Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gempa Susulan Masih Terjadi, Empat Orang Luka

Bali Tribune / PASIEN - Guncangan gempa ini membuat seluruh pasien di RSUD Karangasem, kembali harus dievakuasi keluar dan dirawat di selasar rumah sakit.

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini guncangan gempa susulan masih terjadi dan dirasakan oleh warga di Kabupaten Karangasem. Gempa susulan cukup keras dengan magnitudo 4.5 skala richter dirasakan di Karangasem pada Rabu sekitar pukul 15.39 Wita. Guncangan gempa ini membuat seluruh pasien di RSUD Karangasem, kembali harus dievakuasi keluar dan dirawat di selasar rumah sakit.

Malam harinya setelah gempa susulan tidak terjadi lagi, seluruh pasien kembali diarahkan untuk dirawat di dalam ruang bangsal satu lantai yang ada di RSUD Karangasem. Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, dr. I Komang Wirya kepada media ini menyampaikan, pihaknya pada malam hari dengan pertimbangan kondisi kesehatan pasien dan antisipasi hujan, mengarahkan kembali seluruh pasien untuk dirawat di dalam Bangsal.

“Ada sebanyak lima bangsal satu lantai yang kita miliki, dan semua pasien kita rawat disana. Jumlah bed sangat mencukupi,” ujarnya.

Melihat gempa susulan yang terus terjadi, bahkan saat ini sudah lebih dari 65 kali terjadi, pihaknya juga telah melakukan evaluasi guna menentukan langkah cepat, tepat dan aman bagi pasien termasuk menentukan kemana seluruh pasien harus dievakuasi.

Sementara itu, pasca guncangan gempa dengan magnitudo 5.2 Skala Richter, hingga saat ini BPBD Karangasem masih terus melakukan pendataan dan asesmen korban luka dan jumlah kerusakan bangunan yang terjadi akibat guncangan gempa.  

Saat ini tercatat ada sebanyak empat orang warga yang mengalami luka akibat terkena runtuhan genteng ketika keluar meenyelamatkan dir. Dua orang korban berada di Kelurahan Subagan, satu orang korban luka berada di Desa Macang, dan satu orang korban berada di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu.

Berdasarkan data terakhir BPBD Karangasem, jumlah total bangunan di Kabupaten Karangasem yang rusak akibat guncangan gempa sebanyak 103 unit, yang terdiri dari 63 rumah rusak ringan, 6 rumah rusak sedang, 24 bangunan pura dan dua bangunan sekolah.

Rentetan gempa susulan yang masih terjadi hingga saat ini juga membuat sejumlah sekolah di Kabupaten Karangasem memilih untuk meliburkan siswanya dengan melaksanakan kegiatan atau pembelajaran secara Daring.

Ni Ketut Kartini, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Macang, Bebandem, kepada media ini menyampaikan, kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa dan cukup rawan, juga menjadi alasan pembelajaran secara Daring. Disamping itu orang tua siswa juga masih khawatir karena gempa susulan masih sering terjadi.

“Karena kondisi masih terus terjadi gempa  dan orang tua siswa juga khawatir, akhirnya kami ambil kebijakan untuk belajar secara Daring. Dan ini juga sudah kami laporkan dan diizinkan oleh Pengawas,” sebutnya.

wartawan
AGS
Category

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.