Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Giat Disperindag Provinsi Bali Cegar Penyebaran Corona, Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer di Sibang Kaja

Bali Tribune/ Kegiatan pelatihan membuat hand sanitizer secara virtual di Sibang Kaja.
Balitribune.co.id | Badung -  Berbagai upaya untuk mencegah merebaknya wabah corona terus dilakukan pemerintah Provinsi Bali. Seperti halnya menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer kepada pelaku UMKM.
 
Kegiatan yang dimonitori Disperindag Provinsi Bali, kali ini dilakukan di Desa Sibang Kaja Kecamatan Abiansemal di Kantor Desa Sibang Kaja, Senin (3/8). Pelatihan tersebut berlangsung secara virtual zoom yang diikuti puluhan pelaku UMKM di Desa Sibang Kaja. 
 
Kasi Industri dan Aneka Kerajinan Disperindag Provinsi Bali, Ida Ayu Made Tantri Ardani mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan yang dikonsentrasi untuk penanggulangan Covid-19, salah satunya pembuatan masker dan hand sanitizer. Ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan kepada pelaku UMKM karena terdampak Covid-19. 
 
"Jadi nantinya para pelaku UMKM bisa menambah ilmunya untuk membuat hand sanitizer karena salah satu protokol kesehatan kita adalah menggunakan masker dan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, paling ndak kebutuhan hand sanitizer dapat dipenuhi oleh UMKM UMKM yang ada di Badung," kata Ida Ayu Tantri Ardani.
 
Dengan mendapatkan ilmu pengetahuan pada hari ini, sehingga diharapkan para pelaku UMKM dapat membuat hand sanitizer sendiri dengan mandiri. Selanjutnya akan ada pendampingan sampai mendapatkan ijin  UMK. 
 
"Berharap dari pelatihan hari ini bisa membuat hand sanitizer mandiri dan sampai mendapatkan ijin UMK, setelah itu bisa menjual hasil buatan hand sanitizer itu sendiri," ujarnya.
 
Pelatihan secara virtual ini mengambil tempat di balai Kantor Desa Sibang Kaja. Namun pada kegiatan ini, beberapa pelaku UMKM yang lainnya mengikuti pelatihan tersebut di rumah masing-masing guna menghindari jumlah berkumpul.
 
Disampaikannya pembuatan hand sanitizer bisa dibuat mandiri dengan bahan herbal. Seperti tanaman dari lidah buaya dicampur dengan alkohol yang terbuat dari arak Bali. "Jadi hari ini pembukaannya, besok langsung praktek dan Jumat penutupannya, maka hari ini kita melatih dulu dengan memberikan materi yang dibawakan oleh narasumber itu sendiri," demikian Ida Ayu Tantri Ardani.
 
Sementara, Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menerangkan bahwa pelatihan ini sangat tepat dikaitkan dengan situasi masyarakat saat ini, dimana kebutuhan hand sanitizer merupakan kebutuhan mutlak dari turunan protokol kesehatan. Dirijya sependapat lebih baik bila memproduksi di desa sendiri, karena satu sisi dapat menambah wawasan dan kemampuan masyarakat, kedua membuka peluang kerja dan ketiga membudayakan pola hidup sehat.
 
"Jadi kita bisa memproduksi, menggunakan, menjual, sehingga pendapatan masyarakat disaat pandemi ini bisa meningkat, dan pelatihan seperti ini perlu digali diwilayah kami karena di wilayah Kecamatan Abiansemal memiliki berbagai potensi yang perlu diolah, apalagi wilayah kami cocok ditanam tanaman herbal yang bisa diolah menjadi suatu usaha kerakyatan," terang Mas Arimbawa.
 
Menyoal bahan yang digunakan alkohol dari arak Bali, sekiranya dapat memperdayakan pedagang arak dalam menyediakan bahan pembuatan hand sanitizer itu sendiri. Sehingga kesan arak selama ini yang negatif itu bisa digeser ke arah Positif serta berguna untuk kesehatan dan bukan mengganggu kesehatan.
wartawan
I Made Darna
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.