Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri Parantara Tulamben Jukung Race 2024, GMT Bersama I Gusti Putu Parwata dan Nyoman Musna Antara Disambut Hangat Warga

Bali Tribune / RACE - Penaggungjawab GMT I Gusti Made Tusan bersama Ketua Panitia Parantara Tulamben Jukung Race 2024 I Nyoman Sartika.

balitribune.co.id | AmlapuraKehadiran Bakal Calon (Balon) Bupati Karangasem dari partai Nasdem, I Gusti Putu Parwata, bersama Balon Bupati dari Partai Golkar, I Nyoman Musna Antara dan Penanggungjawab Semeton GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan, Wakil Ketua DPRD Karangasem I Gusti Ngurah Gede Subagiarta, mendapatkan sambutan hangat dari warga Banjar Dinas Beluhu Kangin, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu Karangasem, dalam kegiatan Parantara Tulamben Jukung Race 2024, Rabu (17/7).

Parantara Tulamben Jukung Race 20024 ini, digelar rutin setiap tahunnya oleh warga untuk menyambut musim menangkap ikan sekaligus sebagai sarana hiburan bagi para nelayan di desa ini. Tokoh masyarakat Karangasem yang juga Penanggungjawab Semeton GMT, I Gusti Made Tusan dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas peenyelenggaraan kegiatan Parantara Tulamben Jukung Race 2024 tersebut. “Keberadaan dan peran para nelayan di Karangasem, khususnya di desa ini sangat penting dalam penyediaan ketersediaan pasokaan ikan laut sebagai salah satu sumber nutrisi bagi keluarga dan masyarakat Karangasem. Jadi nelayan ini harus terus eksis!” ujar I Gusti Made Tusan.

Karenanya dirinya mendorong agar kegiatan lomba seperti ini bisa berkelanjutan dan secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya. "Kami sangat mendukung lomba Jukung race ini disamping sebagai hiburan bagi para nelayan. Kami juga berharap ditahun depan semakin banyak yang ikut serta agar lomba ini tetap eksis dan dilaksanakan pula di kawasan pesisir lainnya di Karangasem," harapnya.

Ketua Panitia Jukung Race, I Komang Sartika mengatakan, menyebutkan ada sebanyak 29 orang nelayan yang berpartisipasi dalam kegiatan Jukung Race ini. “Dalam Jukung Race ini peserta akan menempuh rute dari Start di Pantai Beluhu, menuju rumpon terjauh kemudian berputar menuju perairan Peselatan dan kembali kelokasi Finish di Pantai Beluhu,” jelasnya.

Untuk nelayan atau pesrta yang tiba lebih dulu di lokasi Finish akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 5 Juta, posisi kedua memperoleh Rp. 3 Juta, posisi ketiga Rp. 2 Juta, posisi ke 4 memperoleh hadiah Rp. 1 Juta dan yang tidak mendapatkan juara selanjutnya mendapatkan masing-masing Rp. 200.000.  “Kalau melewati rute lomba ini, peserta akan menempuhnya dalam waktu 3 hingga 4 jam, tergantung kecepatan angin dan kondisi gelombang di tengah perairan,” sebutnya.

Itu karena dalam lomba ini peserta tidak diizinkan menggunakan mesin, artinya peserta harus mengerahkan kemampuannya dalam mengarahkan dan mengendalikan layar perahu jukungnya dengan bantuan dayung.

wartawan
AGS
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.