Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

GWK Tegaskan Kepemilikan, Tapi Geser Tembok Demi Harmoni dengan Warga

GWK
Bali Tribune / Verifikasi bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali dan Manajemen GWK pada Selasa (30/9)

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik tembok pembatas di kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) akhirnya menemukan jalan tengah. Manajemen PT Garuda Adhimatra Indonesia selaku pengelola GWK menegaskan, lahan yang dipersoalkan sebagai akses jalan warga merupakan aset sah perusahaan, berdasarkan hasil verifikasi bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali pada Selasa (30/9).

Dari hasil verifikasi, sejumlah bidang tanah yang selama ini difungsikan sebagai jalan ternyata masih tercatat sebagai aset resmi GWK. Namun, menyadari keberatan masyarakat yang merasa terhalang akses, pihak manajemen memilih langkah bijak dengan menggeser tembok agar tetap bisa digunakan sebagai jalan umum.

“GWK memberikan akses pemanfaatan sebagian asetnya yang berupa jalan, sepanjang digunakan sesuai fungsinya sebagai akses jalan. Kami sedang melakukan proses penggeseran tembok agar dapat digunakan oleh warga,” ujar perwakilan Manajemen GWK.

Keputusan tersebut menjadi bentuk penyelesaian yang mengedepankan komunikasi dan kearifan lokal. Manajemen GWK menyebut, langkah ini diambil untuk menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar, sekaligus memastikan keberlanjutan kawasan wisata budaya yang menjadi ikon Bali dan Indonesia.

wartawan
ARW
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.