Goa Jepang Dihiasi Relief, Kisah Percintaan Jaya Pangus dengan Puteri Kang Cing Wie | Bali Tribune
Diposting : 2 November 2022 07:26
SAM - Bali Tribune
Bali Tribune/PENGERJAAN - Proses pengerjaan penataan Goa Jepang.
balitribune.co.id | Bangli - Sebagi bentuk penjabaran darai visi misi bupati, pada  tahun ini pemerintah daerah lakukan penataan anjungan Penelokan, Kintamani. Tidak tangung-tangung pemerintah gelotorkan anggaran Rp 6 miliar lebih untuk penataan obyek wisata tersebut. Salah satu kegiataan pentaaan anjungan Penelokan menyasar obyek wisata goa peninggalan Jepang. Untuk meperindah goa Jepang, selain di bibir goa di pasang ornamen bali pada celah antara satu goa dengan goa lainya dibuat relief. Adapun relief  menceritakan tentang kisah cinta antara Sri Jaya Pangus dengan Puteri Kang Cing Wie.
 
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Bangli, Komang Putra Ariana mengatakan goa jepang memilki lima buah goa. Dalam penataan pada bibir goa akan dipasang ornamen bali. Sementara celah diantra goa yang satu dengan lainya akan dibuat relief. Untuk relief yang dibangun sebanyak lima bidang, setiap relief  milki ketinggian 3,2 M dengan panjang 9 meter, ujarnya, Selasa (1/11/2022).
 
Lanjut Komang Ariana, dari satu relief dengan relief lainya memilki alur cerita yang mengisahkan kisah cinta  Raja Bali, Sri  Jaya Pangus dengan Puteri Kang Cing Wie yang merupakan puteri seorang saudagar asal Cina. Banyak kisah dibalik perkawinan dari Sri Jaya Pangus dengan Kang Cing Wie. Perkawinanya melahirkan sejumlah tradisi dan aktuliasasi budaya bali dan cina. Semisal penggunaan uang kepeng atau pis bolong dalam setiap upacara keagaaman. Di samping itu sampai saat ini masih lestari ajaran siswa buda yang merupakan percampuran agama dan budaya Bali. Relief berbahan batu padas local dari segi struktur menyerupai dingding goa yang merupakan tebing, sebutnya.  
 
Untuk pencahayaan malam hari pada relief akan dipasang lampu spit life. Disinggung proses pengerjaan, kata Komang Ariana dalam penataan anjungan pelelokan selain penataan goa jepang juga dilakukan penataan anjungan tempat wisatawan menyaksikan keindahan ponarama gunung dan danau batur. Mengacu kontrak kegiatan telan anggaran Rp 5,2 miliar dengan masa pengerjaan selama 180 hari kalender. Proses pengerjaan sudah harus tuntas per tanggal 12  Desember 2022, sebutnya.
 
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Bangli I Wayan Sugiarta mengungkapkan penataan kasawan obyek wisata  merupakan salah satu bentuk penjabaran dari visi misi bupati. Tahun ini dilakukan penataan obyek wisata Kintamani meliputi pengembangan anjungan penelokan, Goa Jepang dan pendistrian. Pembenahan dilakukan untuk mewujudkan Kintamani sebagai destinasi kelas dunia, jelas Wayan Sugiarta.