Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gempa 6.5 Kembali Guncang Lombok, Relawan Bali Bawa Bantuan

BANTUAN - Relawan Karangasem membawa bantuan untuk warga korban bencana gempa bumi di Lombok.

BALI TRIBUNE - Gempa berkekuatan 6.5 SR kembali mengguncang Lombok, dan kali ini pusat gempa berada di Lombok Timur. Gempa yang terjadi Minggu (19/8) itu tidak hanya memperparah kerusakan di Lombok Timur, namun kerasnya guncangan gempa juga terasa cukup keras di Karangasem, Bali.  Kepanikan sempat terjadi di sekitar wilayah Kota Amlpura, utamanya di RSUD Karangasem, kendati kemudian kondisi kembali tenang. “Saya sudah turunkan anggota untuk melakukan pengecekan kerusakan yang diakibatkan oleh dampak gempa. Nnamun laporan terakhir dari anggota kami belum ada laporan kerusakan akibat dampak gempa,” ucap Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Pelaskana (Kalak) BPBD Karangasem, kepada koran ini Minggu kemarin. Terjadinya kembali guncangan gempa dengan amplitudo cukup kuat kemarin tidak menyurutkan para relawan Bali khususnya relawan Karangasem untuk meluncur ke Lombok guna menyalurkan berbagai bantuan dan keperluaun logistik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat korban gempa di Lombok. Dari pantauan koran ini, sejumlah kendaraan relawan yang mengangkut bantuan logistik bagi para pengungsi terlihat antre untuk menyebrang ke Lombok. “Kami membawa sumbangan beras, tenda, terpal, matras, yang telah kami kumpulkan dari para donatur dan relawan lainnya,” ungkap Catur Bagyo salah satu relawan Baznas kepada koran ini Minggu kemarin. Diakuinya penyaluran bantuan dari donatur ini untuk kesekian kalinya ke Lombok. Dimana setelah bantuan logistik terkumpil dalam jumlah besar, maka para relawan akan langsung berangkat memabawa bantuan tersebut ke Lombok. Saat ini ada beberapa tujuan pos pengungsian yang membutuhkan bantuan, diantaranya Dusun Melepah, dan Dusun Pawang Baturan, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. “Dilokasi inii kerusakan bangunan dan infrastruktur mencapai hampir 100 persen. Selain itu aliran listrik juga belum tersambung pasca gempa. Dan saat ini kami tengah berupaya membangun jaringan untuk aliran listrik ke pos pengungsian warga,” ucapnya. Dua dusun itu menurutnya merupakan daerah terisolir dengan jumlah KK 300 dengan 650 jiwa pengungsi. Pihaknya bersama relawan lainnya saat bertemu di lokasi akan bersama-sama melakukan pemetaan mandiri untuk menyasar daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh bantuan karena akses jalan yang suit dan terputus akibat geempa. 

wartawan
redaksi
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.