Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

GIIAS Semarang 2023, Penjualan Suzuki Melebihi Target

Bali Tribune / Mobil Suzuki tipe Hybrid banyak diminati di GIIAS Semarang 2023.

balitribune.co.id | PAMERAN otomotif Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2023 yang kedua kalinya di Semarang ditutup dengan sukses. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) umumkan hasil penjualan yang melampaui target yaitu sebesar 182 SPK atau 46 persen lebih besar dari target penjualan yang telah ditentukan sebelumnya.

Bekerja sama dengan PT Sejahtera Sunindo Trada (SST) selaku dealer utama di Semarang, Suzuki menghadirkan booth dengan konsep “Hybrid World” yang mampu menarik lebih dari empat ribu pengunjung. Randy Murdoko, Asst to Dept Head 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan bahwa penjualan Suzuki sangat cemerlang pada GIIAS Semarang 2023 kali ini.

“Penjualan Suzuki mengalami peningkatan sebesar 243 persen jika dibandingkan pada penjualan GIIAS Semarang tahun sebelumnya,” kata dia.

“Kami yakin pameran otomotif seperti ini memang menjadi ajang yang paling tepat bagi brand untuk memperkenalkan keunggulan teknologi mobilnya,” kata dia.

“Menilik kebutuhan masyarakat Semarang, pada ajang GIIAS Semarang 2023 ini, kami fokus memberi promo pada kendaraan hybrid seperti New XL7, All New Ertiga dan Grand Vitara,” tambah Randy.

Untuk diketahui, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Semarang mencapai lebih dari 1,65 juta jiwa, di mana dominan profesinya di bidang perdagangan, logistik, dan manufaktur. Kondisi ini yang turut mendorong kebutuhan masyarakat akan kendaraan logistik yang mampu mendukung aktivitas niaga sehari-hari.

All New Carry yang didesain menjadi kendaraan komersial unggulan Suzuki andalan para pelaku usaha tanah air menyumbang hasil penjualan yang positif dengan kontribusi sebesar 52 persen.

Booth pameran, Suzuki mengusung tema Hybrid World dengan display tiga kendaraan hybrid unggulannya yaitu New XL7 Hybrid, All New Ertiga Hybrid, dan Grand Vitara.

New XL-7 Hybrid jadi daya tarik terkuat pada kategori kendaraan passenger dengan penjualan sebesar 24 persen dari total penjualan Suzuki di GIIAS Semarang 2023.

Pada kategori kendaraan passenger, All New Ertiga Hybrid menyusul dengan total penjualan 14 persen dan diikuti pula oleh model lainnya seperti S-Presso, Grand Vitara, Baleno, dan Ignis.

Ke depannya, Suzuki terus berupaya memenuhi kebutuhan pasar melalui kendaraan dengan fitur dan teknologi canggih dengan harga yang kompetitif serta layanan aftersales yang menjanjikan.

Di GIIAS Semarang 2023, Suzuki berhasil melampaui target penjualan maupun pengunjung booth, Suzuki sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. Pencapaian ini menjadi semangat baru bagi Suzuki untuk terus berinovasi di industri otomotif Indonesia.

“Terima kasih atas sambutan baik dari masyarakat Jawa Tengah, khususnya Semarang, terhadap kehadiran Suzuki di ajang GIIAS Semarang 2023,” kata Randy.

“Kami berharap pencapaian penjualan ini dapat berdampak positif dan memberikan kesegaran bagi pasar otomotif di Indonesia khususnya di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya.

wartawan
HEN
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.