Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Generasi Millennial Diharapkan Tertib Berlalulintas

Bali Tribune/AKP Ni Putu Anne Parwisti, SH., MS.i (kiri) saat bersama - sama mendeklarasikan generasi millennial tertib berlalulintas

BALI TRIBUNE, Denpasar - Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Karangasem melaksanakan rangkaian kegiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF) dengan tema "Mewujudkan Millenial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang" di Lapangan Disdikpora Jalan Veteran Karangasem, Minggu (3/2) pagi kemarin.  Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Putu Anne Parwisti, SH., MS.i menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kepada generasi muda terhadap keselamatan lalu lintas, mengingat tingginya angka kecelakaan dialami oleh para generasi millennial. "Tingginya kecelakaan lalu lintas bagi siswa karena mereka bersekolah menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi. Banyak terjadi kecelakaan akibat tidak mematuhi tata tertib berlalulintas," ungkapnya. Mantan Kasat Lantas Polres Badung ini berharap, dengan adanya Millennial Road Safety Festival ini dapat menyadarkan para generasi millennial untuk menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dengan tertib berlalulintas. "Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kaum milinneal sebagai generasi penerus  bangsa  dapat tertib dan taat akan peraturan berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka terjadinya kecelakaan lalu lintas dan tingkat fatalitas kecelakaan pada kaum milineal," imbuhnya. Imbauan Polwan dengan pangkat balok tiga di pundaknya ini bukan tanpa alasan. Sebab, jumlah pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Karangasem yang dilakukan oleh kaum millennial sangat tinggi. Selama tahun 2018, terjadi 5500 pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Karangasem. Dari jumlah tersebut, 671 pelanggaran dilakukan oleh pengendara yang berusia kurang dari 17 tahun, 1997 pelanggaran oleh pengendara berusia 17 - 27 tahun dan 2345 pengendara yang berusia 28 - 50 tahun. Tidak hanya pelanggaran. Jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang dialami oleh kaum millennial juga sangat tinggi. Dari total kecelakaan selama tahun 2018, sebanyak 44 orang yang berusia 11 - 15 tahun, 152 orang berusia 17 - 30 tahun, 95 berusia 31 - 40 tahun dan sisanya berusia di atas 40 tahun. "Ya, jumlahnya tinggi dilihat dari faktor usia. Baik pelanggaran, maupun kecelakaan kaum millennial di Karangasem sangat tinggi," tuturnya. Kaitannya kaum millennial dengan Millennial Road Safety Festival adalah suatu gerakan nasional dengan agenda sosialisasi tertib lalu lintas dan juga bertujuan untuk menggelorakan rasa persatuan dan kesatuan generasi muda bangsa. Dengan banyaknya angka laka lantas yang berenggut korban jiwa, yang mana pemerintah juga telah berupaya meminimalisir laka tersebut dengan dibangunnya infrastruktur berupa jalan yang luas dan lebar sehingga angka laka lantas dapat menurun. Namun faktor lain yang menyebabkan terjadinya laka lantas ialah dari faktor individu. Laka lantas dengan korban jiwa didominasi dari generasi yang berumur 19 - 30 tahun. Dan kebanyakan dari korban tersebut tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM)," pungkasnya. (ray)

wartawan
Redaksi
Category

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.