Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Kumpulkan Seluruh Kepala Sekolah

SEKOLAH
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika diapit Karo Humas Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra (kiri) dan tokoh masyarakat NTT yang juga Ketua Flobamora, Yoseph Yulius “Yusdi” Diaz.

BALI TRIBUNE - Carut-marutnya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 di hampir seluruh sekolah negeri di Bali, membuat Gubernur Made Mangku Pastika gerah. Selain menilai kebijakan menteri yang kurang tepat sasaran, Gubernur Pastika menyarankan dibukanya kelas pagi-sore.

“Harus ada kebijakan, kalau mungkin bisa dibuka dua shift pagi dan sore. Tak masalah itu,” ujar Gubernur Pastika kepada wartawan usai menghadiri acara Malam Amal Mendiang Cece Riberu di Warung Tresni Renon, Sabtu (1/7).

Pastika yang didampingi Karo Humas Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra menyebutkan, rencananya Senin hari ini pihaknya akan melakukan rapat dengan para kepala sekolah dan pejabat terkait karena menerima banyak keluhan terkait PPDB 2017 itu.

Gubernur juga menilai kebijakan baru menteri dinilai tidak sinkron antara kebutuhan lapangan dengan peraturan. Dari informasi yang dihimpun, lanjut mantan Kapolda Bali itu, masih banyak peserta didik yang belum bisa diterima, padahal minat masyarakat bersekolah sangat luar biasa terutama masuk SMA/SMK.

“Kita semua punya cita-cita wajib belajar 12 tahun tapi antara peraturan menteri dengan kondisi lapangan saat ini sangat tidak sinkron,” tegas Gubernur Pastika.

Dikatakan, tak masalah anak-anak masuk sekolah sampai hari Sabtu. Sekarang ini pendidikan sudah berbasis IT, jadi tak harus ada ruang kelas. Apalagi yang di kota-kota, menurut gubernur siswa sudah melek IT.

“Anak anak semua punya laptop atau gadget sehingga bisa menerima pelajaran secara online,” ucapnya sembari menganjurkan agar sekolah menerima kelas dua shift. Bahkan dijelaskan pula, dunia kerja sekarang sudah online, tak manual lagi. Jadi harus disesuaikan dengan kebutahan lapangan.

Meski memberikan solusi dua shift, tapi Gubernur Pastika menekankan agar lebih bertitik berat pada cara-cara pembelajaran berbasis IT. “Sekolah pasti siap untuk itu,” jelasnya sembari mencontohkan SMA Bali Mandara yang ditambah muridnya tahun ini. Sebelumnya 96 kini jadi 128, tapi harus IT. “Yang saya tambah asramanya, ruang kelasnya tak ditambah,” tandasnya.

Sementara itu salah seorang pemerhati pendidikan, I Gusti Putu Artha, mengaku kebijakan Menteri Pendidikan terkait PPDB tahun ini telah membuat resah banyak pihak karena banyak yang tidak dapat sekolah. Ia bahkan melihat sejumlah cara diterapkan sebagian orangtua siswa agar anaknya dapat sekolah negeri. “Saya temukan penggunaan piagam palsu di sebuah sekolah dan saya sudah tanyai kepala sekolahnya soal itu,” jelas mantan Ketua KPU Bali ini tanpa merinci lebih lanjut.

Artha mengatakan secepatnya pihaknya akan menemui pihak terkait termasuk Ombudsman untuk membahas soal ini. Artha juga melihat untuk penerimaan SMA/SMK kewenangannya ada di tangan Provinsi. “Karena itu provinsi harus segera bertindak agar masalah ini bisa cepat terselesaikan, kalau perlu Gubernur labrak keputusan menteri yang kontroversial itu,” ujar Artha menegaskan.

Dari sisi lain, salah seorang tokoh masyarakat NTT yang juga Ketua Flobamora Bali Yoseph Yulius “Yusdi” Diaz mengatakan, banyak orangtua siswa kelimpungan karena anaknya yang mencari sekolah negeri tidak lulus. Parahnya lagi, ketika mereka mau mendaftar di swasta juga ditolak dengan alasan sudah tutup.

“Saya banyak didatangi orangtua siswa yang menanyakan soal itu. Mereka benar-benar resah saat ini karena anaknya tak dapat sekolah,” ujar Yusdi dan berharap pemerintah segera turun tangan agar anak-anak itu bisa sekolah. Pihaknya mendukung kebijakan Gubernur Pastika untuk dua shift itu agar anak-anak dapat sekolah.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Anjing Diduga Rabies Gigit Tiga Warga, Salah Satunya Wisatawan Asal China

BANGLI, BALI TRIBUNE – Kasus gigitan anjing kembali menghantui warga di Kabupaten Bangli. Kali ini, seekor anjing yang diduga terinfeksi rabies menyerang tiga orang sekaligus pada Senin (13/7/2026) sore. Peristiwa ini cukup menghebohkan karena salah satu korbannya merupakan warga negara asing (WNA) asal China.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Musda III IOF Bali, Panitia Galang Dana Lewat Penjualan Merchandise Eksklusif

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berakhirnya masa kepengurusan Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengda Bali periode 2022-2026, organisasi yang mewadahi komunitas, kompetisi, rekreasi, dan kegiatan sosial bagi para pecinta mobil berpenggerak gardan ganda ini bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Peluang Kolaborasi di Berbagai Bidang, Walikota Jaya Negara Tanda Tangani Perjanjian MoU Sister City Dengan Kota Piraeus

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Piraeus, Yunani melaksanakan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Sister City sebagai bentuk kerja sama "sister city" antara kedua pihak. Pelaksanaan tersebut dilaksanakan secara hybrid di Kantor Walikota Denpasar, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Mangkir, DPRD Karangasem Tunda Pembahasan Mutasi dan Temuan BPK

balitribune.co.id | Amlapura - Rapat Kerja (Raker) antara DPRD Karangasem dengan pihak eksekutif yang sedianya membahas berbagai persoalan krusial di lingkungan pemerintahan, terpaksa ditunda. Hal ini terjadi akibat ketidakhadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Karangasem dalam pertemuan yang dijadwalkan pada Senin (13/7/2026) di Gedung DPRD Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kapolresta Denpasar Tegaskan Tidak Ada Perampasan Telepon Genggam

balitribune.co.id I Denpasar - Menyikapi beredarnya video di media sosial yang menyebut telepon genggam seorang yang mengaku sebagai wartawan dirampas oleh Kapolresta Denpasar saat berada di Polsek Kuta, Polresta Denpasar memberikan penjelasan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terpengaruh oleh narasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026

balitribune.co.id I Badung - Gubernur Bali Wayan Koster menjagokan Timnas Prancis keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Gubernur Koster menyampaikan prediksinya itu seusai menyaksikan nonton bareng (nobar) laga Argentina kontra Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 di kawasan Peninsula, ITDC Nusa Dua, Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.