Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Guncangan Gempa 7.0 di Lombok Utara, Gedung Pengadilan Agama Nyaris Ambruk, RJ Bupati Rusak Parah

PORAKPORANDA - Kerusakan akibat gempa yang terjadi di Gedung UKM Centre Amlapura, tampak ruang pertemuan di gedung ini porak poranda.

BALI TRIBUNE - Gempa 7.0 Skala Richter yang mengguncang Lombok Utara pada Minggu (5/8) sekitar pukul 19.46 Wita, juga dirasakan sangat kuat di Karangasem. Berdasarkan informasi, Senin (6/8), kepanikan terjadi di RSUD Karangasem, puluhan pasien yang tengah menjalani perawatan di di RSUD Karangasem merasakan guncangan sangat keras diiringi dengan bagian plafon ruang perawatan berjatuhan nyaris menimpa mereka. Seluruh pasien dengan dibantu oleh pihak keluarga penunggu mereka langsung berupaya mengevakuasi keluarga mereka masing-masing dengan dibantu perawat setempat. Kerasnya guncangan bahkan membuat dinding granit yang terpasang rapi di masing-masing tiang beton bangunan rumah sakit juga jebol dan berjatuhan kelantai. Satu orang perawat yang berusaha menyelamatkan dan mengevakuasi pasien keluar ruangan mengalami luka pada bagian kuping akibat terkena jatuhan plafon ruangan. “Saya tidak tau harus berbuat apa! Saya hanya memeluk ibu saya yang sedang terbaring sakit dimana saat itu bagian atap plafon mulai berjatuhan karena kerasnya guncangan gempa. Seluruh pasien panik dan keluarganya berusaha membawa pasien itu keluar dengan susah payah kendati harus menggotong infus dan tabung oxygen,” ungkap Bagus Wiratmaja, salah satu penunggu pasien asal Desa Tegalinggah, Karangasem, Senin dinihari. Saking paniknya, banyak pasien yang terpaksa digendong oleh penunggunya, dan setelah sampai di luar ruangan atau tepatnya di halaman loby ruang Wijaya Kusuma (WK) dan sepanjang selasar rumah sakit, perawat langsung berlari mencari bed untuk tempat tidur pasien. Sempat tenang beberapa saat, gempa susulan terjadi dan cukup keras. Ini lantas semakin memperparah kerusakan bangunan di ruang WK. Koran ini bersama secuity dan sejumlah pegawai rumah sakit menyusuri seluruh ruangan guna memastikan tidak ada lagi pasien yang tertinggal di ruangan. Dari data sementara yang dikeluarkan oleh BPBD Karangasem, tercatat ada sebanyak 20 orang yang mengakami luka-luka akibat kejadian atau musibah gempa itu. Seluruhnya dirawat di RSUD Karangasem, dari 20 orang tersebut 3 orang diantaranya mengalami patah tulang, 1 orang mengaami cidera tulang belakang, 1 orang mengalami cidera kepala dan 15 orang lainnya hanya mengalami luka ringan. “Kami belum mengetahui secara pasti seberapa besar kerusakan sebagai dampak yang ditimbulkan oleh gempa Minggu malam. Anggota masoh kami turunkan kelapangan untuk melakukan pendataan,” tegas Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem. Sementara itu, guncangan gempa yang sangat keras dimana gempa susulannya masih terjadi dan dirasakan di Karangasem hingga Minggu kemarin, juga membuat bangunan Gedung Pengadilan Agama, Amlapura rusak parah. Hampir seluruh atap gentingnya berjatuhan sehingga bangunan megah itu nyaris tidak beratap. Dari pentauan koran ini, hampir seluruh riangan di gedung ini rusak berat dan bagian temboknya retak dan terlepas dari struktur bangunan.  “Waktu kejadian itu hanya da satu orang pegawaii yang berjaga malam di kantor. Hampir seluruh ruangan rusak parah dan pasangan beton dan paras pada tulang tiang beton gedung dua lantai itu nyaris ambruk,” ungkap IGN Adi Warga, Kasubag Umum dan Keuangan Pengadilan Agama, Amlapura, Senin kemarin. Parahnya, kerusakan gedung tersebut juga membuat pegawai yang ngantor Senin kemarin kaget dan langsung kebingungan. Mereka tidak berani masuk ke dalam gedung kantor mereka. Karena kondisinya membahayakan dan rawan ambruk. “Karena gedung kantornya mengalami kerusakan. Kemungkinan untuk jadwal sidang ditunda hingga ada petunjuk lanjutan,” ucapnya. Gempa juga membuat Rumah Jabatan (RJ) Bupati Karangasem dan Wakil Bupati Karangasem rusak parah dan nyaris tidak bisa ditempati untuk sementara waktu. Itu lantaran bagian atapnya jebol dan beberapa bagian tembok dinding bangunan mengaklami keretakan. Yang terparah adalah ruangan Wakil Bupati Karangasem, dimana ruang tidur di lantai dua rusak dan berantakan oleh jatuhan atap bangunan.  Yang tak kalah parah, adalah kerusakan bangunan gedung UKM Centre. Ruang pertemuan atau Convetion Hall gedung ini rusak parah akibat terkena runtuhan atap gedung yang ambruk. Ketua DPRD Karangasem dan Wakil Bupati Karangasem, Senin kemarin sempat berkeliling meninjau kerusakan yang diakibatkan oleh guncangan gempa pada Minggu malam tersebut.  

wartawan
redaksi
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.