Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster Kembali Salurkan Bantuan Beras Sumbangan ASN Pemprov Bali

Bali Tribune / BANTUAN BERAS - Gubernur Bali Wayan Koster kembali menyalurkan bantuan berupa beras yang merupakan sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov Bali. Bantuan berupa 5 ton beras kualitas baik itu kali ini diserahkan kepada sejumlah elemen masyarakat di halaman belakang Gedung Jayasabha, Minggu (1/8).

balitribune.co.id | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster kembali menyalurkan bantuan berupa beras yang merupakan sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov Bali. Bantuan berupa 5 ton beras kualitas baik itu kali ini diserahkan kepada sejumlah elemen masyarakat di halaman belakang Gedung Jayasabha, Minggu (1/8). Penyerahan bantuan berupa beras ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya pada Senin (26/7), Gubernur Koster menyalurkan 45 ton beras sumbangan ASN Pemprov Bali melalui Bupati/Walikota. 

Gubernur Koster yang didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dalam arahan singkatnya menyampaikan bahwa di tengah situasi pandemi, banyak masyarakat yang kesulitan mencari sumber pangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Menyikapi hal tersebut, sebagai wujud rasa empati, Sekda Provinsi Bali mengkoordinir seluruh ASN di lingkungan Pemprov Bali untuk bergotong royong menyisihkan penghasilan bulanan mereka dan uang yang terkumpul selanjutnya dibelikan beras berkualitas baik. 

Pada tahap pertama, ujar Gubernur Koster, beras disalurkan melalui Bupati/Walikota untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah masing-masing. Sedangkan kali ini, bantuan disalurkan secara spesifik melalui kelompok masyarakat yang dikhawatirkan belum terjangkau pada pendistribusian tahap pertama. Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini meminta agar pimpinan elemen masyarakat menyalurkan bantuan beras kepada anggota yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang terdampak pandemi Covid-19.  Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini juga mengingatkan agar pendistribusian beras diatur dengan baik agar tak menimbulkan kerumunan. 

Masih dalam arahannya, ia juga minta pimpinan elemen masyarakat memberi pemahaman kepada anggotanya untuk bisa memahami kebijakan yang saat ini ditempuh pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Terlebih saat ini sudah ada varian delta yang tingkat penyebarannya sangat cepat. “Saya harapkan seluruh masyarakat tertib dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Umat lintas agama juga saya minta memanjatkan doa, memohon agar pendemi ini segera berakhir,” urainya. Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat membangun sinergi, tak saling menyalahkan dan menjatuhkan serta tidak meributkan hal yang tidak prinsip. “Mari kita fokus mendukung upaya yang tengah ditempuh oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. Karena tak ada pilihan lain, kebijakan yang ditempuh pemerintah bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat,” imbuhnya.   

Khusus di Daerah Bali, Gubernur menyebut angka penyebaran Covid-19 hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Untuk itu, saat ini ia bersama Pangdam, Kapolda, Kajati, Bupati/Walikota didukung berbagai elemen tengah melakukan upaya keras untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Khusus untuk penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit, pihaknya juga memberi perhatian pada ketersediaan oksigen. “Kita semua bekerja keras dan sejauh ini semua terkelola dengan baik. Ketersediaan ruang perawatan dan oksigen untuk pasien mencukupi,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, ia mengajak pimpinan elemen masyarakat mendukung program vaksinasi Covid-19 yang saat ini gencar dilaksanakan oleh pemerintah. Karena vaksinasi merupakan salah satu upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Bantuan beras yang diserahkan kali ini total sebanyak 5 ton dengan perincian 2 ton untuk MUI dan masing-masing 1 ton untuk NU, Muhhamadiyah dan DPW PKB.  Hadir dalam penyerahan tersebut Ketua MUI Bali KH. Mahrusun Hadiono, Ketua NU Bali KH. Abdul Aziz, Ketua DPW PKB Bali H.Bambang Sutiyono dan Sekretaris Muhammadiyah Bahriman.

wartawan
RED
Category

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.