Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster Dampingi Mendagri Meninjau Vaksinasi di Ubud dan Sanur, Tito Karnavian Jadikan Vaksinasi Tingkat Banjar di Bali Sebagai Contoh di Indonesia

Bali Tribune/ Gubernur Koster dan Mendagri Tito Karnavian saat meninjau Vaksinasi di Ubud dan Sanur, Selasa (23/3).
balitribune.co.id | Ubud - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian dihadapan Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan pelaksanaan vaksinasi berbasis Banjar yang dipimpin oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra bisa dijadikan contoh untuk wilayah lain di Pulau Bali termasuk di Indonesia. Model vaksinasi berbasis Banjar ini bisa berjalan sangat tertib dan tidak terjadi kerumunan.
 
"Jujur saya sangat kagum melihat kertertiban disini. Karena tidak banyak daerah yang menerapkan vaksinasi di tingkat Banjar, yang ada biasanya tingkat Desa dan Kampung. Sehingga tingkat Banjar ini sangat tertib dan tidak terjadi kerumunan, prosesnya berjalan lancar," ujar Mendagri Tito dihadapan Gubernur Wayan Koster, Kapolda Bali, Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya, Danrem 163/Wira Satya yaitu Brigjen TNI Husein Sagaf, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra dan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra dalam kunjungannya ke Banjar Tegallantang, Ubud, Gianyar, Selasa (23/3).
 
Selain meninjau vaksinasi di Ubud, Mendagri dan Gubernur Bali juga meyempatkan waktunya meninjau vaksinasi di Hotel Prama Sanur, Denpasar. Dihadapan para pekerja wisata, Tito yang didampingi Wayan Koster menegaskan dirinya sengaja berkunjung ke Bali untuk melihat program vaksinasi. Karena kami (Pemerintah Pusat, red) sangat ingin membangkitkan pariwisata Bali yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
 
"Pekerja pariwisata adalah tulang punggung di Bali dan Bali pusatnya pariwisata, sehingga saya berterimakasih kepada bapak Gubernur Koster kegiatan vaksinasi ini sudah tertib dan tidak terjadi kerumunan seperti di beberapa daerah lainnya. Jadi tujuan kita ingin Bali bisa bangkit seperti dulu lagi, bahkan lebih dan hidup sebagai pusat pariwisata dunia," pungkasnya yang disambut tepuk tangan oleh pekerja pariwisata di Sanur.
 
Kunjungan yang dilakukan Mendagri Tito Karnavian di Ubud (Gianyar) dan di Sanur (Denpasar), merupakan wujud perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Bali. Gubernur Koster melaporkan kepada Mendagri bahwa Menteri Kesehatan Bersama Gubernur Bali telah menetapkan 3 Zona Hijau yaitu Ubud (Gianyar), Sanur (Denpasar), Nusa Dua (Badung) Zona yang Aman dari Covid-19. Tiga kawasan ini mulai divaksin pada hari, Senin 22 Maret 2021 dan paling lambat selesai tanggal 4 April 2021 (14 hari). Total yang divaksin di 3 kawasan ini mencapai 170.487 orang; Kawasan Ubud, meliputi Kelurahan Ubud, Kedewatan, Sayan, dan Petulu total sebanyak 47.045 orang; Kawasan Nusa Dua dan sekitarnya, meliputi ITDC, Kelurahan Benoa, Tanjung Benoa, Jimbaran, dan Tuban total sebanyak 87.715 orang; dan Kawasan Sanur, meliputi Desa Sanur, Sanur Kauh, serta Sanur Kaja total sebanyak 35.727 orang.
 
Tidak hanya di 3 kawasan tersebut mendapatkan vaksinasi, namun juga 6 Kabupaten/Kota yang lain. Gubernur telah melakukan rapat dengan Bupati Walikota se-Bali untuk memprioritaskan menjadi Kawasan Zona Hijau. Sampai saat ini, tercatat kelompok masyarakat yang sudah divaksin secara tuntas adalah tenaga kesehatan sejumlah 44.426 orang (112,23%). Sedangkan kelompok masyarakat yang sedang divaksinasi dan masih berjalan sampai saat ini meliputi Lansia, Pelayan Publik (Petugas Keamanan, Pegawai, Petugas Transportasi, Pelaku Pariwisata, Pasar Swalayan, Pedagang Pasar, Tenaga Pendidik, Pegawai Bandara Ngurah Rai, Pegawai Pelabuhan, Pegawai Perbankan, Tokoh Agama, Wakil Rakyat, Pejabat Negara, Atlet, dan Wartawan, red) hingga Masyarakat Perkotaan.
 
