Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster Tekankan Jangan Ada Suap dan Gratifikasi di Pemprov

PENGARAHAN - Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara Pengarahan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Bali, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (1/10).

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dengan tegas bahwa Pemerintah Provinsi Bali harus bersih dari parktik suap maupun gratifikasi yang bisa mencederai tata kelola pemerintahan. Kepada seluruh jajarannya, Ia tekankan harus gunakan sistem tata pemerintahan yang diatur oleh undang-undang, jangan ada permaianan di sini. Demikian ditegaskannya dalam acara Pengarahan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Bali, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (1/10).  Dalam acara yang menghadirkan nara sumber Anggota komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya dan anggota VI BPK RI Prof. H. Harry Azhar Azis, Koster menginstruksikan semua jajaran untuk memperhatikan setiap arahan yang disampaikan dari BPK terkait sistem pengelolaan keuangan. “Ini kesempatan bagus, pergunakan sebaik-baiknya demi tata kelola keuangan yang lebih baik,” jelasnya pada acara yang diikuti oleh Sekretaris Pemprov Bali I Dewa Made Indra beserta jajaran pejabat dilingkungan Pemprov Bali.  Lebih jauh, Koster menyatakan tata kelola pemerintahan dan keuangan yang baik dapat memajukan perekonomian daerah yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat. “Ini demi tercapainya visi dan misi pembangunan Bali ke depan yang terkandung dalam program Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui penguatan sumber daya lokal Bali. Hal ini juga sesuai dengan prinsip Bung Karno berdikari secara politik, ekonomi, dan budaya” tandasnya.  Pada bagian lain, Anggota komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya sepakat dengan Gubernur Koster untuk menghindari praktik suap menyuap. Ia mengharapkan jajaran Pemprov Bali bekerja sesuai koridor yang sudah diatur dalam Undang-Undang. Apalagi menurutnya, Bali telah berkali-kali memperoleh predikat WTP dari BPK, Ia berharap ke depan di bawah pimpinan Gubernur Wayan Koster, Bali bisa mempertahankan prestasi itu. “Kami di pusat sudah berkomitmen untuk memberikan reward pada pemerintah daerah yang sudah berkali-kali meraih WTP, tanpa perlu melalui usulan kementrian keuangan,” jelasnya. Sementara itu anggota VI BPK RI Prof H. Harry Azhar Azis berharap tidak ada kasus seperti penangkapan Gubernur Jambi maupun kasus anggota DPRD kota Malang. Apalagi Ia menambahkan pencapaian indikator pertumbuhan ekonomi Bali selama ini cukup baik bahkan selalu di atas rata-rata nasional. Seperti tingkat kemiskinan Bali hanya 4,14% di bawah tingkat kemiskinan nasional sebesar 9,81%, sementara tingkat pengangguran nasional yang mencapai 5,15% jauh di atas Bali yang hanya sebesar 0,86%. Index Gini Ratio di Bali yang 0,18% juga tercatat masih di bawah nasional yang mencapai 0,38%, sementara pertumbuhan ekonomi Bali juga di atas rata-rata nasional yaitu sebesar 5,68% dimana nasional di angka 5,27%. Dari pencapaian tersebut Harry Azar Aziz menyatakan Bali bisa menjadi salah satu benchmark pertumbuhan ekonomi terbaik di Indonesia, sehingga daerah-daerah lain bisa meniru. “Untuk itu saya mengajak semua peserta di bawah pimpinan Gubernur Bali untuk bekerja keras menurunkan lagi angka-angka tersebut, demi kesejahteraan masyarakat Bali,” tandasnya.

wartawan
release
Category

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPRD Badung Hadiri Metatah Massal di Sobangan, Dukung Pelestarian Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung, I Made Yudana, menghadiri prosesi Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5/2026). Kehadiran wakil rakyat ini mewakili Ketua DPRD Badung dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Fokus Berantas Korupsi dan Sukseskan Program MBG

balitribune.co.id I Denpasar - Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, secara resmi membuka penelitian Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (4/5/2026). 

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja kepolisian dalam pemberantasan korupsi serta dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.