Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Tinjau Proyek Short Cut dan Bendungan Tamblang, Progres Capai 70 Persen

Bali Tribune / KUNJUNGAN - Gubernur Bali Wayan Koster saat tunjau lokasi proyek bendungan Tamblang di Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Minggu (13/2).
balitribune.co.id | Singaraja - Gubernur Bali Wayan Koster mendatangi dua lokasi proyek diwilayah Kabupaten Buleleng. Selain mendatangi lokasi proyek shortcut dititik 7 dan 8, Koster juga mendatangi lokasi proyek bendungan Tamblang di Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Minggu (13/2).
 
Dilokasi pembangunan Bendungan Tamblang yang menjadi program prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senila Rp 1,4 trilun ini, Koster ingin memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana.
 
"Selaku gubernur saya mendapat tugas untuk melakukan pengawasan dan pemantauan dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan proyek oleh Kementrian PUPR. Sesuai kontrak target penyelesaian bendungan ini nanti di bulan Desember 2022," kata Koster.
 
Namun, kata Koster target penyelesaian bendungan yang mampu menampung debit air sebanyak 7,8 juta/M3 ini bisa dipercepat di Bulan Oktober 2022.
 
"Dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida tadi menyebutkan kalau penyelesaian bisa dipercepat di bulan Oktober 2022," imbuh Koster.
 
Selanjutnya Koster berharap bendungan yang menelan anggaran sebesar Rp 249 miliar untuk pembebasan lahan dan fisik senilai Rp 793 miliar ini mampu mengairi kawasan 4 kecamatan yakni Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan dan Buleleng. Tidak itu saja, keberadaan bendungan ini akan mengatasi persoalan air sebagai kebutuhan dasar masyarakat.
 
"Tidak ada lagi cerita kekurangan air bagi warga dibagian bawah bendungan saat musim kemarau yang meliputi 4 kecamatan. Tidak ada lagi kesulitan mendapatkan air yang saya tahu sejak kecil di Desa Sembiran selalu kekurangan air sebagai kebutuhan dasar warga. Ini luar biasa," ucapnya.
 
Karena itu, Koster mengaku selama ini secara konsisten mengawal program bendungan Kementerian PUPR tersebut sehingga mendapat anggaran cukup besar untuk kepentingan Buleleng.
 
"Saya berharap masyarakat Buleleng memiliki sumber air yang memadai untuk memenuhi kebutuhan air konsumsi dan kepentingan lainnya," ujarnya.
 
Sementara itu, Kasatker Bendungan Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, I Gusti Putu Wandira, mengatakan,  jika progres kemajuan pembangunan bendungan Tamblang cukup pesat. Saat ini yang sudah rampung dikerjakan adalah bagian pondasi serta penyelesaian bagian-bagian pendukung pondasi.
Ia juga mengaku tengah  menyiapkan pembangunan tubuh bendung yang akan menggunakan teknologi inti aspal. Dimana inti aspal ini merupakan pertama kali diterapkan di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.
Kata dia, teknologi inti aspal dipilih sebagai inovasi pembangunan bendungan yang jauh lebih aman dibandingkan teknologi lainnya.
 
"Inti aspal itu sudah ada sejak dulu, namun kita baru menggunakan. Semoga bendungan inti aspal yg pertama ini dapat memberikan manfaat lebih," ujar Putu Wandira
 
Selain untuk pemenuhan air, Bendungan Tamblang juga dimanfaatkan sebagai pengembangan pariwisata. Pihaknya tengah menyiapkan bangunan penunjang disekitar bendungan dengan pembangunan Candi Angsa dan juga Patung Dewi Sri.
 
"Kita akan lakukan penataan alam di sekitar termasuk tanamannya. Jadi ini sudah kita konsepkan dalam penataan untuk melengkapi potensi wisata di bendungan Tamblang," ujar Putu Wandira.
wartawan
CHA
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.