balitribune.co.id | Denpasar – "Sudah sepantasnya kita memberikan bantuan dan perhatian pada kehidupannya (mantan para atlet-red) di masa tua,” ucap Gubernur Bali, Wayan Koster dalam acara penyerahan bantuan yang juga difasilitasi KONI Bali serta Disdikpora Provinsi Bali, di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar pada Senin (19/10) pagi.
Orang nomor satu di Bali ini menaruh perhatian kepada sosok-sosok mantan atlet Bali berprestasi yang kini sudah memasuki usia senja. Hal ini ditunjukkan saat menyerahkan secara simbolis bantuan berupa sembako dan tali kasih kepada sejumlah mantan atlet Bali yang telah mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di ajang nasional hingga internasional.
"Ini merupakan perhatian serius kita kepada para senior, penglingsir atlet kita yang telah berprestasi dan telah memberikan prestasi terbaiknya saat masih menjadi atlet. (Para mantan atlet, red) telah memberikan kontribusi besar kepada Bali dan nama bagi Indonesia," tegas Gubernur Koster.
Ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan dan membantu kehidupan masa tua sosok-sosok yang pernah berjasa bagi Bali khususnya. "Saya juga sudah berdiskusi dengan KONI Bali dan Dinas (Disdikpora, red) bagaimana kita memberdayakan mantan atlet berprestasi ini sebagai pembina atau bagian prioritas kita untuk turut membantu memajukan olahraga di Bali,” sebut pria asal Sembiran, Kabupaten Buleleng ini.
Pada kesempatan yang sama Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi menyebut penyerahan bantuan serangkaian pula dengan peringatan HUT ke 82 KONI. “Untuk itu, bagaimana kita sebagai insan olahraga ingin memberikan suatu penghargaan kepada mantan-mantan atlet nasional kita yang yang telah berprestasi mulai dari ajang PON hingga ajang internasional seperti SEA Games dan ASEAN Games,” jelas Suwandi.
Hal tersebut juga terkait dengan kondisi saat ini yang masih dalam pandemi Covid-19 sehingga menunjukkan pula kepedulian pemerintah dan KONI kepada atlet. Menurut Suwandi total ada 74 orang mantan atlet yang akan disentuh sumbangan sembako dan tali kasih tersebut dimana 40 diantaranya merupakan nama-nama yang pernah mengharumkan nama Indonesia dan Bali berupa medali di ajang multievent internasional.
“Jadi ada beberapa kriteria yang kita gunakan untuk pemberian bantuan untuk kesempatan kali ini. Bagaimana dengan yang lain? Tetap kita berikan secara selektif sesuai dengan kebutuhannya, termasuk makanan dan suplemen yang diberikan untuk memperkuat daya tahan tubuhnya,” urai Suwandi.
Dirinya juga mengamini pernyataan Gubernur yang ingin mengajak para mantan atlet ini untuk turut serta dalam pengembangan atlet muda Bali agar bisa berprestasi ke depannya. “Kami juga ingin agar para senior ini membagikan ilmu, teknik hingga pengalamannya kepada para juniornya. Jadi masih bisa diberdayakan untuk pembinaan olahraga kita di Bali,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis Dikpora Provinsi Bali KN. Boy Jayawibawa menambahkan bahwa pemberian bantuan didasarkan rasa representatif dan terimakasih kepada para atlet yang dulu telah berprestasi membawa nama Bali. “Jadi ini bentuk perhatian bapak Gubernur, pemerintah provinsi apalagi di masa Covid-19 saat ini,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Koster juga memberikan penghargaan kepada para atlet yang ditunjukkan saat tatap muka dengan atlet peraih medali pada ajang Sea Games XXX Manila, Filipina. Penghargaan yang diberikan ini diharapkan Gubernur Koster akan mampu makin memotivasi mereka dan atlet lainnya untuk berprestasi dan mengharumkan nama Bali dan Indonesia di kancah internasional. Gubernur Koster juga sebelumnya telah memerintahkan Kadis Disdikpora KN Boy Jayawibawa mendata atlet-atlet berprestasi, minimal di Kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).