Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gugatan Disel Astawa Disidangkan

Sidang
Sidang perdana gugatan Disel Astawa terhadap PDIP di PN Denpasar, Rabu (11/5).

Denpasar, Bali Tribune

Pemecatan Wayan Disel Astawa sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP), Rabu (11/5) bergulir di PN Denpasar. Kesempatan itu, Disel astawa sebagai penggugat didampingi tiga orang pengacaya yang dikoordinir Nyoman Karsana SH. Sementara itu, PDIP (DPP, DPD Bali dan DPC Badung) sebagai pihak tertugas didampingi lebih dari 17 pengacara yang kesempatan sidang Rabu (11/5) dikoordinir I Gede Indria.

Dalam persidangan perdana yang dipimpin ketua majelis hakim Edward Harris Sinaga bersama hakim anggota Wayan Kawisada dan Hadi Masruri tersebut langsung dihadiri Sekretaris DPD PDIP Provinsi Bali, Cok Agung. Juga tampak Wayan Disel Astawa bersama massa pendukungnya yang datang mengenakan pakaian adat ringan sehingga ruang sidang utama penuh sesak. “Anak saya berjuang di PDI sejak tahun 1971. ‎Sebelum PDI jadi PDIP,” kata I Tang, ayah kandung dari Disel Astawa, seusai persidangan. “Anak saya akan terus berjuang,” imbuh pria yang juga pesilat Bali itu.

Sementara itu, dalam persidangan yang berlangsung sekitar 20 menit itu, hakim Edward Haris Sinaga setelah memeriksa kuasa hukum tergugat dan penggugat, meminta kedua berlah pihak yang berpekara melakukan mediasi untuk mendapatkan perdamaian. “Kami majelis hakim memberi waktu 30 hari pada kedua pihak untuk mediasi,” papar Edward. Alasan mediasi kedua pihak adalah berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (PMA) No 1 tahun 2016.‎ “Dalam mediasi harus ada itikad baik kedua pihak. Nanti kami akan nilai itikad baik itu,” sambungnya.

Atas pernyataan untuk mediasi itu, kedua pihak setuju dan menyerahkan kepada majelis hakim untuk menunjuk hakim mediasi. Akhirnya, ketua majelis menunjuk hakim mediasi adalah Wayan Sukanila dan kedua pihak diminta berkoordinasi dengan hakim tersebut untuk menentukan jadwal mediasi beserta agendanya, serta hasilnya hakim mediasi akan melaporkan kepada majelis hakim yang menangani perkara perdata ini. “Saya tidak masalah kalau harus rujuk. Karena kami satu partai. Kenapa harus saling memecat. Kenapa harus buang anak sendiri,” ungkap Disel Astawa seusai persidangan.

Menurutnya, perjuangannya saat ini dalam rangka mencari keadilan. Dia membantah jika membelot dalam Pilkada Kabupaten Badung lalu. “Buktinya, apa saya membelot. Saya mencari keadilan, sama seperti ibu (Megawati,-red) saat disingkirkan dalam KLB di Surabaya,” sebut Disel Astawa.

Ditemui terpisah, Gede Indria menyatakan bakal mengikuti proses mediasi. Namun, menurut Indria tipis kemungkinan mediasi bisa berhasil. Alasannya, dalam proses mediasi harus menghadirkan tergugat, yakni Megawati, Koster dan Giri Prasta. “Mestinya tak perlu mediasi karena yang dijadikan judul gugatan perbuatan melanggar hukum. Sekarang sudah umum lah, orang pindah partai satu ke partai lain,” ucapnya setengah menyindir.

Seusai persidangan, Sekretaris DPD PDIP provinsi Bali, Cok Agung mengatakan terkait kasus Disel Astawa ini, pihak partai telah menempuh prosedur, yakni ketika menerima laporan langsung meminta bukti-bukti. “Kami akhirnya punya bukti BBM berupa print out, juga rekaman, termasuk foto. Ya, kami telah panggil untuk memberi klarifikasi. Itu semua juga kami laporkan kepada DPP sehingga dibentuk tim, dan itu hasilnya secara lengkap kami laporkan kepada DPP, kalau akhirnya DPP mengeluarkan SK pemecatan, ya kami hanya melanjutkan saja,” jelas mantan Wakil Bupati (Wabup) Klungkung ini.

Lebih lanjut, Cok Agung yang didampingi Gede Indria menyatakan seyogyanya Disel Astawa jika tidak terima atas putusan pemecatan itu mengajukan keberatan ke Mahkamah Partai. “Karena menempuh jalur peradilan umum, ya kami mengikutinya saja, baik itu mediasi yang diberikan majelis hakim dalam rentang waktu 30 hari, kami mengikuti saja,” sebutnya. Sidang kasus ini dibuka kembali dengan agenda mediasi pada Rabu (18/5) mendatang.

wartawan
soegiarto
Category

DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna ke-39 Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-39 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangun Ekosistem Kreatif, Tabanan Tantang Pelajar hingga ASN Beradu Inovasi di Jayaning Singasana 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) resmi menggelar Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2026 sebagai upaya mendorong lahirnya berbagai terobosan kreatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing Kabupaten Tabanan. 

Baca Selengkapnya icon click

Gathering Sobat Rentbike Honda 2026 Perkuat Kolaborasi dan Dukung Pertumbuhan Bisnis Rentbike di Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri rental sepeda motor melalui penyelenggaraan Gathering Sobat Rentbike Honda 2026 bertajuk “GROW” (Gather Ride One Heart Way) yang berlangsung pada Sabtu (6/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Siap Melaju ke Nasional, Astra Motor Bali Lahirkan Juara Safety Riding Advisor Community 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mengampanyekan keselamatan berkendara melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Kompetisi Regional Instruktur Safety Riding Advisor Community 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan komunitas yang tergabung dalam Honda Community Bali (HCB) setelah sebelumnya mengikuti pelatihan Safety Riding yang diselenggarakan pada Minggu (31/5/2026) di Gudang Megati.

Baca Selengkapnya icon click

Hari Media Sosial: Ketika Kecepatan Beradu dengan Akurasi

balitribune.co.id | Hari Media Sosial di Indonesia yang jatuh pada 10 Juni tahun ini, momentum untuk melihat kembali bagaimana platform digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, mencari informasi, hingga membentuk opini publik. Dalam dua dekade terakhir, media sosial menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam penyebaran informasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.