Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Minta ASN Terdepan Kawal Pancasila

Gubernur
Gubernur Made Mangku Pastika saat menjadi Irup Hari Kesaktian Pancasila, Senin (2/10).

BALI TRIBUNE - Momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober hendaknya dimaknai dengan cara mengawal serta melaksanakan nilai-nilai  yang terkandung dalam butir-butir Pancasila tersebut dalam kehidupan  sehari hari. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam arahannya saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Bali, Senin (2/10).

“Pancasila merupakan ideologi, falsafah dan jalan hidup bangsa kita. Nilai-nilai Pancasila harus benar-benar masuk dalam diri, dihayati dan diamalkan, bukan sekedar diucapkan dan   untuk diketahui saja. Tanpa pengamalan, semua itu akan sia-sia,“ imbuhnya.

Lebih jauh di hadapan Sekda Provinsi Bali, pejabat eselon 2,3 dan 4 serta staf di lingkungan Setda Provinsi Bali, Gubernur Pastika  mengingatkan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman, dasar ideologi, jalan hidup kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, jangan sampai kita mengingkari nilai-nilai Pancasila.

Berkaca dari peristiwa G30S PKI, salah satu penyebab tumbuh suburnya ajaran komunisme karena adanya   kemiskinan serta  kesenjangan yang mencolok antara  yang kaya dengan yang miskin, yang pintar dengan yang bodoh, yang berkuasa dengan rakyatnya. Semakin lebar kesenjangan yang ada maka ajaran komunisme akan semakin tumbuh.

Oleh karena itu berbagai program pembangunan khususnya program Bali Mandara  memprioritaskan programnya dengan berpihak pada rakyat, berpihak pada orang miskin, orang yang terpinggirkan sehingga kesenjangan yang terjadi dapat dipersempit.

“Dasar program Bali Mandara adalah pemahaman nilai-nilai Pancasila, implementasi dari nilai-nilai Pancasila. Kita harus berusaha memperkecil kesenjangan, kejadian G30S PKI jangan sampai terjadi lagi. Pupuk kebersamaan dan persaudaraan agar ajaran komunisme tidak bisa masuk. “tuturnya. Di akhir arahannya, Gubernur Pastika mengajak ASN untuk bekerja secara tulus iklas serta melaksanakan swadharma masing masing dengan sebaik baiknya.

wartawan
Redaksi
Category

9 Pelanggar Perda Disidang, PKL dan Pembuang Sampah Kena Denda

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menggelar sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap sembilan pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kantor Camat Kuta, Senin (11/5/2026).

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, mayoritas pelanggar yang disidangkan merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar.

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungan Wisatawan ke Badung Naik, Adi Arnawa Warning Ancaman Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung di awal 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Di tengah tren positif pariwisata, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa justru mewanti-wanti ancaman sampah yang dinilai bisa merusak citra destinasi wisata Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi. Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi. Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan, Jl.

Baca Selengkapnya icon click

Tips Kelola Sampah ala Ketut Widastra: Jangan Persulit Diri, Mulai dari Rumah

balitribune.co.id | Tabanan - Penerapan Surat Edaran (SE) Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Tabanan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, I Ketut Widastra, yang menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.