“Perlu saya sampaikan kepada Bapak Mendagri bahwa vaksinasi di Ubud, Gianyar dilaksanakan secara bergotong royong. Bahkan Bupati Gianyar, Made Mahayastra telah menugaskan setiap Kepala OPD di Pemkab Gianyar untuk bertanggungjawab penuh memimpin suksesnya vaksinasi yang ada disetiap tingkat Banjar di Ubud ini. Karena ini gotong royong, maka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Ubud tidak ada APBD yang keluar," ungkapnya.
 
Sebelumnya, Gubernur Koster dihadapan Mendagri, Tito Karnavian juga melaporkan perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Bali, Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi di wilayah Bali, serta Upaya Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Bali di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar pada, Selasa (23/3) pagi.
 
Dalam laporannya, mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan secara keseluruhan kami evaluasi pelaksanaan PPKM berbasis Desa/Kelurahan/Desa Adat di Bali sudah berjalan dengan baik dan sesuai Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2021 yang kemudian sudah ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 7 Tahun 2021. Sehingga PPKM yang mulai dilaksanakan perhari ini (23/3) hingga 5 April 2021 mendatang kami harap dapat berjalan dengan baik.
 
Sementara terkait vaksinasi, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini melaporkan sampai tanggal 22 Maret 2021 jumlah penduduk yang sudah divaksinasi sebanyak 173.206 Orang, dan yang belum sebanyak 2.826.794 Orang. "Kami harapkan vaksinasi di Bali rampung dalam 100 hari, dari tanggal 22 Maret – 30 Juni 2021, atau target perharinya mencapai 40 ribu hingga 50 ribu orang sudah mendapatkan vaksinasi," tegasnya.
 
Guna mendukung suksesnya vaksinasi, kami melibatkan hampir 3.000 orang vaksinator yang berasal dari Tenaga Kesehatan (Nakes) RS Pemerintah dan Swasta termasuk Bidan dan Perawat serta unsur TNI/POLRI. Disamping juga tenaga pendukung sebanyak 12.000 orang yang berasal dari nakes maupun non nakes.
 
“Pencapaian target vaksinasi sangat tergantung dengan jumlah vaksin yang dialokasikan Pemerintah Pusat untuk Bali, mengingat ketersediaannya yang terbatas. Saya berupaya keras agar Bali mendapat alokasi yang mencukupi, untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunitas guna mencegah penularan Covid-19. Pencapaian ini sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam rangka pemulihan pariwisata Bali,” jelas Wayan Koster.
 
Sebagai penutup, Gubernur lulusan ITB ini menyampaikan upaya – upaya penanggulangan ekonomi yang selama ini sangat bergantung pada sektor pariwisata. Kata Koster, Bali sudah saatnya mulai mengurangi ketergantungan pada sektor pariwisata dengan menyeimbangkan struktur dan fundamental perekonomian Bali antara sektor pariwisata dengan pertanian dan industri. 
 
“Sebelumnya kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDRB) lebih dari 54%, Bali sangat bergantung pada pariwisata. Ini menjadi pelajaran yang sangat penting, agar kita tidak menggantungkan diri pada satu sektor, maka kita akan bangun sektor lainnya. Namun tetap memperbaiki pariwisata kita, menuju pariwisata yang berkualitas,” pungkasnya. 
wartawan
Release
Category

K3S Badung Resmikan Pelatihan Pembuatan Banten, Berdayakan PPKS Lewat Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Banten bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kegiatan yang digagas oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung ini dilaksanakan pada Senin (13/4/2026) bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Bongkasa Pertiwi Terapkan Pengawasan Pemilahan Sampah Secara Digital

balitribune.co.id I Mangupura - Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa untuk menumbuhkan kesadaran warganya memilah sampah organik dan anorganik. Seperti gebrakan yang dilakukan Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi Kabupaten Badung membuat inovasi pengawasan pemilahan sampah secara digital.

Baca Selengkapnya icon click

Investor Kuasai Lahan 80 Hektar, Pansus TRAP Minta BPN Evaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Pansus Tata Ruang Perizinan dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong Gubernur Bali mempertimbangkan perlunya membentuk Satuan Tugas Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Satgas TRAP) Provinsi Bali untuk agenda pemuliaan alam, manusia dan kebudayaan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembahasan Ranperda Pajak dan Retribusi Alot, DPRD Buleleng bakal Panggil Pelaku UMKM

balitribune.co.id I Singaraja - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Buleleng saat ini tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah bersama pihak Eksekutif. Salah satu poin krusial yang masih menjadi perdebatan adalah rencana pengenaan pajak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rapat kerja bersama jajaran eksekutif digelar, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Buleleng Selidiki Kasus Kematian Akibat Dengue Shock Syndrome di Banyuning

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melaporkan adanya kasus kematian akibat Dengue Shock Syndrome (DSS) yang terjadi di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.