Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Guru Kontrak Merasa Dianaktirikan

Guru kontrak SMP di Gianyar berharap perhatian Pemkab Gianyar

BALI TRIBUNE - Memiliki peran yang sama, namun nasib serta kesejahteraan berbeda, membuat para guru kontrak di tingkat SMP di Gianyar merasa dianaktirikan. Di sisi lain, tahun 2016 lalu Pemkab Gianyar telah mengangkat sekitar 687 guru kontrak SD menjadi guru tidak tetap (GTT) dengan standar gaji lebih layak. Harapan menjadi CPNS melalui jalur seleksi umum  CPNS tahun 2018 pun kandas. Karena dari  322 formasi pegawai di Pemkab Gianyar, formasi guru SMP nihil dan hanya ada 305 kursi untuk guru SD. Kepada BALI TRIBUNE - , Senin (17/9), salah seorang guru kontrak di Gianyar mengungkapkan, nasib guru kontrak di tingkat SMP sangat jauh dari layak.  Terutama jika dibandingkan dengan guru kontak SD yang kini berstatus guru tidak tetap,  yang digaji dari APBD dengan nilai yang layak. Kondisi ini jelas menimbulkan kecemburuan di antara mereka, sebab tugasnya sama yakni mendidik para siswa. “Kami harap pemerintah juga memperhatikan nasib kami yang sudah mengabdi bertahun-tahun. Setidaknya dengan status bisa sama dengan GTT dengan gaji sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK),” harap guru yang enggan ditulis jatidirinya ini. Pascapenetapan ratusan GTT untuk guru SD, para guru kontrak SMP dan TK sempat mendapatkan informasi jika pemerintah juga akan melakukan seleksi GTT. Namun, hingga dua tahun berjalan belum juga ada tanda-tanda akan direalisasi. Atas kondisi ini, guru kontrak SMP diakuinya merasa dianaktirikan. “Saya telanjur berstatus guru, tapi kesejahteraan kami sangat rendah. Bahkan pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Gianyar gajinya lebih tinggi dari kami,” keluhnya. Disebutkan, sebagai guru kontrak di SMP, dirinya hanya menerima gaji/honor  Rp 15 ribu  untuk satu jam pelajaran. Rata-rata gaji yang diterima setiap bulan  hanya di kisaran Rp 525 ribu hingga Rp 600 ribu. Jumlah itu sangat jauh dibandingkan  dengan  UMK. Sementara untuk guru SD yang berstatus GTT digaji sesuai UMK, rata-rata Rp 1,6 juta lebih. Dihubungi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Cok Wisnu Parta mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, semestinya hal ini bisa teratasi sehingga tak malah menimbulkan kecemburuan. Terlebih, sesama guru baik SD maupun SMP sama-sama merupakan pendidikan dasar 9 tahun. Untuk itu, pihaknya menegaskan akan   memperjuangkan  agar guru kontrak SMP ini bisa  diangkat menjadi GTT. “Kami akan terus perjuangkan  di APBD Induk. Kami ingin guru kontrak  SMP diperjuangkan menjadi GTT. Terlebih untuk tahun 2018 ini, peluang mereka untuk melamar CPNS sangat tertutup karena hanya dibutuhkan guru SD saja,” ungkapnya.      Senada itu,  Made Wardana, anggota Komisi III DPRD Gianyar mendukung upaya Komisi IV untuk mengangkat guru kontrak SMP sebagai GTT. Harapannya, dengan naiknya status menjadi GTT minimal gaji mereka setara dengan UMK dan pihaknya yakin APBD Gianyar mampu membayarnya “Kami akan mendukung dari segi penganggaran. Terlebih saat ini masih banyak sekolah kekurangan guru SMP,” jelasnya singkat.

wartawan
redaksi
Category

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.