Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fraksi DPRD Bangli Harapkan Alokasi Anggaran Untuk Kompensasi Petani

Bali Tribune / Suasana rapat paripurna DPRD Bangli

balitribune.co.id | BangliPelaksanaan rapat paripurna DPRD Bangli digelar secara beruntun, Selasa (10/10). Pasalnya, dalam hari yang sama, setelah rapat paripurna dengan agenda penyampaian dua Ranperda oleh eksekutif, siang harinya langsung dilanjutkan pembahasan dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Saat itu, rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD I Nyoman Budiada, SE didampingi Ketua DPRD I Ketut Suastika, SH dan I Komang Carles. Sementara dari eksekutif dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli, tim pakar dan tenaga ahli Fraksi dan instansi terkait lainnya. 

Dalam pandangan umum Fraksi PDI-Perjuangan yang dibacakan I Gusti Nyoman Bagus Triyana menyampaikan beberapa hal menyikapi Ranperda APBD Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Fraksi PDI Perjuangan berharap kepada Pemerintah Daerah dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran agar berpihak pada kebijakan pro rakyat, yang dapat meringankan beban masyarakat kecil terutama dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

"Sebagai kompensasi kepada para Petani, kami berharap kepada Pemerintah Daerah agar memperhatikan dan mengalokasikan anggaran guna mendukung ketahanan swasembada pangan yang berkelanjutan serta dukungan kepada Subak menuju Tani Tangguh," ungkapnya.

Fraksi PDI Perjuangan juga menegaskan mendukung kemudahan beinvestasi serta mendorong pertumbuhan industri dan usaha yang berdaya saing, perlu melakukan penyesuaian kebijakan pajak dan retribusi.

Sementara  Fraksi Restorasi Hati Nurani, melalui pembicaranya I Ketut Guna menegaskan ada beberapa permasalahan yang dipertanyakan dan perlu diusulkan di dalam pembahasan-pembahasan lebih lanjut.

"Kami Fraksi Restorasi Hati Nurani, kembali menyampaikan  kepada pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini TAPD dan masing-masing OPD agar dapat lebih serius dan berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi-aspirasi yang ada di dalam masyarakat berupa Bansos yang bisa diterima langsung oleh masyarakat, baik yang di terima dari DPRD pada saat melakukan reses ataupun dari hasil musrembang yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah, yang berasaskan keadilan dan pemerataan sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Sementara Fraksi Demokrat melalaui pembicaranya, I Made Sudiasa menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada eksekutif, yang telah merancang kenaikan PAD sebesar Rp 240  milyar pada  APBDP tahun 2024. Sehingga dengan demikian diharapkan mampu menaikkan belanja yang diperlukan untuk pembangunan, terutama yang terkait kebutuhan masyarakat Bangli. 

Meski demikian, pihaknya juga menyampaikan sejumlah rekomendasi. Disampaikan, pada sisi belanja, agar lebih mendorong belanja modal, sehingga mampu memicu inovasi masyarakat secara luas, memberikan stimulus terhadap laju pertumbuhan ekonomi kerakyatan, yang pada gilirannya akan mempengaruhi perbaikan dan peningkatan sektor yang lain, serta akan didukung pula tahun depan dengan perda pajak daerah dan retribusi daerah, sehingga dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.

"Pentingnya pengawasan dalam penyusunan dan penggunaan/belanja APBD, secara intensif  yang mengacu kepada prioritas daerah untuk pelayanan publik dan pengadaan yang bersifat urgent secara merata," jelasnya. Selain itu, pihaknya juga merekomendasi agar secara rutin melakukan Rapat Kerja dengan OPD terkait penggunaan anggaran, sehingga transparansi, responsibility, efisiensi dan efektifitas anggaran tetap dapat dikendalikan.

Sedangkan Pandangan Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Nyoman Budiada juga mengapresiasi kerja daerah dalam mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat untuk dituangkan dalam Program Pembangunan menuju Krama Bangli yang sejahtera, yang terintegrasi dalam tema: Peningkatan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan Pelayanan Dasar, Perekonomian dan kualitas Infrastruktur yang berwawasan Lingkungan Dengan Didukung oleh tata kelola Pemerintahan yang efektif dan efesien.

