Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fraksi Badung Gede Sarankan Rancangan Pendapatan Daerah Tahun 2021 Dibahas dengan Cermat dan Rasional

Bali Tribune/ I Made Wijaya saat membacakan PU Fraksi Badung Gede
Balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna, Selasa (4/8). Rapat Paripurna digelar dengan agenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Rancangan Perda Kabupaten Badung tentang.
 
Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun 2019, Rancangan Kebijakan Umum APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021.
 
Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta. Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Sekwan Badung I Gusti Agung Made Wardika, Anggota Dewan Badung, termasuk para Tenaga Ahli Dewan Badung.
 
Dalam Rapat Paripurna tersebut Fraksi Badung Gede secara umum memberikan pemandangan umum yang positif terhadap Rancangan Perda Kabupaten Badung tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun 2019. Pasalnya, secara administrasi pemerintah dinilai telah melakukan tahapan yang benar. Demikian juga Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2019 telah diaudit oleh BPK Perwakilan Provinsi Bali dan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 
 
“Bahkan WTP yang diraih Kabupaten Badung merupakan WTP keenam kalinya secara berturut-turut,” ujar I Made Wijaya, anggota Fraksi Badung Gede saat membacakan pemandangan umum fraksinya.
 
Walau demikian, Fraksi Badung Gede tetap tetap mengingatkan kepada lembaga teknis atas opini WTP yang diperoleh agar tetap inovatif. Disamping itu Fraksi Badung Gede berharap agar pemerintah mengamankan serta menjalankan catatan-catatan yang diberikan oleh BPK dengan baik dan benar dalam langkah penyempurnaan, sehingga kedepan opininya menjadi naik kelas, walaupun dalam situasi sulit yang melanda masyarakat kita.
 
“Lembaga teknis agar melakukan perencanaan, realisasi dan evaluasi yang baik dalam memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi daerah di luar masyarakat Kabupaten Badung, karena kami temukan ada permasalahan dipihak penerima disalah satu kabupaten, yang pada saat ini masih berproses. Untuk itu instansi terkait agar memantau perkembangannya,” kata Wijaya.
Menurutnya, Fraksi Badung Gede dapat memahami, menerima pertanggungjawaban yang disampaikan dalam pidato Bupati Badung, dan dapat disahkan menjadi Perda setelah tahapan proses lebih lanjut.
 
Berkenaan dengan Rancangan Kebijakan Umum APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Kabupaten Badung tahun Anggaran 2021, Fraksi Badung Gede mengingatkan supaya dalam pembahasan di masa sidang ini perlu dibahas bersama secara lebih mendalam, agar apa yang dirancang tahun 2021 benar-benar dapat dijadikan pedoman atau acuan dalam penyusunan rancangan APBD Induk Tahun 2021.
 
“Memperhatikan rancangan Pendapatan Daerah (sebesar Rp 4.837.538.810.114,21), kami tetap optimis. Tetapi mengingat perekonomian Bali khususnya Badung sangat ketergantungan pada sektor pariwisata yang merupakan sumber pendapatan utama yang rentan terhadap penurunan wisman akibat pandemi Covid-19, maka rancangan pendapatan daerah hendaknya dibahas dengan cermat dan rasional,” kata politisi asal Kelurahan Tajung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan itu.
 
“Demikian juga celah fiskal positif perlu kita siasati disaat pandemi covid-19 ini, dengan harapan kabupaten badung lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat khususnya untuk meningkatkan perolehan pendapatan transfer,” imbuhnya.
 
Khusus Belanja Daerah yang dirancang tahun anggaran 2021 sebesar Rp 4.837.538.810.114,21 yang terdiri dari belanja oprasional, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer, lanjut Wijaya, juga perlu dicermati. 
 
“Kami berharap belanja operasional tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan efektivitas serta tepat sasaran. Sedangkan belanja modal agar berdasarkan prioritas kebutuhan yang mendesak di tahun 2021, bukan berdasarkan hal lain, karena tahun 2021 kita lebih berkonsentrasi mendorong bangkitnya perekonomian masyarakat Badung sehingga bebas dari dampak Covid-19. Begitu juga belanja transfer agar dicermati dengan baik,” sarannya.
wartawan
I Made Darna
Category

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Minta Penegakan Hukum Terkait Temuan Hidrokarbon di Ekosistem Mangrove Selatan

balitribune.co.id | Denpasar - Hasil uji laboratorium terhadap 60 are lahan mangrove di kawasan selatan Bali yang dinyatakan positif tercemar hidrokarbon jenis diesel (solar) hingga kini belum mendapat respons resmi dari pihak terkait.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.