Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster Harap Pembelajaran Daring Masa Pandemi Dijadikan Momentum Pendidikan Menuju Digitalisasi.

Bali Tribune / Gubernur Koster saat acara penandatanganan MoU dukungan Pendidikan Jarak Jauh antara Pemprov Bali dengan PT Telkomsel melalui Program Merdeka Belajar Jarak Jauh, Kamis (2/9) di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bahwa sistem  pembelajaran secara daring atau online pada masa pandemi Covid-19 ini, sebetulnya dapat dijadikan momentum bagi dunia pendidikan menuju arah digitalisasi. 
Hal disampaikan Gubernur Koster saat acara penandatanganan MoU dukungan Pendidikan Jarak Jauh antara Pemprov Bali dengan PT Telkomsel melalui Program Merdeka Belajar Jarak Jauh, Kamis (2/9) di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar.
"Kalau diambil hikmahnya, cara belajar daring ini juga momentum bagus bagi para siswa kita untuk lebih terbiasa memanfaatkan teknologi digital," ujar Gubernur Koster.
 
Namun menurut dia, hal itu bukan berarti sepenuhnya harus meninggalkan metode pembelajaran konvensional. Justru ke depan perlu ada kombinasi antara metode pembelajaran konvensional dengan digital.
 
"Bisa lebih efisien, mengurangi biaya, seperti perlengkapan sekolah misalnya. Anak-anak juga saya kira bisa lebih fokus belajar. Namun demikian nantinya harus ada SOP yang jelas mengenai hal ini. Dirancang dan disusun secara permanen. Kasihan anak-anak jika tidak ada panduannya," ungkap Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini.
 
"Provinsi Bali bisa jadi pelopor. Bisa jadi contoh untuk daerah lain," imbuhnya.
Pihaknya pun kemudian mengapresiasi PT Telkomsel yang telah memberikan dukungan bantuan terhadap para siswa di Bali mengikuti pembelajaran secara daring pada masa pandemi. 
 
Bantuan itu berupa 150 ribu kartu perdana gratis untuk pelajar dengan kuota masing-masing 10 GB yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bali.
 
"Saya ucapkan terima kasih, terlebih (paket data, red) ini sangat dibutuhkan para murid. Kita memulai dari bantuan kuota dulu, sebelum nantinya kita buatkan sistem untuk pendidikan di Bali," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.
 
Sementara itu, Sales Director PT Telkomsel Ririn Widaryani menegaskan bahwa pihaknya komit membantu dunia pendidikan khususnya di Bali. "Sesuai pula dengan instruksi pemerintah pusat, dan kami ingin pastikan semua murid, guru, tenaga pengajar lain, menggunakan sarana yang tepat," ujarnya.
 
Program ini menurut dia menyasar hampir sekitar 600 sekolah dari tingkat SMA/SMK hingga SMP sederajat di Bali.
"Tahap pertama didistribusikan 150 ribu kartu perdana dengan kuota gratis 10 GB untuk siswa di 600 sekolah di Bali. Kuota ini digunakan untuk mengakses situs-situs pembelajaran dan mendukung belajar daring. Mudah-mudahan dengan ini kita bersama mendukung anak terus belajar meskipun belum bisa ke sekolah," harapnya. 
 
Tampak hadir pula pada kegiatan itu,  Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali Gede Pramana serta Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali KN. Boy Jayawibawa.
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.