Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fisik Pefutsal PON Mesti Digenjot

PON
Tim Futsal PON Bali saat uji coba melawan Mataram FC.

Denpasar, Bali Tribune

Stamina dan fisik para pemain futsal PON Bali mendesak untuk dibenahi. Sebab, faktor stamina dan fisik inilah penyebab tim futsal PON Bali dua kali menderita kalah saat uji coba di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB), akhir pekan kemarin.

“Selain fisik dan stamina, juga teknik mesti ditingkatkan lagi, dan ini menjadi pekerjaan rumah tim pelatih di sisa waktu sebelum berlaga di PON XIX/2016 Jawa Barat, September mendatang,” ujar Sekum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali, Nasser Fakhry Attamimy, Senin (20/6).

Tim futsal Bali dua kali melakukan uji coba di GOR 17 Desember Mataram, NTB, pertama kalah 5-6 lawan tim profesional Vamos FC, dan kalah 4-6 dari Mataram FC, pada Sabtu dan Minggu lalu. Nasser yang juga sekretaris tim futsal PON Bali menambahkan, masih ada sisa waktu membenahi kekurangan yang ada di tim futsal PON Bali, dan ia mengingatkan di PON nanti cabor futsal bermain tiap hari dan sangat menguras tenaga.

Dua kali kekalahan beruntun dari dua kali uji coba yang dilakoni tim futsal PON Bali, kata dia, menjadi bahan evaluasi pihaknya. Selain mengevaluasi fisik, pihaknya juga mengevalusi akselerasi serangan balik. Dan hal yang lainnya memantapkan pola permainan agar lebih baik lagi.

Sementara Binpres KONI Bali I Nyoman Yamadhiputra menjelaskan, berdasarkan pemantauannya di lapangan, dari segi penampilan tim Futsal PON Bali sudah mulai ada peningkatan, terutama segi mental bertanding. Karena meski melawan tim profesional yang notabene sudah mempunyai pengalaman bertanding level nasional, namun pemain sudah mampu bermain tanpa beban.

Meski begitu, masih ada beberapa kelemahan yang meski ditingkatkan lagi sebelum turun di PON nanti. "Daya tahan tubuh juga masih perlu ditingkatkan lagi. Termasuk kecepatan gerak, daya ledak, skema bertahan serta mengantisifasi saat serangan dilakukan pemain lawan yang dilancarkan secara bertubi-tubi dan bervariasi," tegas Yamadhiputra.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Lonjakan Pendaftar Warnai H-2 HMC 2026 di Bali: Ajang Modifikasi Terbesar Masuki Edisi ke-12

balitribune.co.id | Denpasar - Dua hari menjelang pembukaan resmi (H-2), pendaftaran peserta ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2026, tercatat mengalami peningkatan pesat. Mall Bali Galeria, Denpasar, secara resmi terpilih menjadi lokasi pembuka putaran pertama yang akan dihelat pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Inovasi Lintas Negara: Akademisi INSTIKI Kembangkan Aplikasi Belajar Pemrograman Berbasis Mobile di Okayama University Jepang

balitribune.co.id | Denpasar – Era pendidikan digital menuntut fleksibilitas tanpa batas. Menjawab tantangan tersebut, akademisi asal Indonesia baru-baru ini sukses melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skala internasional di Distributed Systems Laboratory, Okayama University, Jepang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Pengeroyokan Maut di Tabanan, Polisi Periksa 30 Saksi dan Minta Keterangan Ahli

balitribune.co.id | Tabanan - Penyidik Polres Tabanan terus mendalami kasus pengeroyokan maut terhadap terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam perkembangannya, penyidik kepolisian sudah memeriksa 30 orang saksi. Tidak hanya itu, penyidik juga melibatkan ahli pidana untuk memperkuat konstruksi hukum terhadap lima orang tersangka yang saat ini ditahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Diterapkan, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Resmi Disterilisasi

balitribune.co.id | Negara - Sterilisasi kini telah diterapkan secara penuh pada pelabuhan di lintas Ketapang-Gilimanuk. Sterilisasi pelabuhan ini secara serentak diimplementasikan bersama empat pelabuhan utama lainnya, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar pada Rabu (5/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mekanisme Menabung Membantu Peserta JKN Menyiapkan Dana Iuran

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak sedikit peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran. Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.