Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gempa Lombok Akibatkan Tanah Longsor di Bangli

Tebing di kawasan Gunung Abang longsor dipicu gempa yang terjadi di Lombok Timur, Minggu (19/8).

BALI TRIBUNE - Gempa yang terjadi Minggu (19/8) mengakibatkan terjadi tanah longsor di kawasan Gunung Abang,p erbatasan Desa Buahan dan Abang Batu Dingding,  Kecamatan Kintamani. Akibat tanah longsor, akses lalu lintas dari Banjar Dukuh Desa Abang Batu Dinding dan Desa Terunyan menuju Desa Buahan sempat terganggu. "Kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material," ungkap Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, kemarin. Untuk langkah antisipasi personel masih merapat di lokasi longsor. Perbekel Buahan I Wayan Suardi secara terpisah mengatakan, untuk titik longsor  masih sama dengan lokasi longsor beberapa pekan lalu. Menurutnya, longsor pertama  material  hampir menutup seluruh badan jalan, untuk longsor kali ini jalan masih bisa dilalui kendaraan. "Kejadian yang sebelumnya seluruh badan jalan tertutup longsor, namun sudah tertangani. Dari Dinas PU Bangli menurunkan alat berat. Proses pembersihanya berlangsung beberapa jam saja," jelasnya.  Untuk titik longsor memang jauh darai permukiman warga, namun demikian pihaknya tetap memberikan imbauan kepada warga untuk senantiasa menjaga kewaspadaan. Demikina pula bagi pengendara yang melintasi  jalan perbukitan harus hati-hati dengan melihat kondisi di lapangan karena  jalur tersebut tanahnya masih labil.  Camat Kintamani, I Wayan Dirgayusa mengatakan meterial longsor menutup sebagian jalan. Warga sudah melakukan evakuasi, jalur tersebut masih bisa dilalui meski ada bebatuan yang belum dipindahkan.  Lanjutnya, lokasi tersebut terbilang rawan longsor, sehingga perlu perhatian khusus. "Jalur ini merupakan jalur utama, seperti apa penanganan ke depan perlu dibicarakan kembali," imbuhnya. Kasi Kedarutan BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa saat dikonfirmasi terkait longsor Gunung Abang, menyampaikan sejauh ini kondisinya masih terbilang aman, meski di lokasi tanah labil. Disinggung analisa geoligis dan kerawanan  di lokasi tersebut, pihaknya belum bisa memastikan.

wartawan
Agung Samudra
Category

ECOMOVE 2025, Langkah Nyata HIMA LSPR Bali Jaga Ekosistem Pesisir

balitribune.co.id | Mangupura - HIMA LSPR Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 yang diselenggarakan di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang pada Minggu (23/11). Mengusung tema “Satu Aksi, Seribu Arti, untuk Bumi yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai SMA, perguruan tinggi, dan perwakilan sponsor.

Baca Selengkapnya icon click

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja Bersama Pemerintah di Bali dalam Inventarisasi Materi Pengawasan UU Narkotika

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memiliki mandat konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan daerah dalam proses penyusunan kebijakan nasional, termasuk dalam sektor kesehatan melalui alat kelengkapan Komite III. Sebagai representasi daerah, DPD RI berperan memastikan bahwa kebijakan nasional di sektor kesehatan benar-benar dapat diimplementasikan di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Konsistensi Kinerja Perbankan Dipastikan Solid Sampai Akhir Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme responden bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Teror Kera Liar di Tenganan, Rusak Kebun Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Amlapura - Populasi kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis yang semakin tidak terkendali di wilayah pegunungan Bukit Gumang, Bukit Nyuh Tebel dan Bukit Tenganan saat ini cendrung menjadi hama yang meresahkan petani dan warga utamanya di Desa Tenganan dan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.