best Documentary Subject di Berlin FilmHaus Festival 2023 dan juga Official Selection di London Best Documentary 2023. 

Film ini menceritakan, Joshua merupakan anak kedua dari pasangan dokter. Ayah Joshua seorang dokter mata sedangkan Ibu Joshua seorang dokter emergency yang ganti haluan menjadi dokter untuk anak berkebutuhan khusus. Dari empat kakak beradik, kakaknya, Immanuel dan Joshua terdiagnosa Autis. Immanuel, yang juga terlibat menjadi kamerawan film Joshua Tree. Walaupun Immanuel di diagnosis autisme sampai saat dia remaja namun sekarang sudah dapat menjalani kehidupan seperti masyarakat pada umumnya dan bahkan melanjutkan sekolah asrama di luar negeri. Joshua juga memiliki dua orang adik, dan seluruh keluarga Joshua berperan aktif dalam pembuatan film ini serta dalam tumbuh kembangnya.

Saat pandemi Covid 19, orangtua Joshua memiliki ide untuk membuat film tentang anak remaja laki-laki mereka yang mengalami autisme berat dan kemajuan luar biasanya selama enam bulan. Hal ini dilatarbelakangi oleh kepekaan dan kesadaran bahwa orangtua dan pendamping anak-anak dengan autisme berat seringkali merasa putus asa saat orang yang mereka sayangi tersebut tumbuh ke masa remaja dan dewasa. Melalui film dokumenter ini, mereka berharap untuk menunjukkan bahwa dengan lingkungan, asupan nutrisi, aktivitas fisik, dan pola pikir orang di sekitarnya yang tepat, sangat mungkin untuk membawa perubahan menakjubkan dalam hidup individu autistik

Dr. Deibby Mamahit, ibu dari Joshua mengatakan “Joshua Tree" adalah suatu pesan mengenai cinta dan pengharapan. Bahwa individu dengan Autisme bisa terus berkembang dan belajar. Jangan pernah menyerah. Nikmati keistimewaan yang mereka punya. Manusia adalah bagian dari alam dan dapat dimetaforakan sebagai pohon. Seorang anak dalam spektrum autisme sangat memerlukan keluarganya. Sutradara melihat bahwa keluarga Joshua adalah inti dari semua ini, pohon tempat Joshua berpegang, berlindung, merasa aman dan berjalan terus menjalani hidupnya, atau dalam kata lain, keluarga adalah Joshua Tree. Dr. Deibby Mamahit juga merupakan bagian dari Golden Collaboration, suatu segitiga kolaborasi bersama Gerd Winkler dan Rita Gendelman yang membantu keluarga dengan autisme lewat metode mereka yang unik dan efektif. Dr Deibby Mamahit merupakan sosok orang Indonesia yang luar biasa. Beliau mendalami kedokteran di Universitas Indonesia. Setelah itu beliau ke Singapura dan mendalami kedokteran emergency di National University Hospital di Singapura. Setelah kedua putranya mengalami berbagai kesulitan berkomunikasi, kesulitan berinteraksi dan terdiagnosa dengan autisma, beliau berkeliling dunia untuk mempelajari seluk beluk autisme dari berbagai ahli dari penjuru dunia. Saat ini beliau memiliki praktek pribadi khusus untuk anak berkebutuhan khusus di Singapura. 

Cerita inspiratif ini menarik perhatian dan akhirnya digarap oleh sutradara George Arif bersama agensi kreatifnya, Jeruk Bali. “Secara organik selama beberapa tahun, saya diberi berkah untuk terlibat dalam beberapa film dokumenter tentang menjadi inklusif, tentang kawan difabel. Menarik, cukup lama saya mengobservasi bagaimana belum siapnya kita menerima kawan-kawan ini. Apalagi kawan yang terlihat “berbeda” secara kasat mata, seperti teman dalam spektrum autisme atau teman dengan hydrocephalus misalnya. Saat saya dihubungi oleh Dr. Deibby Mamahit tentang film Joshua Tree, saya meresponnya dengan senang hati. Mengapa tidak? Kita bisa membuat film dengan penceritaan sinematik tentang ini”, ujar George.

Film ini diproduksi selama 2 tahun, dengan footage yang kebanyakan terdiri atas rekaman online meeting dan kamera telepon genggam, serta sebagian footage diproduksi secara proper dengan kamera sinema. Bukan proses yang mudah, karena saat pasca produksi kita berenang dalam lautan rekaman online meeting yang puluhan jam dan kamera yang gelap terang bergoyang-goyang karena tidak dioperasikan oleh kru profesional. Namun, kedekatan personal ibu, kakak dan pengasuh Joshua akan jauh lebih berpengaruh pada kekuatan isi dan cerita, ketimbang kecanggihan kru profesional. 

Proyek kasih sayang ini juga akan lanjut diputar di berbagai kota di Indonesia serta di negara lainnya, dan harapannya lokasi pemutaran dapat bertambah agar merangkul lebih banyak orang untuk melihat bahwa ada potensi luar biasa dalam individu autistik. Harapannya, Joshua Tree juga bisa menjadi inspirasi untuk setiap orang yang sedang mendampingi orang tersayang dengan autisme agar tidak berputus asa dan terus bersemangat dalam menjalani hari-harinya.

Acara penayangan Film Joshua Tree di Bali Ini akan diikuti dengan sesi tanya jawab. Selain Dr Deibby juga seorang yang tak asing untuk komunitas expat di Bali, Jon Unal. Jon Unal adalah leadership & mindset coach, university leadership & mindset coach, university lecturer dan psychotherapist yang berdomisili di Bali.

wartawan
HEN
Category

Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi. Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi. Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan, Jl.

Baca Selengkapnya icon click

Tips Kelola Sampah ala Ketut Widastra: Jangan Persulit Diri, Mulai dari Rumah

balitribune.co.id | Tabanan - Penerapan Surat Edaran (SE) Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Tabanan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, I Ketut Widastra, yang menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bunda Rai Perkuat Sinergi Dengan PKK Provinsi Bali Lewat Program Berbelanja dan Berbagi di Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang akrab disapa Bunda Rai, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program TP PKK Provinsi Bali melalui kegiatan Pasar Rakyat Berbelanja d an Berbagi ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Ida Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung, Jumat (8/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Bengkel di Buahan Kaja Payangan

balitribune.co.id I Gianyar - Jajaran Polsek Payangan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembakaran bengkel yang terjadi di wilayah Banjar Pausan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial IKY alias Basir (28), yang diduga terlibat dalam peristiwa pembakaran Bengkel Delem 2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.