Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gedung Baru SMPN 13 Denpasar Bisa Digunakan Februari

Bali Tribune/ TINJAU GEDUNG - Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan saat meninjau Gedung SMPN 13 Denpasar, Rabu (8/1).
balitribune.co.id | Denpasar - Proyek pembangunan gedung sekolah SMPN 13 Denpasar berlantai tiga di Banjar Uma Dwi, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, akhirnya dirampungkan dan siap untuk dipergunakan.
 
Demikian disampaikan Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan saat meninjau SMPN 13 Denpasar, Rabu (8/1).
 
Gedung SMPN 13 Denpasar yang baru tersebut, kata Rai Iswara, diperkirakan bisa digunakan pada bulan Februari atau  paling lambat Maret 2020 mendatang.
 
"Saat ini pembangunan sudah rampung 100 persen, namun masih berbenah dan dibersihkan sehingga dapat dipergunakan pada bulan Februari atau Maret mendatang sembari berharap dengan dimanfaakannya gedung baru ini proses belajar mengajar bisa berjalan lebih baik lagi,” ujar Rai Iswara.
 
Dalam kesempatan tersebut Sekda Rai Iswara juga bertatap muka dengan para guru pengajar dan memberikan motivasi untuk memberikan mendidik  dengan maksimal kepada siswa.
 
"Kami mengajak para tenaga pengajar untuk memberikan pelajaran yang maksimal kepada para siswa, walaupun baru harus berprestasi dan berdaya saing dengan sekolah-sekolah yang sudah lama,” ujarnya.  
 
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan, pembangunan yang dimulai pada Juli 2019 tersebut hingga saat ini sudah memasuki proses bersih-bersih dan penataan bangku . 
 
"Pembangunan sudah mencapai 100 persen, sekarang dilaksanakan proses bersih-bersih dan penataan bangku sehingga kurang lebih bulan februari atau maret sudah bisa dipergunakan,” ujarnya.
 
Menurut Gunawan pihaknya mengaku tetap melakukan pemantauan terkait dengan bersih bersih dan proses pemindahan sarana belajar dan siswa dari SD 17 Padangsambian ke Gedung yang baru.
 
Lebih lanjut Gunawan mengatakan saat ini Disdikpora sudah menerapkan sistem pembelajaran dari hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 dengan jumlah siswa di SMPN 13 sebanyak 238 orang yang sudah mulai mengikuti pembelajaran, dengan meminjam tempat sementara.
 
"Mereka saat ini ditampung di SDN 17 Padangsambian yang nantinya akan dipindahkan bulan Februari atau Maret 2020 mendatang setelah sekolah siap  sepenuhnya,” kata Gunawan.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.