"Sebagai dasar didalam melaksanakan roda pemerintahan maka Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kabupaten Bangli dalam upaya pengelolaan keuangan daerah baik dalam hal penerimaan sebagai Pendapatan Daerah maupun Pengeluaran sebagai wujud kegiatan harus dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan manfaat untuk masyarakat dan taat kepada ketentuan peraturan perundang-undangan," tegasnya.

Selanjutnya, Fraksi Golkar memandang Penyusunan APBD TA 2024 diharapkan mampu memprioritaskan program-program yang menyangkut kepentingan kesejahteraan masyarakat terutama pendidikan dan kualitas layanan kesehatan.

"Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kabupaten Bangli mengharapkan Pemerintah Daerah mengoptimalkan dana sektoral dan kementerian terkait untuk dapat masuk ke Kabupaten Bangli sehingga dapat membantu proses pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Fraksi Golkar juga menyinggung Rencana tata Ruang dan tata wilayah Kabupaten Bangli tahun 2023-2043 yang dimana pada Pasal 72 huruf d menyebutkan tentang penetapan tata bangunan khusus bagi yang berada di kawasan sempadan jurang. Yang mana diatur bahwa untuk pembangunan pada kawasan sempadan jurang, perlu penampilan arsitektur bangunan yang ramah lingkungan.

"Dalam Hal ini Fraksi Partai Golongan karya menanyakan upaya apa yang akan dilakukan Pemerintah daerah dalam mewujudkan Green Infrastruktur dan Bangunan ramah lingkungan khususnya pada sempadan jurang. 

wartawan
SAM
Category

Hadapi Low Season, Pengelola Resor Optimalkan Kerjasama dengan Online Travel Agent

balitribune.co.id I Denpasar - Pariwisata Bali pada September 2026 ini memasuki musim sepi kunjungan wisatawan asing atau low season. Kondisi tersebut membuat pengelola akomodasi wisata di Bali seperti hotel, resor, vila dan sejenisnya berupaya menggenjot tingkat hunian kamar atau okupansi salah satunya mengoptimalkan kerjasama dengan Online Travel Agent (OTA). 

Baca Selengkapnya icon click

Berantas Peredaran Rokok Ilegal, Tim Gabungan Razia Kios dan Warung Kelontong

balitribune.co.id I Amlapura - Petugas gabungan dari Kantor Bea Cukai bekerjasama dengan Sat Pol PP, Karangasem, semakin menggencarkan kegiatan operasi pemberantasan peredaran rokok atau produk tembakau ilegal tanpa pita cukai  resmi di sejumlah wilayah di Karangasem dengan menyasar warung-warung tradisional atau warung kelontong yang biasanya menjadi sasaran utama para distributor untuk memasarkan produk rokok ilegal berbagai merek tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anak Warga Binaan Perempuan Hanya Bisa Tinggal di Lapas hingga Usia 3 Tahun, Pemkab Badung Siapkan Pendampingan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menaruh perhatian khusus terhadap anak-anak yang terpaksa tinggal bersama ibunya di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Salah satu perhatian utama menyangkut batas usia anak bawaan warga binaan yang hanya diperbolehkan tinggal bersama ibunya hingga maksimal tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Denpasar Tertibkan 10 PKL yang Berjualan di Atas Trotoar

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Sebanyak 10 PKL yang beraktivitas di sepanjang Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, ditertibkan pada Rabu (2/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Ketersediaan Pangan, Pemkot Denpasar Pantau Pasokan dan Harga Komoditas Strategis

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, pasokan, dan harga pangan di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta harga pangan di tingkat masyarakat tetap terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Berantas Sarang Nyamuk, Dinkes Denpasar Gencarkan Fogging ULV

balitribune.co.id I Denpasar - Dinkes Denpasar terus memprogramkan pelaksanaan Fogging ULV hingga akhir tahun 2026. Kendati kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 pada periode yang sama. Fogging Ultra Low Volume (ULV) yang dilakukan secara bertahap sebagai langkah antisipasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.