Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gianyar Diguyur Hujan Secara Marathon, Warga Tingkatkan Kewaspadaan

bencana
Bali Tribune/BENCANA - Sejumlah bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar, Selasa (24/2/2026).

balitribune.co.id I Gianyar - Hujan mengguyur wilayah Gianyar secara marathon dalam sepekan ini, bencanapun menyelimuti. Warga Gianyar meningkatkan kewaspadaannya, sehingga luput dari beberapa bencana yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. 

Laporan bencana mulai menyambung ke BPBD Gianyar sejak, Senin malam (23/2/2026). Laporan bencana semakin menumpuk sejak selasa pagi yang didominasi pohon tumbang yang disertai jaringan listrik hingga senderan longsor. 

Bencana tanah longsor yang merusak dapur rumah warga di Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Gianyar, pada Selasa (24/2/2026) pagi mengawali laporan masuk ke BPBD Gianyar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wita dan menimpa rumah milik I Ketut Nanda Putra (28). Longsor mengakibatkan bagian dapur rumah korban jebol setelah tanah di sisi barat dapur tidak mampu menahan tekanan akibat curah hujan yang tinggi.

Berdasarkan keterangan saksi, Ni Kadek Dewi Darmanti (26), saat kejadian dirinya sedang memasak di dapur dan tiba-tiba mendengar suara gemuruh. Ia kemudian bersama korban mengecek sumber suara tersebut dan mendapati dapur bagian barat telah longsor dan jebol.

Selain itu, saksi lainnya, I Made Suk (54), juga membenarkan kejadian tersebut. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp60.000.000 (enam puluh juta rupiah). Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena pemilik sudah waspada lebih awal.

Selanjutnya, pohon tumbang jenis cempaka terjadi di Jalan Raya Payogan, tepatnya di sebelah barat Jembatan Payogan menuju Keliki, Tegalalang. Pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang dan melintang menutup badan jalan, sehingga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Keliki Tegalalang menuju Payogan maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan.

 

Pohon kelapa lainnya tumbang dan menghantam sebuah rumah warga terjadi di Banjar Mulung, Desa Sumita, Gianyar. Pemilik rumah, yang diketahui tengah dalam kondisi sakit, beruntung masih bisa menyelamatkan diri. Warga sekitar pun mendekat, memastikan semua anggota keluarga selamat.

 

Saat tim masih melakukan penanganan di sana, tak berselang lama informasi bencana kembali masuk. Kali ini terjadi di kawasan Siyut, Desa Tulikup, Gianyar. Sebatang pohon tumbang melintang di jalan, menutup akses warga. Dalam hujan yang masih mengguyur, petugas berjibaku memotong batang pohon dan membersihkan serta memastikan jalur lalu lintas di lokasi itu bisa kembali normal.

 

Candi Bentar Agung di Pura Kayangan Dalem Kauh, Desa Adat Saba, Blahbatuh juga

dilaporkan roboh dan menimpa satu pelinggih peremenak/togog. Lanjut sebuah bangunan Milik

Yoga Bar di Br Tebesaya, Peliatan, Ubud dilaporkan rusak parah karena senderan jebol .

Kejadian ini menutupi akses jalan ke SD 2 Peliatan.

 

Bencana mencolok di terjadi di Pura Kelembu di areal Pura Taman Pule, Mas, Ubud. Akibat

senderan jebol, sejumlah bangunan pura meliputi Bale Piyasan, bale penyimpenan, Bale gong

dan penyengker pura. Kerugian materiial diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

 

Dari banyaknya laporan bencana ini, hingga kini belum ada laporan korban, baik luka-luka

maupun korban jiwa. Hal ini menjadi atensi petugas BOBD kqrena jauh-jauh hari sangar gencar

melaksanakan sosialisasi kebencanaan. " Syukur, sampai saat ini belum ada lappran korban luka-

luka maupuan korban jiwa. Ini menandakan kewaspadaan masyarakat meningkat di saat musim

ektrem terjadi. Masyarakat juga menghindari tempat-tempat yang berpotensi terjadi bencana,"

ungkapKabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta.

 

Diakuinya selama ini pihaknya mengintensifkan kegiatan sosialisasi untuk peningkatan

pemahaman serta sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mengintegrasikan adaptasi

perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, dan pencapaian Sustainable Development Goals.

Disebutkan, perubahan iklim saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain peningkatan

suhu global, perubahan pola curah hujan, serta semakin seringnya terjadi fenomena cuaca

ekstrem yang mengancam keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat. " Risiko bencana

yang belakangan terjadi di wilayah desa, seperti banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya, telah

memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.

Seiring meningkatnya kewaspadaan masyarakat adalah kunci utama pengurangan risiko

bencana, tandasnya.

 

wartawan
ATA
Category

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click

TVRI Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Program Nonton Bareng Bola Gembira

balitribune.co.id | Jakarta - Antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi kian terasa di berbagai penjuru Indonesia. Menjawab antusiasme tersebut, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 siap menghadirkan euforia dari pesta sepak bola terbesar ini ke seluruh lapisan masyarakat melalui kampanye Bola Gembira.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.