Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Golkar-Nasdem Sepakat Koalisi, Gerindra Diberi Waktu Seminggu Ikut Gabung

Bali Tribune/ KOALISI - Plt Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa bergandengan tangan dengan Ketua DPD Nasdem Badung Putu Gede Suyantha dan Ketua DPC Gerindra Badung IGK Puriartha bersama anggota Fraksi Golkar, Nasdem dan kader Golkar usai menggelar rapat membahas pembentukan koalisi di Pilkada Badung.
balitribune.co.id | Mangupura - Partai Golkar dan Nasdem akhirnya sepakat membangun koalisi di Pilkada Badung. Petinggi kedua parpol ini, Senin (6/1/2020) bahkan sudah bertemu di sebuah rumah makan di Dalung, Kuta Utara untuk membicarakan arah koalisi. 
 
Yang menarik, pertemuan perdana Golkar dan Nasdem ini turut dihadiri pihak Gerindra Badung. Apa hasilnya?
 
Pertemuan ketiga pentolan parpol ini dipimpin langsung Plt Ketua DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa, Ketua DPD Nasdem Badung I Putu Gede Suyantha dan dari pihak Gerindra hadir langsung Ketua DPC Gerindra Badung IGK Puriartha.
 
Selain pimpinan parpol turut hadir anggota Fraksi Golkar DPRD Badung, seperti Ni Luh Gede Mediastuti, Ni Ketut Sueni, Nyoman Suka, IGN Shaskara, I Gede Suardika (Nasdem) dan kader Golkar I Wayan Puspa Negara dan AAN Tri Candra Arka.
 
Pertemuan yang berlangsung hangat ini intinya sepakat membangun gerbong koalisi agar bisa menelurkan calon bupati/wakil bupati di Pilkada Badung melawan calon petahana dari PDIP. Ide koalisi ini salah satunya dipicu oleh kekecewaan Golkar dan Nasdem. Pasalnya, pada Pileg 2019 lalu, sebagai mitra koalisi pendukung pemerintah justru mereka merasa “dihabisi” oleh PDIP, sehingga perolehan kursi Golkar melorot dari 10 menjadi 7 kursi.
 
Pihak Gerindra yang hadir pada kesempatan itu juga mengaku dirugikan oleh rezim Giriasa sekarang, lantaran perolehan kursinya juga ikut anjlok dari 4 menjadi dua. Sementara pihak Nasdem mengaku tidak diberikan ruang untuk berkembang sehingga kursi Nasdem tetap satu.
 
Atas kesamaan “nasib” ini Golkar dan Nasdem memastikan ingin menantang PDIP di Pilkada Badung. Sementara pihak Gerindra sendiri mengaku berminat bergabung dengan koalisi. Hanya saja partai besutan Prabowo Subianto ini harus menunggu restu pusat.
 
Plt DPD Golkar Badung I Wayan Suyasa menyatakan, koalisi yang dikoordinir Golkar ini memang tidak segemuk PDIP, namun bukan berarti tidak bisa menang. Ia menyebut sejumlah daerah sudah membuktikan bahwa kotak kosong dan calon boneka justru menang melawan petahana. Ia pun optimis petahana yang diusung PDIP ditambah Demokrat bisa dikalahkan.
 
“Ini baru kumpul pertama. Mudah-mudahan ada titik temu. Sehingga kita bisa koalisi dan membangun wadah untuk mengusung calon di Pilkada Badung,” ujarnya.
 
Sejauh ini, pihaknya mengaku ikut memenangkan pasangan Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa di Pilkada Badung tahun 2015 silam. Akan tetapi, setelah pasangan ini berkuasa justru parpol diluar PDIP dihabisi pada Pileg.
 
“Waktu ini kita mendukung mereka dapat apa? Saat dipentingkan dirangkul, setelah jadi kita malah ditendang. Buktinya kita dihabisi di Pileg. Kursi PDIP nambah jadi 28, sementara Golkar turun dari 10 menjadi 7 kursi. Kemudian Demokrat dari 7 jadi 2, Gerindra dari 4 menjadi 2 dan Nasdem bertahan 1 kursi. Bahkan ada Hanura lenyap (tidak dapat kursi, red),” beber politisi asal Penarungan ini.
 
Atas hal itu, pihaknya berharap parpol-parpol di luar PDIP bersatu untuk membangun pemerintahan yang lebih baik. Caranya adalah dengan mengusung calon bupati/wabup yang lebih baik. “Karena Demokrat sudah menyatakan gabung ke PDIP. Makanya kami mengajak Nasdem dan Gerindra gabung melawan PDIP,” tegasnya.
 
Dengan perolehan 7 kursi, Golkar sebenarnya butuh satu mitra koalisi saja sudah bisa mengusung calon sendiri. Akan tetapi, pihaknya masih berharap Gerindra bisa gabung. Sehingga kekuatan koalisi semakin kuat. 
 
“Syarat mengusung calon adalah 20 persen. Jadi, Golkar dengan 17,5 persen dan Nasdem 2,5 persen sudah 20 persen, sudah cukup. Kalau Gerindra gabung total jadi kekuatan koalisi kita 25 persen,” terang Suyasa yang juga Wakil Ketua I DPRD Badung ini.
 
Sementara Ketua DPC Gerindra Badung IGK Puriarta mengaku pada intinya sejalan dengan pemikiran Golkar. Dimana pihaknya ingin membangun Badung secara kebersamaan. Sejauh ini ia pun mengakui siap berkoalisi. Hanya saja untuk keputusan koalisi pihaknya harus minta izin dulu ke provinsi dan pusat.
 
