Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Final Wirausaha Muda Denpasar Diikuti 18 Finalis

WIRAUSAHA - Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra meninjau stand pameran yang menampilkan hasil karya para WMD Kota Denpasar, Sabtu (24/11) di Colony Creativehub Plaza Renon Denpasar.

BALI TRIBUNE - Sebanyak 18 finalis Wirausaha Muda Denpasar (WMD)  berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam final Lomba WMD ke-9 tahun 2018 yang digelar oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, Sabtu (24/11) di Colony Creativehub Plaza Renon. Malam grand final ini juga dihadiri langsung Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Sebelum acara dimulai Walikota Rai Mantra juga berkesempatan meninjau stand pameran yang menampilkan hasil karya para WMD Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan para WMD ini dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, jika suatu negara itu ingin maju, maka jumlah entrepreneurshipnya harus banyak. Seperti ia mencontohkan di luar negeri jumlah entrepreneurshipnya diatas 10-20 persen, sedangkan sekarang di Indonesia perlahan tapi pasti entrepreneurshipnya sudah semakin meningkat.  “Seorang wirausaha itu harusnya memiliki sila ke enam yakni kreatif sampai mati, kalau tidak kreatif maka mereka tidak akan bisa berkembang. Kretifitas itu intinya harus mampu bertindak serta dapat menginspirasi perubahan,” kata Rai Mantra.  Lebih lanjut dikatakan bahwa dunia akan terus mengalami perubahan tidak terkecuali dunia wirausaha. Terlebih sekarang mengalami revolusi industri 4.0, artinya mengalami perubahan yang besar dan cepat yang bisa merubah prilaku manusia. “Yang terpenting kami menginginkan adanya daya saing yang kompetitif dan professional kedepannya serta tumbuhkembangkan bahwa pengusaha itu menjamin kehidupan kita kedepannya,” pungkasnya. Sementara Ketua WMD Kota Denpasar, Putu Wirama didampingi Ketua Panitia, Dwi Trisna Putra mengatakan bahwa 18 pengusaha ini terpilih dari 97 pengusaha muda yang mendaftar. Lomba ini sendiri dibagi menjadi 3 kategori yakni SMA/SMK, IT, dan Umum. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk ke sembilan kalinya, kemudian bagi para pemenang nantinya akan diberangkatkan ke Rumah Perubahan Rhenald Kasali di Jakarta untuk mendapatkan pelatihan kewirausahaan.  Menurut Wirama WMD ini tidak hanya menggandeng lebih banyak wirausaha muda, namun mampu menggerakan perekonomian dengan mewadahi dan memberdayakan WMD di Kota Denpasar. “Kami terus menghimpun wirausaha muda di Kota Denpasar dengan memberikan edukasi tentang kewirausahaan serta memberikan peluang kepada mereka untuk lebih meningkatkan kapasitas usaha mereka. Dan untuk itu kami ingin menebarkan virus-virus wirausaha muda dilingkungan mereka,” kata Wirama.  Adapun pemenang Lomba WMD Kota Denpasar Tahun 2018 ini yakni pada kategori SMA/SMK pemenang I diraih A.A Istri Prajna Canricha Pradani (Tehel), pemenang II, I Putu Risky Arya Juniartha (Pet-Rus), dan pemenang III, Ni Wayan Noni Artini (Uli Taman). Kemudian Kategori IT, pemenang I diraih Gede Doni Agustina (Ganeshcom Studio) pemenang II, Bagus Kusuma Wijaya (Micepedia), dan pemenang III, I Gusti Made Yudiantara Wijaya (Kostpedia). Sedangkan untuk kategori umum, pemenang I diraih Gede Bagus Perdana Putra (Liang Game), pemenang II diraih I Gusti Ayu Putu Yunita Riyastini (Lesku.ID) dan pemenang III diraih Ni Putu Ayu Mahesa Arsita Putri (Arsita Butik). 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.