Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Giri Prasta ‘Kampanyekan’ Daging Babi Aman Dikonsumsi, Gelar Pesta Makan Babi Guling di Puspem Badung

Bali Tribune/ BABI GULING - Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Sekda Adi Arnawa saat pesta babi guling di Puspem Badung, Jumat (14/2).
balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah marebaknya babi mati mendadak dan isu serangan virus ASF, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menggelar pesta babi guling bersama para pejabat di lingkungan Pemkab Badung di Puspem Badung, Jumat (14/2/2020). Pesta babi guling ini sengaja digelar untuk membantu para peternak yang harga babinya anjlok akibat banyak babi mati mendadak. 
 
Bupati asal Pelaga ini juga memastikan bahwa daging babi aman untuk dikonsumsi. Pasalnya, penyakit yang menyerang babi tidak menular kepada manusia.
 
“Kami ingin tegaskan bahwa daging babi aman untuk dikonsumsi. Jadi, jangan takut mengkonsumsi daging babi,” ungkap Giri Prasta.
 
Ia juga mengimbau masyarakat Badung tidak khawatir memotong babi untuk perayaan Galungan dan Kuningan. Sebab, sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat dan peternak, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran yang salah satunya untuk melestarikan budaya mepatung daging babi menjelang Galungan dan menetapkan harga daging babi hidup antara Rp 25-26 ribu perkilogramnya.
 
“Untuk Galungan mari lestarikan tradisi  mepatung. Walaupun ada babi yang mati, tapi untuk daging babi aman kok,” tegasnya.
Ia pun kedepan akan berupaya memberikan garansi bagi peternak babi yang gagal panen.  Dinas Pertanian dan Pangan telah diminta untuk membuat kajian pembentukan pertenak babi secara koloni. Dengan berternak secara koloni ini, maka pemerintah akan lebih mudah dalam memberikan bantuan. 
 
"Per kelompok 100 orang. Contoh sederhana, satu kelompok mendapat dana Rp100 M, Rp500 juta bibit dan sisanya untuk pakan. Nah, dari seratus orang itu, per hari bisa kerja 10 orang, sehingga mereka giliran tiap lima hari sekali. Sisanya mereka bisa kerja sampingan, kan bagus," katanya.
 
Untuk pemberian asuransi, pihaknya juga tengah memikirkan untuk itu. "Untuk urusan jaminan atau asuransi kami juga tengah menyiapkan, sehingga ada kepastian bagi petani ternak yang ada di Kabupaten Badung," ujarnya.
 
Bila permasalahan-permasalahan ini sudah ada jalan keluar, pihaknya bahkan ingin masyarakat Badung kembali mau memelihara untuk melestarikan dan membudidayakan babi Bali. Pasalnya, babi Bali memiliki keunggulan dari babi jenis lain yang sekarang berkembang di Pulau Dewata.
 
“Kita bahkan ingin babi Bali itu dikembangkan lagi. Babi Bali lebih gurih ketimbang babi lendris atau babi bule. Karena makanan babi sangat mempengaruhi cita rasa daging itu sendiri,” jelasnya.
 
Giri Prasta lantas membanding pakan di antara kedua jenis babi itu. Jika babi bule lebih banyak makan sentrat,  sementara babi Bali lebih banyak makan pakan dari alam, seperti dakdak, dan sisa makanan di rumah yang disebut banyu. 
 
"Di Bali ada babi Bali, atau yang dikenal dengan tatakan banyu. Coba buktikan, babi Bali rasanya lebih enak dan gurih ketimbang babi lendris. Karena kenapa, babi tatakan banyu itu setiap hari diberikan sisa makanan yang sudah diolah. Apapun yang makan itu juga untuk babi," papar mantan Ketua DPRD Badung itu.
 
Mengenai merebaknya isu virus ASF yang menyerang babi, Giri Prasta memastikan semua babi pasti bisa kena virus. "Kalau masalah virus atau penyakit, semua babi bisa terkena, babi Bali maupun lendris. Yang harus dilakukan adalah penanganan dan pemeliharaan yang higenis," tukasnya.
 
wartawan
I Made Darna
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.