Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Geng Gendam Lintas Provinsi Digulung

Bali Tribune / DITANGKAP – Geng gendam lintas provinsi dibekuk anggota Satreskrim Polresta Denpasar. Tampak Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas menunjukkan sejumlah barang bukti milik pelaku.

balitribune.co.id | Denpasar - Geng gendam lintas provinsi yang terdiri dari R. Suryo Kirono Triatmojo, Bram Setiawan, Tri Haryono dan Melya Marwati berhasil digulung anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar. Kelompok yang sudah 3 tahun beraksi di Bali ini dalam beraksi menyamar sebagai pegawai bank, yaitu BCA, BNI, Mandiri dan BRI.

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, para pelaku dalam melancarkan aksinya menjanjikan korban bisa menggandakan uang. Pelaku menawarkan dolar dengan nilai dua kali lipat.

Keempat pelaku saat beraksi memilih lokasi secara acak. Korban yang didasarkan rata-rata berusia di atas 50 tahun ke atas. Saat menemukan calon korban, salah satu pelaku mendekat dan menawarkan bisa membantu menggandakan jumlah uang dengan cara ditukarkan dengan dolar.

Untuk meyakinkan korban, salah satu pelaku menyamar jadi karyawan bank swasta lengkap dengan ID card palsu. Selain uang, para pelaku juga menggasak barang perhiasan emas milik korban.

"Korban lalu diantar pakai mobil untuk mengambil uang. Setelah itu mereka berpura-pura membeli buah. Saat itulah korban ditinggal pelaku setelah korban menyerahkan uang," ungkap Kapolresta Denpasar, Senin (28/3).

Terungkapnya geng ini setelah polisi menerima laporan dari empat orang korban, yaitu Made Wahyu Antari (76) terjadi pada Rabu (27/10/2021), Handry Dundung (53) terjadi pada Kamis (23/9/2021), Agatha Fusanto (70) pada Selasa (15/2) dan terbaru dilaporkan oleh Nyoman Meriasih (59) terjadi di Jalan Gurita 1 Denpasar, Selasa (22/3).

Dalam laporan Meriasih, para pelaku beraksi dengan memantau lebih dahulu korban yang saat itu hendak mengambil uang di BCA Sudirman. Lantaran tidak jadi mengambil uang, Meriasih lantas ingin pulang. Tetapi dia dicegat dan ditanyai oleh Suryo Kirono.

"Pelaku Kirono ini berperan menghampiri korban, mula-mula dia ajak berbicara basa-basi seperti menanyakan alamat atau jalan," tutur Bambang Pamungkas.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyidikan. Polisi mendapat informasi terkait yang diduga pelaku berada di sekitar Jalan Ahmad Yani Utara Denpasar, Kamis (24/3).

Dengan adanya informasi tersebut Team Resmob Polresta menuju alamat tersebut dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti dari tangan pelaku diamankan barang bukti uang tunai Rp297 juta. Selain barang bukti berupa uang, polisi juga mengamankan ID card palsu, uang dollar Brazil serta mobil rental.

Kepada polisi, para pelaku mengaku sudah beraksi di 17 TKP lintas provinsi, yaitu di daerah Malang, Jawa Timur pada 2010 dan 2015. Tiga TKP di Jakarta Selatan dan sekali di Jakarta Barat periode 2018 hingga 2019. Padang Bukit Tinggi, Sumatra Barat dan Solo, Jawa Tengah pada 2020.

Sementara di Bali, khususnya Denpasar beraksi sebanyak sembilan kali dimulai sejak tiga tahun lalu. Kelompok ini ke Bali khusus melakukan kejahatan. Sistemnya pulang pergi, ketika berhasil mereka cari lokasi lain, nanti jika ingin beraksi baru ke Bali lagi, mereka beralasan motif dari aksinya karena kebutuhan ekonomi.

"Total dari aksi mereka ini, berhasil meraup lebih dari Rp1 miliar. Hasilnya dibagi rata, kecuali sopir yang lebih sedikit 10 persen. Ternyata perbuatan ini diprakarsai oleh orang bernama Thamrin. Namun Thamrin sendiri telah meninggal dunia,” ucap AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Mereka yang awalnya tak saling kenal pun dipertemukan di daerah Jakarta dan mulai menipu sejak 2002. Aksi mereka sempat berhenti selama beberapa tahun karena Thamrin sudah meninggal, tetapi mulai lagi pada 2015.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 378  KUHP dan atau Pasal 372 KUHP  tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

wartawan
RAY
Category

Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi: Selamat HPN 2026 dan HUT ke-22 Harian Bali Tribune

balitribune.co.id | Negara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia, sekaligus Selamat Hari Ulang Tahun ke-22 Harian Bali Tribune.

Baca Selengkapnya icon click

Happy 22nd Anniversary, Bali Tribune!

balitribune.co.id | Merayakan hari jadi yang ke-22 pada Senin, 9 Februari 2026, surat kabar Harian Bali Tribune berdiri di sebuah persimpangan zaman yang krusial. Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah institusi pers untuk tetap konsisten terbit dan mewartakan dinamika Pulau Dewata sejak awal tahun 2004. Namun, di balik perayaan ini, terbentang tantangan besar yang memaksa industri media untuk terus berevolusi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Etalase Khusus Arak Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Area Duty Free dan outlet-outlet UMKM di terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2). Koster memastikan bahwa produk UMKM Bali termasuk Arak Bali mendapatkan tempat pada outlet-outlet yang dikelola oleh Angkasa Pura Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Baca Selengkapnya icon click

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.