Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Geger! Cewek Bule Foto Telanjang di Kawasan Suci

Bali Tribune / BUGIL- Seorang cewek bule foto bugil di pohon keramat berusia ratusan tahun di Banjar Bayan.

balitribune.co.id | TabananJagat maya kembali dihebohkan dengan video bule cantik bugil di pohon raksasa berusia ratusan tahun di Banjar Bayan, Desa Tua, Marga, Kabupaten Tabanan.

Warganet pun geram dengan ulah bule di pohon yang disakralkan itu. Informasi menyebut, video tersebut diunggah oleh akun instagram @alina_yogi. 

Prajuru Pura Babakan, I Made Kurnawijaya mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. Pihaknya pun berharap bule tersebut bisa terlacak dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

“Mudah-mudahan yang seperti itu bisa dilacak dan dapat bertanggungjawab atas apa yang dilakukan,” tegasnya, Rabu (4/5).

Dan atas peristiwa tersebut, prajuru pura akan menggelar pertemuan dengan penglingsir dan pengempon pura untuk menentukan tindak lanjutnya, termasuk untuk menentukan pelaksanaan Guru Piduka di lokasi tersebut.

Sementara itu, Bendesa Adat Bayan, I Wayan Negeriawan sangat menyesalkan hal tersebut. Meskipun sejauh ini yang bertanggungjawab akan pengelolaan objek wisata Kayu Putih tersebut adalah Pemaksan dari Pura Babakan yang ada di depan Kayu Putih tersebut. 

“Saya selaku Bendesa Adat sangat menyesalkan hal ini. Mungkin kedepannya kita akan ngomong dengan pengelola untuk lebih memperketat pengawasannya,” tegasnya.

Pihaknya pun memprediksi jika bule tersebut datang ketika tidak ada orang dikawasan tersebut atau tanpa pemandu. Sehingga bule tersebut dapat melakukan hal tersebut. 

“Karena kalau ada yang mengetahui sudah pasti akan ditegur, apalagi hal seperti ini (berpose tanpa busana) dapat membuat kawasan leteh,” tandasnya.

Diketahui pohon yang disakralkan ini bersusia sekitar 700 tahun dan memiliki sisi magisnya terssendiri.

Seperti diketahui, ada beberapa pohon yang dianggap keramat dalam masyarakat Hindu Bali. Beberapa jenis pohon ini, dipercaya mengandung kekuatan mistis dan bahkan dipercaya memiliki penghuni yang tak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Sehingga banyak pohon yang dikeramatkan maupun dianggap keramat dan angker.

Di Bali hal itu pun bisa ditemui, sehingga jika suatu pohon dianggap keramat, biasanya batangnya akan dililit dengan kain poleng atau kain putih kuning.

wartawan
JIN
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.