Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika Serahkan Perhargaan Bagi Seniman Lingsir Pengabdi Seni

Gubernur Pastika serahkan penghargaan bagi Sebelas orang seniman lingsir Bali memperoleh perhargaan dari Pemerintah Provinsi Bali atas pengabdian diri mereka pada bidang seni. Tampak Gubernur Pastika saat serahkan penghargaan dimaksud, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (19/7) malam lalu.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan Penghargaan bagi 11 Seniman Lingsir Pengabdi Seni. Penghargaan tersebut diserahkan pada rangkaian pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-40 di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (19/7) malam lalu. Menurut Pastika, penghargaan ini merupakan wujud apresiasi Pemprov Bali kepada para seniman yang telah berjasa dalam melestarikan seni budaya dan menunjukkan dharma bhakti secara konsisten kepada pemerintah, masyarakat dan seni itu sendiri. Penghargaan yang rutin diberikan kepada seniman lingsir sejak pelaksanaan PKB tahun 1985 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh seniman untuk melanjutkan pengabdian dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya Bali yang adiluhung. Pastika menambahkan, pengabdian para seniman lingsir menjadi bukti bahwa mereka mampu menjadi penerus nilai-nilai berkesenian warisan leluhur. "Seniman lingsir adalah pewaris sekaligus penerus segala hasil cipta, rasa, karsa dari para leluhur yang selanjutnya akan diteruskan kepada generasi berikutnya," ujarnya. Pastika berpendapat, tetap lestarinya seni dan budaya Bali di tengah derasnya arus globalisasi tidak bisa dilepaskan dari peran dan pengabdian para seniman lingsir. Semangat para seniman lingsir hendaknya ditauladani oleh generasi muda agar mereka semakin mencintai seni dan budaya daerah. Pada bagian lain, Pastika juga menyinggung keberadaan sekeha kesenian yang berkembang di seluruh pelosok Bali. Seiring tuntutan jaman, ia berharap pengembangan seni budaya harus diarahkan pula untuk memenuhi kebutuhan hidup seniman. "Seni bukan hanya untuk ngayah, tapi seni adalah untuk hidup. Inilah yang menjadi tanggung jawab pemerintah, pengabdi seni dan lembaga pendidikan seni," imbuhnya. Pemprov Bali, lanjut Pastika, telah memberi ruang yang seluas-luasnya bagi para seniman untuk berkreasi dan berinovasi melalui berbagai event seperti PKB, Bali Mandara Mahalango hingga gelar seni akhir pekan Bali Mandara Nawa Natya. Dia berharap, semaraknya event kesenian ini makin mendorong kreatifitas para seniman serta berpengaruh positif pada kesejahteraan mereka. "Mari kita satukan komitmen dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera (Bali Mandara)," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian kepada seniman dan budayawan yang konsisten dalam upaya pengembangan serta pelestarian seni budaya Bali. Proses seleksi melibatkan Pemerintah Kabupaten/Kota yang mengusulkan nama-nama nominator yang kemudian digodok oleh tim kurator. Sebelas seniman lingsir pengabdi seni yang menerima penghargaan pada PKB ke-40 Tahun 2018 antara lain I Gede Begug Mahardika (sastrawan dan budayawan), Ni Wayan Latri (penari arja), I Ketut Muka dan I Gusti Made Raka Bawa (seniman pedalangan), I Gusti Bagus Adi Perbawa dan I Made Wardana (seniman kerawitan), I Gusti Ngurah Sueka, Ni Ketut Yuliasih, I Ketut Susila dan Jero Komang Gde Urip Tribhuana (seniman tari) serta I Ketut Sudiarta (seniman Sastra Bali). Mereka berhak atas penghargaan berupa piagam dan uang tunai. Pada malam penganugerahan penghargaan, para seniman lingsir menampilkan kolaborasi arja prembon dengan garapan berjudul 'Puun Api Kundawa'.

wartawan
redaksi
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.