Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gempa 5,8 SR Guncang Bali, 5 Orang Luka dan 28 Bangunan Rusak

Bali Tribune/ BERJATUHAN – Bagian atas bangunan SD 1 Ungasan Kabupaten Badung tampak berserekan setelah gempa bermagnitudo 5,8 terjadi di Bali, Selasa (16/7).
balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak lima orang mengalami luka dalam bencana gempa bumi yang terjadi di Bali, Selasa (16/7). Selain itu, setidaknya 28 bangunan rusak akibat gempa dengan magnitudo 5,8 tersebut.
 
"Dari hasil koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota se-Bali, lima orang luka dan 28 laporan kerusakan bangunan akibat gempa pagi ini," jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Bali I Made Rentin, di Denpasar, Selasa (16/7) sore.
 
Ia memerinci, lima korban luka-luka adalah 1 guru dan 2 siswa SD 1 Ungasan, Badung serta 2 orang siswa SMPN 5 Mendoyo, Jembrana. Sementara terkait kerusakan, hampir terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Bali.
 
Di Jembrana misalnya, SD 1 Yeh Sumbul dan SMP 5 Mendoyo mengalami kerusakan. Sementara di Buleleng, 1 unit rumah roboh di Banjar Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu dan 1 unit rumah rusak di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan.
 
Di Tabanan, angkul-angkul api surang roboh di Banjar Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat. Di Gianyar, plafon pada bangunan Rutan/Lapas Gianyar jebol dan ornamen pada atap Gedung DPRD Kabupaten Gianyar patah dan beberapa genteng pecah.
 
Adapun di Badung SD Negeri 1 Ungasan, Kantor Camat Kuta, SD 11 Jimbaran, Gapura ITDC Nusa Dua, Hotel Mercure Nusa Dua, Alfamart Ungasan, SMPN 5 Kuta Selatan, SMPN 2 Ungasan, SMP Negeri 2 Kuta Selatan, Kantor Camat Kuta Selatan, SD 3 Ungasan, Genteng SDN 5 Dalung Kuta Utara, SDN 5 Ungasan, SDN 1 Tuban, SDN 2 Tuban, Gedung Serbaguna Desa Adat Tuban, Banjar Tuban Griya dan Kantor Bea Cukai Tuban, dilaporkan mengalami kerusakan.
 
Secara terpisah melalui keterangan tertulisnya, Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah fasilitas di Bandara Internasional I Gustri Ngurah Rai pasca gempa tektonik tersebut. Dari hasil pemeriksaan, semuanya dipastikan masih aman.
 
“Gempa yang terjadi di Bali tidak menggangu operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Berdasarkan laporan, semua dalam kondisi normal dan aman, semua fasilitas siap digunakan untuk pelayanan,” jelasnya.
 
Pasca gempa, pengecekan menyeluruh dilakukan mulai dari sisi udara, sisi darat serta fasilitas pelayanan navigasi penerbangan di AirNav Indonesia Cabang Denpasar. Semuanya dipastikan tidak mengalami kerusakan akibat gempa.
 
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali Elfi Amir, secara terpisah menjelaskan, saat terjadi gempa, penumpang yang akan berangkat telah dilakukan evakuasi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ke area apron pesawat dengan panduan petugas security dan AMC. Selain itu, pasca gempa juga telah dilaksanakan runway inspection dengan hasil runway dalam keadaan aman (servicable).
 
“Dengan adanya runway inspection, terjadi keterlambatan penerbangan yaitu sebanyak 5 pesawat tertahan selama 15 menit,” papar Elfi, sembari menyebut pesawat yang mengalami keterlambatan masing-masing Boeing B 738, B738, Airbuss A320, ATR 76, dan ATR 762.
 
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan gempa bumi bermagnitudo 5,8 yang terjadi di Barat Daya Nusa Dua, kemarin, berasosiasi dengan zona subduksi antara lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia. Pusat gempa bumi berdasarkan data Badan Meteoroloi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berada pada koordinat 9,11 LS dan 114,54 BT di kedalaman 68 km atau 83 km barat daya, Nusa Dua.
 
Gempa dirasakan guncangannya sebesar V Modified Mercalli Intensity (MMI) di Badung dan Nusa Dua, IV MMI di Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, III MMI di Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara, II MMI di Jember dan Lumajang. (u)
wartawan
San Edison
Category

Bahas Raperda Pencabutan Perda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Rai Wirata Pimpin Rapat Pansus

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung, I Made Rai Wirata, memimpin rapat kerja Pansus dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Badung N

Baca Selengkapnya icon click

Menarik Wisatawan Berkunjung ke Ubud, Pelaku Pariwisata Hadirkan Konsep Spa Tradisional Dipadukan dengan Teknologi

balitribune.co.id I Gianyar - Salah satu akomodasi wisata di Ubud Kabupaten Gianyar menghadirkan inovasi baru agar wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Pulau Dewata. Ditengah ketatnya persaingan global di sektor pariwisata, pelaku pariwisata di Bali dituntut semakin kreatif menghadirkan produk-produk wisata yang menarik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Tinjau Progres Mesin Pengolah Sampah di TOSS Center Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria meninjau Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center yang berlokasi di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Minggu (7/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres perakitan mesin pengolah sampah yang didatangkan dari Australia sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan sampah di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Turunkan 1.250 Seniman, Ikuti Seluruh Parade PKB 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung memastikan ambil bagian dalam seluruh agenda parade dan perlombaan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Sebanyak 1.250 seniman dan tim pendukung disiapkan untuk mewakili Badung dalam berbagai kategori yang digelar selama rangkaian PKB tahun ini.

Baca Selengkapnya icon click

Vihara Empu Astapaka Jembrana, 50 Tahun Menjaga Toleransi dan Kerukunan

balitribune.co.id I Negara - Vihara Empu Astapaka pada Minggu (7/6/2026) telah berusia 50 tahun. Tempat ibadah yang ada di ujung barat pulau Bali ini dinilai telah menjadi pilar penting terjaganya kerukunan umat beragama di Jembrana. Keberadaannya menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.