Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gedung Rice Milling Unit Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Dipelaspas

Bali Tribune / MELASPAS - Upacara melaspas gedung Rice Milling Unit Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan  Mangu Giri Sedana, Minggu (19/8).

balitribune.co.id | MangupuraSetelah proses pembangunannya  rampung, gedung Rice Milling Unit (RMU) yang berlokasi di sebelah barat TPST 3R Mengwitani dipelaspas pada Minggu siang, (18/8).

Upacara Melaspas dan Ngenteg Linggih tersebut dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Daksa Manik Mas dari Griya Sakti Asita Manik Mas Desa Baha.  Turut hadir menyaksikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung Ida Bagus Gede Arjana, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana  I Wayan Suryantara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Eka Sudarwita, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, beserta staf dan jajaran direksi Perusahaan Daerah Pasar  dan Pangan Mangu Giri Sedana.

Dalam laporannya Direktur Utama Perusahaan Daerah  Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana I Wayan Suryantara menjelaskan biaya pembangunan Rice Milling Unit sepenuhnya dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Badung dari penyertaan modal yang dipisahkan di tahun 2023.

Pihaknya turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu seluruh proses pembangunan, sehingga pada hari ini bisa diresmikan dan di upacarai secara sekala dan Niskala.

Selanjutnya dijelaskan pembangunan Rice Milling Unit ini dimulai sejak bulan Januari hingga berakhir di Bulan Agustus 2024. "Proses pembangunannya sudah berjalan dengan lancar," ujarnya.

Pihaknya mengatakan dalam perjalanannya Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana telah menjalin kerjasama ke beberapa stakeholders terkait. Seperti para petani di Kabupaten Badung, Badan Usaha Milik Desa, serta Badan Usaha Milik Daerah.

"Semoga dengan dibangunnya Rice Milling Unit Ini bisa membantu masyarakat dan petani dalam mengatasi permasalahan pasca panen. Kami jajaran Perusahaan Daerah Pasar Dan Pangan Mangu Giri Sedana akan tetap mohon bimbingan, tuntunan, dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam usaha membangun Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana," Imbuhnya.

Rangkaian kegiatan di Area Rice Milling Unit diawali dengan  Upacara Melaspas, dilanjutkan dengan upacara mendem pedagingan serta Ngenteg Linggih. Setelahnya dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Badung yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung Ida Bagus Arjana dan penekanan tombol pada salah satu perangkat mesin Rice Milling Unit sebagai awal beroperasinya Rice Milling Unit ini.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung Ida Bagus Gede Arjana mewakili Bupati Badung usai meresmikan Rice Milling Unit mengatakan "Saya mewakili Bupati Badung, dan Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, Dengan selesainya di bangun gedung dan Rice Milling Unit tentu sangat berbangga, berbangga dengan kebijakan yang sudah digelontorkan oleh Bapak Bupati Badung melalui penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, yang mana menyambut kebijakan nasional pengendalian inflasi, Bupati Badung mengeluarkan kebijakan dan menugaskan Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana melalui pendirian gedung Rice Milling Unit di Kabupaten Badung untuk dapat menyerap gabah petani di Kabupaten Badung, kemudian memproduksi gabah petani Badung untuk dapat menghasilkan beras yang berkualitas kemudian akan dipasarkan ke masyarakat Badung secara khusus dan Bali Secara Umum bahkan Nasional. Tentu dengan harapan penyertaan modal yang diberikan oleh Bapak Bupati Badung Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana memiliki unit usaha yang baru dalam rangka menambah pendapatan. Oleh karena itu Bapak Bupati sangat berkomitmen mewujudkan Rice Milling Unit di Kabupaten Badung”, Ujarnya.

Sebagai Informasi hasil penyerapan gabah petani selanjutnya akan diolah menjadi beras  di mesin penggilingan padi  Rice Milling Unit. Mesin ini memiliki kapasitas 3 ton perjam.

Teknologi mesin Rice Milling Unit dilengkapi sejumlah rangkaian mesin untuk membersihkan dan mengeringkan atau menurunkan kadar air pada gabah kering sawah di bawah 27 persen menuju kadar air akhir gabah kering giling  yang diinginkan yakni mencapai 14 persen dengan laju pengeringan 0,8 persen sampai 1,2 persen per jam.

wartawan
ANA
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.