Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gempa Rusak Puluhan Bangunan

Bali Tribune/BERSERAK - Bencana gempa membuat genteng gedung sekolah nampak berserakan di SMPN 2 Ungasan, Selasa (16/7) kemarin.
balitribune.co.id | Mangupura - Gempa bumi berkekuatan 6,00 magnitudo yang menggoyang Bali, Selasa (16/7) kemarin, menyebabkan puluhan bangunan rusak di Kabupaten Badung. Kerusakan terparah dan terbanyak terjadi di wilayah Badung Selatan. Syukurnya gempa tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kerasnya getaran sempat membuat warga panik.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung mencatat total ada 36 titik kerusakan yang sudah terdata sampai pukul 17. 00 Wita kemarin. Kerusakan ini tersebar di seluruh wilayah Badung. Meliputi, 24 bangunan rusak di Kecamatan Kuta Selatan, 6 di Kuta, 3 di Kuta Utara, 2 di Abiansemal dan 1 di Mengwi. Sementara laporan dari Kecamatan Petang, hingga sore kemarin masih nihil. 
 
Pun demikian, menurut pihak BPBD Badung tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan kembali bertambah seiring masuknya sejumlah laporan bangunan rusak dari masyarakat.
 
“Sampai sore ini (kemarin) total 36 titik terdampak gempa,” ungkap Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Badung dr Ermy Setiari, Selasa (16/7) kemarin.
 
Menurutnya kerusakan terbanyak memang terjadi di wilayah Kuta Selatan. Pihaknya sendiri masih terus melakukan pendataan. “Masih terus kita data, termasuk laporan dari masyarakat kita rekap dan data,” katanya.
 
Pihaknya mengimbau seluruh aparat baik dari tingkat kecamatan sampai desa dan kaling turut serta membantu dalam melaporkan kerusakan yang terjadi di wilayahnya masing-masing. “Kami minta seluruh aparat dibawah segera melaporkan apabila ada kerusakan yang terjadi akibat gempa di wilayahnya masing-masing,” pinta Ermy.
 
Sejauh ini, pihaknya mengaku belum bisa mentotal kerugian akibat gempa ini. Pasalnya, proses pendataan masih berlangsung. “Masih didata. Yang jelas tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
 
Sementara dari informasi yang dihimpun koran ini, kerusakan yang cukup parah terjadi di sejumlah sekolah di Kuta Selatan seperti, SDN 1 Ungasan, SMPN 2 Ungasan dan SDN 11 Jimbaran. Genteng dan plafon gedung sekolah ini jatuh berhamburan ke tanah. Beruntung para siswa dan guru tidak terkena ‘hujan’ genteng. 
 
Kerusakan juga terjadi pada Kantor Camat Kuta Selatan. Beberapa bagian plafon gedung ini ambrol. Kerusakan juga terjadi pada gapuran ITDC Nusa Dua, dimana bagian atasnya jatuh.
wartawan
I Made Darna
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.