Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gagal Rampok Toko, Saifullah Dihakimi Warga

Bali Tribune/ DITANGKAP - Gagal rampok toko, pelaku pencurian ditangkap warga.
balitribune.co.id | Gianyar - Sukses membobol villa dengan menggondol sebuah TV dan kotak WIFI, rupanya belum memuaskan bagi Saifullah (28), pelaku pencurian asal Probilinggi, Jantim ini. Dalam perjalanan, pelaku mencoba merampok sebuah toko di siang bolong. Namun apes, korbannya melawan dan pelaku pun harus babak belur dihakimi warga.
 
Jika tidak ada seorang petugas kepolisian yang kebetulan melintas dan menghentikan keberingasan warga, nyawa Saifullah mungkin tidak akan tertolong. Sabtu, (25/5) sekitar pukul 12.00 Wita, sebuah teriakan "Maling" dari seoran perempuan muda penunggu toko, menyulut perhatian warga lingkungan Junjungan, Ubud. Pemilik toko dan warga yang berdatangan mendapati seorang pria yang bergegas menunggangi motornya untuk kabur. Namun, aksi pelaku kalah cepat, saat menstater motornya, pelaku keburu didorong oleh pemilik toko, AA Bagus Meina Sastra (36). Tak sempat bangkit datang warga lain yang menyerang pelaku secara bergiliran. 
 
Suasana semakin tidak terkendali, setiap orang yang melintas pun berhenti dan memberikan hadiah bogem maupun tendangan. Syukurnya, ada seorang personil polisi melintas yang menghentikan aksi main hakim itu. Petugas dari Polsek Ubud pun tiba di lokasi beberepa menit kemudian, lanjut mengamankan pelaku berikut motor dan barang -barang yang dibawa pelaku.
 
Dikonfirmasi, Minggu (26/5), Kapolsek Ubud Kompol I Nyoman Nuryana, menyebutkan, pelaku kini sedang dalam proses pemeriksaan. Dari interogasi petugasnya, terungkap jika pelaku telah melakukan pencurian di sebuah villa, sebelum gagal merampok toko. Dari pengakuan pelaku, awalnya dia beraksi di sebuah Villa yang berlokasi di Banjar Penusuan, Tegalalang. Di Villa itu, pelaku berhasil menggondol sebuah TV dan kota Wifi. Setelah selesai melakukan aksinya, pelaku melanjutkan perjalanan melalui Jalur perbatasan antara Ubud dengan Tegalalang.
 
Hingga di Lingkungan Junjungan, pelaku mampir Toko Puri Merta Agung. Di toko yang hanya ada seorang penjaga toko wanita, yakni AA Novia (17) , pelaku berniat kembali melakukan pencurian. Dengan berpura-pura belanja ke dalam toko pelaku membeli tali plastik.   Melihat suasan sepi pelaku langsung memukul bagi wajah Agung Novia hingga  mengenai bibir dan dagudan  selanjutnya pelaku membekap mulut korban dan mencekik leher korban. Namun, Agung Novia berontak dan saat berusaha melawan berhasil menyiku dada pelaku sehingga cekikannya terlepas. Korban lantas  berteriak minta tolong  dan pelaku mencoba kabur dan  akhirnya dilumpuhkan oleh massa. 
 
Atas penangkapan pelaku, polisi juga melakukan pengembangan ke tempat tinggal pelaku. Di duga kita, sejumlah kasusu pencurian yang kerap terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Ubud, ada kaiatannya dengan pelaku.  Untuk sementara, selian pelkau polisi juga mengamankan barang bukti berupa  1 buah TV dan 1 Buah kotak wifi haisl cutian serta  1 Unit Sepedamotor yang dibawa pelaku. 
wartawan
Redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.