“Sebenarnya kami yang ingin sowan ke Golkar, tapi karena sekarang sudah diundang, suksma. Intinya, karena kursi Gerindra belum mencukupi, maka harus koalisi dengan Golkar. Dan masalah di Badung juga sudah kami paparkan ke pusat. Memang ada anggapan sulit mengalahkan incumbent. Tapi, sudah ada contoh di beberapa daerah incumbent tumbang,” ujarnya.
 
Bila disetujui induk partainya, pria yang akrab disapa Gus Krobo ini mengaku sangat siap bersama gerbong Golkar. “Kami sepakat bangun koalisi menyiapkan kendaraan. Nanti siapa kader partai atau tokoh masyarakat mau maju, tinggal kita adakan komunikasi. Tujuan kita supaya menang,” tegasnya sembari menambahkan bahwa hasil Pileg 2019 raihan kursi di DPRD Badung sangat timpang antara PDIP dan parpol lain.
 
“Sekaranglah saatnya kita membuat perubahan. Tidak hanya untuk Pilkada 2020, tapi juga Pileg 2024,” imbuhnya.
 
Hal senada juga dilontarkan Putu Gede Suyantha dari Nasdem. Pihaknya mengaku sejak awal memang mempersiapkan diri gabung Golkar untuk melawan PDIP di Pilkada Badung 2020, makanya satu-satunya kader Nasdem yang lolos parlemen merapat gabung ke Fraksi Golkar.
 
“Dari dulu sebenarnya kami sudah melempar signal dengan bergabung ke Fraksi Golkar. Gabungan  7-1 (Golkar-Nasdem) sebenarnya sudah cukup mengusung calon,” timpal Suyantha.
 
Ia pun sepakat akan memberikan apabila nanti ada yang ingin memakai wadah koalisi untuk melawan petahana. “Nasdem intinya siap koalisi dengan Golkar. Toh juga mendukung pemerintah kita tidak dapat apa, justru kami dihabisi. Tujuan kami adalah di Pileg nanti jumlah kursi bertambah. Siapa pun yang nanti diusung kami pasti ikut,” katanya.
 
Lebih lanjut Suyasa menambahkan bahwa koalisi Golkar-Nasdem sudah pasti jadi. Saat ini pihaknya hanya menunggu kepastian Gerindra. Pasalnya, Gerindra harus seizin induk partai. “Kami berikan waktu seminggu kepada Gerindra untuk mengambil keputusan. Apakah gabung atau tidak,” timpal Suyasa.
Bila koalisi ini sudah resmi terbentuk, maka selanjutnya akan dibentuk bagan dan struktur kepengurusan. Golkar sendiri telah menujuk AAN Tri Candra Arka sebagai ketua tim penjaringan calon Pilkada. 
“Untuk mekanisme penjaringan calon tentu nanti harus berdasarkan kesepakatan partai koalisi. Intinya, sekarang bagaimana wadah (koalisi) ini terbentuk, sehingga bisa mengusung calon ke KPU,” pungkas Suyasa. 
wartawan
I Made Darna
Category

Belasan Tutup Gorong-gorong di Jalan Raya Sading Digondol Maling

balitribune.co.id | Mangupura - Belasan tutup gorong-gorong atau "manhole" di Jalan Raya Sading,  Kecamatan Mengwi, Badung tetiba hilang digondol maling. Hilangnya tutup gorong-gorong dari besi ini tentu saja sangat membahayakan pejalan kaki. Pasalnya, gorong-gorong bak jebakan tikus bagi pejalan kaki karena bolong-bolong. Belum diketahui pasti 'tangan panjang siapa yang menggondol tutup gorong-gorong berjumlah belasan itu.

Baca Selengkapnya icon click

Pendaki Asal Badung Mengalami Hipotermia di Gunung Agung Berhasil Diselamatkan

balitribune.co.id | Amlapura - Seorang pendaki asal Kerobokan, Badung, mengalami Hipotermia saat melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung, pada Selasa (13/1/2026). Menerima laporan tersebut tim sar gabungan dari Basarnas, Pemandu Lokal, TNI, Kepolisian dan BPBD Karangasem pukul 02.00 Wita dini hari, langsung bergerak cepat melakukan pendakian ke lokasi korban di ketinggian 2.300 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sentralisasi Kendaraan Dinas, Langkah Berani Bupati Kembang Jaga Stabilitas Fiskal Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Menghadapi tantangan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mengambil langkah berani dengan menerapkan kebijakan Sentralisasi Kendaraan Dinas. Strategi ini dirancang untuk memangkas belanja operasional yang tidak mendesak dan memastikan setiap aset daerah bekerja secara maksimal untuk pelayanan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Resmikan Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat, budaya, serta penguatan sarana upacara keagamaan di wilayah Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri undangan ngupasaksi Upacara Pemelaspasan Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan, Selasa (13/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Honda Care Bali Siap Layani Konsumen, Hubungi Call Center 1500989 & 0361-438008

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan purna jual terbaik bagi konsumen sepeda motor Honda melalui kehadiran Honda Care (Customer Assistance & Road Emergency). Layanan ini dihadirkan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi konsumen, baik saat mengalami kendala di jalan maupun saat membutuhkan perawatan sepeda motor di rumah.

Baca Selengkapnya icon click

20 Member HAI Badung Chapter Ikuti Touring "Ridevolution 6.0" ke Mojokerto

balitribune.co.id | Denpasar – Semangat kebersamaan dan persaudaraan lintas daerah kembali ditunjukkan oleh komunitas Honda ADV Indonesia (HAI) Badung Chapter melalui partisipasi dalam Touring Anniversary HAISC Honda ADV Indonesia Surabaya Chapter bertajuk “Ridevolution 6.0”.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.