Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelar Wisuda Ke-148, Unud Lepas 779 Wisudawan

Bali Tribune / WISUDA - Unud gelar Wisuda Ke-148 secara Full Offline bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, Sabtu (25/6).

balitribune.co.id | Badung - Universitas Udayana kembali menggelar Wisuda Ke-148 secara Full Offline bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, Sabtu (25/6). Pada Wisuda Ke-148 ini, Rektor Unud melepas 779 wisudawan sehingga sampai dengan saat ini tercatat jumlah keseluruhan wisudawan Universitas Udayana berjumlah 109.488 orang. Adapun rincian dari masing-masing jenjang yakni program Doktor 21 orang, Magister 58 orang, Spesialis 22 orang, Profesi 30 orang, dan Sarjana 648 orang.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP dalam laporannya mengatakan Wisudawan hari ini didominasi oleh kaum Perempuan yang jumlahnya 940 orang sedangkan wisudawan Laki- laki hanya 289 orang. Dari sisi prestasi akademik,  IPK  wisudawan perempuan lebih baik dari pada laki-laki, dimana  rata-rata IPK perempuan 3,75 sedangkan rata-rata IPK laki-laki 3,68. Masa studi rata-rata perempuan 8,51 semester sedangkan laki-laki masa studinya 8,69 semester. Jumlah wisudawan yang memperoleh predikat Dengan Pujian atau Cum Laude sebanyak 289 orang. Wisudawan penerima beasiswa sebanyak 122 wisudawan dari 19 penyedia beasiswa dan 83 orang diantaranya adalah penerima beasiswa Bidikmisi/KIP Kuliah.

Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam sambutannya memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi para wisudawan, karena ditengah keterbatasan akibat dampak pandemi mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. Melalui kesempatan tersebut Rektor menginformasikan bahwa Universitas Udayana telah meraih akreditasi Unggul, dimana tidak banyak universitas yang mampu meraih hal tersebut. Unud juga akan mengukuhkan diri menjadi PTN BH, dimana sebagai perguruan tinggi terbesar di Bali kita harus menuju kesana agar tidak tertinggal dari perguruan tinggi lainnya. Kita harus berani keluar dari zona nyaman untuk mampu bersaing, untuk itu kami juga sudah memiliki beberapa rencana pengembangan Unud menjadi salah satu perguruan tinggi yang tidak hanya mampu bersaing ditingkat nasional tetapi juga menuju World Class University. Disamping melalui pembangunan fisik juga akan dikembangkan yang non fisik seperti mendorong program studi untuk menuju akreditasi internasional sehingga lulusan mendapat pengakuan ditingkat internasional.

Kepada Wisudawan Rektor berpesan untuk senantiasa bijak dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan mengimplementasikan ilmu tersebut untuk menghasilkan inovasi yang berguna dalam mensejahterakan masyarakat, bangsa dan negara. Serta berpartisipasi mengisi instrumen kuesioner online dalam pelaksanaan tracer study yang memiliki peran penting dalam upaya perbaikan dan pengembangan kualitas pendidikan di Universitas Udayana serta menunjang pemeringkatan dilingkungan Kementerian dimana hal ini masuk dalam salah satu Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi. Peran Saudara sangat dibutuhkan untuk menjaga kredibilitas almamater tercinta Universitas Udayana.

Wakil Wisudawan I Made Satria Bimantara, S.Kom dalam kesan dan pesannya menyampaikan Unud adalah rumah kedua dimana ditempat ini kami belajar, bertukar opini, membangun akhlak, berinteraksi, mengabdi kepada masyarakat serta melaksanakan penelitian ilmiah demi menjunjung tinggi Tridharma Perguruan Tinggi serta belajar memahami bagaimana makna visi perguruan tinggi. Semuanya dilakukan demi menjaga marwah Unud sebagai perguruan tinggi tertua dan terbesar di Bali yang sudah dan akan terus mencetak generasi profesional di masa mendatang.  Menjadi mahasiswa Unud telah memberikan momen-momen yang indah dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa, dimana kami belajar tentang perjuangan, pantang menyerah, disiplin, tanggung jawab dan pengorbanan. Kini kita memiliki tanggung jawab atas ilmu yang dimiliki. Mari buktikan kita bisa menjadi lulusan yang lebih baik dari universitas lainnya.

Pada Wisuda kali ini juga dilakukan penyerahan sertifikat Wirausaha Muda Udayana sebagai penghargaan kepada empat orang wisudawan yang telah berhasil mendirikan perusahaan dan memiliki produk inovatif.

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.