Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Giliran Pretima Pura Sakenan Blahbatuh, Digondol Maling

Bali Tribune / OLAH TKP - Petugas saat melakukan olah TKP

balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pencurian dengan menyasar pura di Gianyar rupanya terus berlanjut. Setelah Pura Gunung Sari Celuk, Buruan, Minggu (3/1) giliran Pura Sakenan di Banjar Tengah Desa Blahbatuh didapati telah diobok-obok pencuri. Kali ini, pelakunya berhasil menggondol dua pretima pura berikut sejumlah perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah.

Pemangku Pura Sakenan, Gusti Mangku Nyoman Raka (60) terlihat tercengang saat aparat kepolisian berdatangan untuk melakukan oleh TKP di pura yang diempon oleh Subak tersebut. Dirinya tidak menyangka pura tempatnya ngayah itu kini jadi korban pelaku pencurian. Padahal hari Minggu siang, saat dirinya memasang kabel, tak  terbesit dalam pikiran jika pura itu telah diobok-obok. Dirinya baru tersadar ketika hendak memasang penerangan di Gedong Penyimpenan ( Palinggih tempat menyimpan Pretima).

Dihadapan aparat polisi, Gusti Mangku mengungkapkan jika sekitar pukul 11.00, dirinya memasang kabel dan lampu penerangan. Hingga pemasangan di palinggih gedong penyimpenan pratima, dirinya melihat bunga emas tercecer dan berada di luar pintu. Selanjutnya memeriksa sekitar dan dilihatnya gembok pintu gedong penyimpanan dalam keadaan rusak.

“Di Dalam Gedong, saya lihat kain pembungkus pratima dalam keadaan acak-acakan. Atas kejadian ini saya langsung memberitahukan Pekaseh lanjut dlaporkan ke polisi,” ungkapnya.

Berselang beberapa menit kemudian, aparat Polsek Blahbatuh dan Polres Gianyar tiba di lokasi. Tim Inafis Polres Gianyar pun melakukan pemeriksaan terhadap keberadaan pratima yang tersimpan digedong penyimpanan dengan disaksikan oleh pengurus subak. Dari pemeriksaan itu didapati dua patung pretima serta puluhan bunga emas telah raib.  

Dari pendataan sementara, benda sakral yang hilang berupa 2 buah patung rambut sedana dengan prerai / lapisan muka patung rambut sedana yang terbuat dari emas dengan berat 40 gram, 30 buah bunga emas dengan berat secara keseluruhan 45 gram. Secara keseluruhan berat emas yang hilang seberat 85 gram setara Rp 50 juta lebih. Kini, kasus  pencurian ini masih ditangani Polsek Blahbatuh.

“Maaf, kami masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi,” terang Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh, IPTU Ketut Merta yang diminta konfirmasinya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.