Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Free Wifi BSI Diputus Lantaran BKK Dihapus

Bali Tribune / DIHENTIKAN - Free Wifi BSI di Fasilitas Umum dihentikan

balitribune.co.id | Gianyar - Program Bali Smart Island perlahan mulai meredup.  Keberadaan free wifi di seluruh Bali termasuk Gianyar yang tersebar di ratusan tempat fasilitas umum kini sudah diputus alias tidak berfungsi lagi. Menyusul dihapusnya bantuan dana penyelenggaraan free wifi di seluruh kabupaten/kota di Bali dari Pemprov Bali.

Kadis kominfo Gianyar Anak Agung Gde Raka Suryadiputra, Selasa (14/1) membenarkan Program penyelenggaraan free wifi di Bali diberhentikan mulai tanggal 1 Januari 2025. Menyusul turunnya Surat Sekretariat Daerah Provinsi Bali Nomor : B.31.900/7883/PADFE.BPKAD perihal Pagu sementara belanja bantuan keuangan kepada kabupaten/kota se-Bali dalam APBD Tahun 2025.

"Dalam lampirannya menerangkan bahwa alokasi anggaran bantuan keuangan yang bersifat khusus untuk penyelenggaraan free wifi di 8 Kabupaten/Kota untuk tahun 2025 sudah dihapus atau tidak dianggarkan oleh pemerintah provinsi Bali,” ungkapnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, kata Suryadiputra, Diskominfo Gianyar telah bersurat secara resmi kepada Pemprov Bali untuk kepastian program free wifi. 

"Namun hingga berita ini dirilis belum ada jawaban resmi dari Pemprov Bali," jelasnya.

Mengingat pemberitahuan pemberhentian bantuan keuangan untuk layanan free wifi dilaksanakan saat akhir tahun, Pemkab Gianyar belum menyiapkan program serupa untuk mengcover layanan free wifi. Terlebih APBD Kabupaten Gianyar telah disahkan sebelumnya yaitu tanggal 11 November 2024. 

Untuk memastikan pelayanan kesehatan di Pustu dan Puskesmas di Gianyar tetap berjalan baik, Pemkab Gianyar menggunakan dana belanja OPD untuk pembayaran wifi di Pustu dan Puskesmas. Untuk wifi desa adat, akan diatur dalam petunjuk teknis pemanfaatan BKK Desa Adat. 

“Ya nanti untuk wifi desa adat akan diatur dalam juknis pemanfaatan BKK Desa Adat, sehingga desa adat bisa menggunakan BKK Desa Adatnya untuk penganggaran pembayaran wifi sehingga wifi di desa adat bisa digunakan,” terangnya Gung Surya. 

Meski diberhentikan layanannya, BSI meninggalkan manfaat besar bagi masyarakat khususnya masyarakat pelosok. Seperti misalnya dengan adanya BSI, tiang telekomunikasi telah ada hingga ujung Desa Pausan Payangan yang memudahkan masyarakat untuk mengakses wifi mandiri.  

“Pemerataan jaringan infrastruktur ada karena BSI, karena BSI merupakan pemicu trigger provider mau masuk ke daerah terpencil sehingga masyarakat pelosok juga bisa mencari wifi mandiri di rumahnya,” pungkas Gung Surya.

wartawan
ATA

Sempitkan Alur Sungai, Lima Pemilik Bangunan Dipanggil Satpol PP

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil paksa lima pemilik lahan di kawasan Jalan Kunti II, Seminyak, atas dugaan pelanggaran penyempitan alur sungai. Tindakan ilegal tersebut dituding menjadi pemicu utama banjir serta terhambatnya proses inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Unik, Perayaan Cap Go Meh Bertepatan dengan Purnama Kesanga

balitribune.co.id I Kuta - Perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung khidmat di Bali, Selasa (3/3/2026). Suasana religius terasa kian kental lantaran puncak hari ke-15 Imlek ini bertepatan dengan hari suci Purnama Kesanga bagi umat Hindu di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Lebaran, Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI

balitribune.co.id I Denpasar -  Layanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H terus diburu masyarakat. Pada Rabu (3/3/2026), layanan ritel BI yang digelar di Masjid Baitul Mukminin BKDI Bali, kawasan Panjer, Denpasar, tampak dipadati warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran da

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atasi Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Rp 68 Miliar di 2026

balitribune.co..id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Sebagai bentuk komitmen, anggaran sebesar Rp 68 miliar telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 untuk perbaikan jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.