Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gili Eco Trust Apresiasi KFC Peduli Lingkungan

Bali Tribune/ CAMPURAN - Delphine Robbe saat memperlihatkan campuran pembuatan batako dari pecahan kaca.
balitribune.co.id | Mataram - Salah satu aksi sosial PT. Fast Food Tbk (KFC) yang peduli lingkungan dengan membersihkan sampah di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat apresiasi siasi dari Gili Eco Trust. Gili Eco Trust adalah organisasi non-pemerintah yang fokus terhadap lingkungan di Pulau Gili Trawangan. Apalagi Gili Trawangan yang merupakan salah satu daerah tujuan wisatawan di NTB mengakibatkan tumpukan sampah kian melambung.
 
Pegiat Gili Eco Trust, Delphine Robbe menyambut gembira Tim KFC Indonesia bersama komunitas 1000 Guru dan Divers Clean Action membersihkan sampah di Sungai Jangkuk Mataram, serta pesisir dan di bawah laut Gili Trawangan pada puncak peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI, 17 Agustus lalu. Bahkan, wanita asal Prancis itu mengajak rombongan KFC Indonesia untuk melihat kondisi tempat pembuangan akhir di Gili Trawangan.Timbunan sampah tampak menumpuk tinggi. "Kegiatan semacam ini bagus sekali. Tapi dukungan Pemda disini untuk peduli sampah, terlebih sampah plastik masih kurang. Semoga Pak Gubernur yang baru ini bisa seperti Gubernur Bali yang membuat Perda untuk mengurangi penggunaan sampah plastik," imbuhnya.
 
Dikatakan Delphine, volume sampah di Gili Trawangan setiap hari yang masuk ke tempat pembuangan akhir mencapai 8 ton per hari. Namun jumlah volume sampah sebanyak itu terjadi pada saat wisatawan sepi. "Tetapi kalau pada musim ramai wisatawan, seperti bulan Juli, Agustus dan September, itu bisa 15 ton sampah per hari," tuturnya.
 
Sehingga ia berharap banyak pihak yang mau peduli dengan masalah sampah, terutama sampah plastik. Ia bahkan mengatakan, makan pokok ikan - ikan di laut bukan lagi planton tetapi sampah plastik. "Ikan sudah tidak makan planton lagi, tetapi plastik.
 
Jadi, saya tidak makan ikan. Saya hanya makan daging ayam saja. Semoga masyarakat sadar dan perduli dengan sampah plastik seperti ini (KFC - red). Saya yang masih status sebagai orang asing peduli dengan sampah. Karena di negara kami, masalah sampah sudah menjadi tugas kami. Saya tidak tau yang disini," ujarnya. 
 
Saat mengajak rombongan KFC Indonesia melihat tumpukan sampah, Delphine menjelaskan bahwa mengatasi permasalahan sampah dapat melalui proses daur ulang. Ia mencontohkan sampah organik bisa langsung digiling untuk dibuat menjadi pupuk. Begitu juga dengan sampah anorganik yang dimasukkan dalam conveyor. Semua yang daur ulang bisa dipisah sesuai kategori. Terakhir, ia mengajak rombongan mampir ke rumahnya melihat batako yang terbuat dari campuran pecahan kaca yang diolah dari sampah. Pecahan kaca yang dihancurkan hingga menjadi batako cukup dicampurkan dengan semen, pasir dan ditambah sedikit lem kemudian dicetak menjadi batako. "Hasilnya, batako lebih berat dan kuat. Dinding rumah saya semuanya terbuat dari batako ini. Gempa tahun kemarin, rumah saya tidak apa - apa," ungkapnya.
 
Sementara National Account Manager PT. AIBM, Eva Ully Mariska mengatakan, kunjungan singkat tersebut semakin menyadarkan dirinya bahwa masalah sampah plastik sudah menjadi salah satu issue yang menghawatirkan. Jika tidak segera melakukan tindakan yang nyata, maka prediksi di tahun 2030 lautan akan dipenuhi oleh lebih banyak sampah daripada ikan. Dan bahkan, akan mungkin terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan sebelum tahun 2030. "Oleh karena itu, saya sangat mendukung kegiatan CSR KFC, untuk menyebarkan pengetahuan mengenai cara memilah, dan mendaur ulang sampah. Karena saya percaya dengan memberikan edukasi kepada anak-anak usia sekolah, maka kita bisa menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan tempat tinggal kita masing masing. Saya berharap kita semua bisa berpartisipasi aktif di dalam mengurangi sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai," harapnya. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Kawasan Suci Pantai Klotok Segera Ditata

balitribune.co.id I Semarapura -  Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan proyek penataan kawasan Pantai Watu Klotok mulai dieksekusi tahun ini. Proyek yang sempat tertunda pada 2023 akibat kendala anggaran tersebut, kini memasuki tahap tinjauan perencanaan (review design) dengan fokus utama pada area pemelastian dan fasilitas parkir.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempitkan Alur Sungai, Lima Pemilik Bangunan Dipanggil Satpol PP

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil paksa lima pemilik lahan di kawasan Jalan Kunti II, Seminyak, atas dugaan pelanggaran penyempitan alur sungai. Tindakan ilegal tersebut dituding menjadi pemicu utama banjir serta terhambatnya proses inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).

Baca Selengkapnya icon click

Unik, Perayaan Cap Go Meh Bertepatan dengan Purnama Kesanga

balitribune.co.id I Kuta - Perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung khidmat di Bali, Selasa (3/3/2026). Suasana religius terasa kian kental lantaran puncak hari ke-15 Imlek ini bertepatan dengan hari suci Purnama Kesanga bagi umat Hindu di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Lebaran, Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI

balitribune.co.id I Denpasar -  Layanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H terus diburu masyarakat. Pada Rabu (3/3/2026), layanan ritel BI yang digelar di Masjid Baitul Mukminin BKDI Bali, kawasan Panjer, Denpasar, tampak dipadati warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran da

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Rp 68 Miliar di 2026

balitribune.co..id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Sebagai bentuk komitmen, anggaran sebesar Rp 68 miliar telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 untuk perbaikan jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.