Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Giliran Artis Bollywood Garap Video Klip di Bali

Bali Tribune/ Ashwin Maharaj bersama artis Bollywood saat di Seminyak, Kuta.
balitribune.co.id | Mangupura -  Bukan hal baru jika alam Bali dijadikan lokasi syuting. Tidak hanya untuk perfileman di tanah air tetapi juga bagi mancanegara kerap mengambil alam Bali untuk syuting video klip atapun periklanan. Kali ini giliran sejumlah artis Bollywood yang betencana untuk syuting di Bali.
 
Menurut Executive Producer, Ashwin Maharaj, mengatakan sangat tertarik sejak lama untuk bisa melakukan syuting video klip di Bali.
 
Rencananya rumah produksinya yang bernama Sufiyana Production House dari India ini menggarap video klip di Bali untuk empat buah lagu India yang akan dirilisnya. 
 
"Banyak orang sudah tahu Bali, pulau eksotik yang memiliki kultur yang unik, alam yang indah dan estetika tinggi. Orang India juga banyak berlibur ke sini. Itulah yang menjadi alasan kami untuk melakukan syuting video klip di Bali," ungkapnya di Seminyak Kuta, kemarin.
 
Dari empat lagu tersebut, salah satunya yang berjudul "Tere Jism Ko" sudah rampung digarap sebulan lalu dengan mengambil lokasi syuting di Pantai Dreamland, Kuta Selatan. Lagu yang bernuansa remix ini dinyanyikan oleh DJ Sheizwood dan didukung seorang model cantik, Sufi Sayyad.
 
DJ Sheizwood yang dikenal sebagai DJ sekaligus penyanyi di Mumbai, India ini mengaku sangat senang bisa melakukan syuting video klip di Bali. 
 
"Kami ingin memberikan warna berbeda pada lagu ini. Jika melakukan syuting di dalam negeri (India) mungkin kesannya biasa saja, maka dengan syuting di Bali akan menjadi beda dan membuat orang penasaran," ujar DJ Sheizwood didampingi videografer, Nira Suarez.
 
Menariknya lagi, kata DJ Sheizwood, penggarapan video klip dengan mengambil gambar di Bali ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh pemilik rumah produksi India. "Kami merupakan satu-satunya rumah produksi musik Bollywood yang melakukan syuting di Bali," imbuhnya.
 
Ditambahkannya, lagu "Tere Jism Ko" mengisahkan tentang percintaan dan keindahan seorang wanita. Lagu ini telah meramaikan blantika musik Bollywood dan diputar di radio-radio India, sedangkan tiga lagu lainnya yang segera dirilis, yakni Chalte Chalte (remake), Hook & Crook dan Sajna Ve Sajna.
 
"Pengambilan gambar akan kami lakukan di beberapa tempat, di antaranya Seminyak dan Sanur, serta dibantu sumber daya manusia (SDM) lokasi sebagai latar belakang atau penari," tandasnya. (u)
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Frank & co. Hadirkan Gerai ke-53 di Mal Bali Galeria dengan Konsep Terbaru

balitribune.co.id | Mangupura - Frank & co., luxury jewellery brand terkemuka di Indonesia yang berada dibawah naungan Central Mega Kencana (CMK) membuka gerai ke-53 di Mal Bali Galeria, Kuta Kabupaten Badung, Jumat (1/8). Gerai ini hadir dengan konsep baru yang mengedepankan kemewahan, keanggunan klasik, dan kenyamanan maksimal.

Baca Selengkapnya icon click

Barong Brutuk Terunyan Diusulkan Jadi WBTB

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli tahun ini mengusulkan satu unsur budaya untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda (WBTB) Indonesia. Adapun yang diajukan adalah tarian Barong Brutuk,  Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Akhir 2025 TPA Suwung Tutup Permanen, Mulai 1 Agustus Tidak Terima Sampah Organik

balitribune.co.id | Denpasar - Terhitung mulai 1 Agustus 2025, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung tidak lagi menerima kiriman sampah organik. Selanjutnya, TPA seluas 32,4 hektare ini akan ditutup secara permanen pada akhir Desember 2025. Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam siaran pers pada Rabu (30/7).

Baca Selengkapnya icon click

Menjaga Warisan Budaya Dunia Jatiluwih

balitribune.co.id | Dalam beberapa tahun belakangan ini, eksistensi Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia terus menjadi perbincangan dari berbagai kalangan karena ditengarai  adanya pembangunan fisik yang semakin masif. Pesatnya pembangunan tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Jatiluwih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.